Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

PDI Perjuangan solid, pecat kader perusak partai!

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
13 September 2025 | 17:24 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Sutrisno Pangaribuan

SEBAGAI kader, saya menyambut disahkannya kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2025–2030.

Menteri Hukum, Supratman Andi Atgas didampingi Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Widodo menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) kepada Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, pada Kamis (11/9/2025) di Jakarta.

SK pengesahan tersebut diterima Hasto didampingi sejumlah pengurus DPP yaitu Andreas Hugo Pareira, Komarudin Watubun, Adian Yunus Yusak Napitupulu, Yoseph Aryo Adhi Dharmo, Dolfie OFP, dan Sri Rahayu.

Dua SK diserahkan

Hasto menerima 2 SK, yaitu: Pertama,  Keputusan Menteri Hukum RI Nomor M.HH-1.AH.11.03 Tahun 2025 tentang pengesahan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PDIP.

Kedua, Keputusan Menteri Hukum RI Nomor M.HH-13.AH.11.02 Tahun 2025 mengenai pengesahan perubahan struktur, komposisi, dan personalia DPP PDIP masa bakti 2025–2030.

Dengan terbitnya kedua SK tersebut, maka ancaman oligarki yang semula hendak mengganggu Kongres VI PDIP terbukti gagal.

Saatnya menegakkan disiplin dan aturan partai.

Dengan disahkannya hasil kongres VI PDI Perjuangan, maka segala bentuk ancaman dari para pihak yang semula hendak mengganggu partai dipastikan gagal.

Maka diminta kepada DPP agar segera menegakkan disiplin berdasarkan aturan partai yaitu:

Pertama, memecat kader-kader yang tidak loyal kepada partai, tidak mendukung pasangan calon presiden/wakil presiden, calon kepala/wakil kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan di Pilpres dan Pilkada.

Kedua, memecat kader-kader yang melakukan penghianatan dalam bentuk kerjasama politik dengan kader partai lain demi meloloskan diri sendiri di Pileg.

Kader-kader yang terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten/Kota berkat kerja sama dengan calon anggota DPRD Provinsi dan DPR RI dari partai lain harus dipecat.

Ketiga, memecat kader-kader yang duduk sebagai anggota legislatif yang seharusnya melakukan pengawasan terhadap proyek pemerintah yang bersumber dari APBN/APBD tetapi justru menjadi penyedia jasa pelaksana proyek atau mendapat fee dari pelaksana proyek, untuk keuntungan diri sendiri.

Keempat, memecat kader- kader yang dalam tugasnya sebagai anggota legislatif melakukan pengancaman, pemerasan, permintaan hadiah atau janji terhadap masyarakat dan pelaku usaha terkait perizinan di berbagai sektor. Kader-kader yang melakukan tindakan “abuse of power” dan “trading in influence” harus dipecat.

Kelima, memecat kader-kader yang terlibat menggerakkan, memfasilitasi, membiayai pihak luar partai untuk melakukan gerakan mengganggu soliditas dan persatuan partai.

Menggerakkan aksi penyebaran disinformasi, fitnah, dan kebencian untuk pembunuhan karakter sesama kader partai.

Keenam, memecat kader-kader yang bekerjasama dengan kader- kader penghianat yang telah dipecat partai untuk mengganggu soliditas dan persatuan partai.

Kerjasama dengan para perusak dan penghianat partai untuk memberi ruang infiltrasi dan intervensi dari pihak luar.

Ketujuh, memecat kader-kader yang terlibat dalam penghasutan, penggalangan dukungan pemakzulan kader partai yang menjadi Ketua DPRD.

Tindakan tersebut adalah perlawanan terhadap Keputusan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri, tentang penunjukan dan penugasan kader untuk menjadi Ketua DPRD.

Kedelapan,  memecat kader-kader  yang merusak nama baik partai dengan melakukan tindakan korupsi untuk memperkaya diri sendiri.

Memakai dan mengedarkan narkoba, melakukan kekerasan terhadap anak dan perempuan, melakukan perambahan hutan, melakukan pelanggaran HAM dan merusak lingkungan hidup.

Kesembilan, memanggil dan memeriksa, serta memberi sanksi berat kepada para kader yang tidak mendukung kader partai yang ditugaskan sebagai kepala daerah atau Ketua DPRD.

Publikasi terbuka melalui media atas perbedaan sikap sesama kader mengganggu soliditas dan persatuan partai. Maka para kader yang menyerang sesama kader di luar harus diberi sanksi.

Kesepuluh, memanggil dan memeriksa, serta memberi sanksi berat kepada para kader yang melakukan penghasutan kepada sesama kader untuk memilih/ tidak memilih kader lainnya di dalam musancab, konpercab, dan konperda partai. Semua kader yang memenuhi syarat berhak dipilih dalam proses demokrasi partai.

PDI Perjuangan ditempa melalui berbagai tekanan dari berbagai pihak sepanjang sejarah.

Maka menjadi wajib bagi seluruh kader partai untuk menjaga soliditas dan persatuan partai.

Tidak ada tempat di PDI Perjuangan bagi penghianat bangsa dan partai sehingga PDI Perjuangan akan tetap menjadi partai yang solid untuk meraih kemenangan di setiap Pemilu.

 

Sabtu, 13 September 2025
Sutrisno Pangaribuan, Kader PDI Perjuangan

 

 

Tags: KaderPDI-PPDI-PerjuangansegarisSegaris.coSutrisno Pangaribuan
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus