Catatan | Martua Situmorang
LANGKAH yang dilakukan Kadis Pendidikan Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan untuk meningkatkan mutu pendidikan sangat tepat.
Karena, lebih awal melakukan asesmen maretong (numerasi) dan Literasi , agar mwngetahui kemampuan akademik siswa SD dan SMP secara menyeluruh.
Hasil TKA (Tes Kemampuan Akademik) Kabupaten Tapanuli Utara tahun 2026 yang diikuti kelas 6 SD untuk mata pelajaran Matematika sangat menggembirakan, Kabupaten Tapanuli Utara memperoleh nilai rata rata 43,06, sementara tingkat provinsi Sumatera Utara 40,53 (di bawah Tapanuli Utara), Nasional 43,45 (hanya sedikit di atas Taput).
Sementara Bahasa Indonesia, Tapanuli Utara 59,23, provinsi Sumut 5574 dan Nasional 60,15.
Perolehan ini kiranya bisa dipertahankan dan bisa ditingkatkan.
Program peningkatan mutu pendidikan
Dinas Pendidikan Tapanuli Utara memperluas asesmen mulai dari kelas II SD hingga kelas 9 SMP, sehingga akan diketahui di sekolah mana dan di kecamatan mana proses pembelajaran yang harus mendapat perhatian dari kabupaten.
Freddy Advent Panjaitan menjelaskan, dia perlu mengetahui kondisi murid, guru dan sarana pendidikan untuk menetapkan skala prioritas dalam rangka mempersiapkan program peningkatan mutu pendidikan.
Dalam rangka peningkatan mutu akademik khususnya maretong/berhitung sesuai dengan program unggulan inovasi daerah TAPAMAJUMA (Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa/Berhitung, Membaca, Bercerita).
Asesmen Maretong hadir sebagai evaluasi kemampuan awal berhitung bagi siswa sekolah dasar dan menengah di Kabupaten Tapanuli Utara.
Tujuan Utama Asesmen Maretong yaitu mengukur dan meningkatkan kemampuan dasar numerasi (berhitung) serta memperkuat fondasi mutu pendidikan.
Sasaran Peserta sekitar 52.000 orang yang terdiri dari siswa jenjang sekolah dasar (kelas 2 sd 6) dan jenjang sekolah menengah pertama (kelas 7 s.d 9) di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.
Asesmen ini secara serentak dilaksanakan di sekolah dengan jadwal SMP 29 Juli 2026 dan SD 30 Juli 2026.
Asesmen maretong (numerasi) yang sudah dilaksanakan akan dilanjutkan asesmen literasi dan senostik, ujar Freddy Advent Panjaitan menjawab pertanyaan penulis melalui WhatsApp.
Penguatan Guru
Menurut hemat penulis langkah yang dilakukan Freddy Advent Panjaitan sudah tepat dan diharapkan tetap konsisten untuk menyemangati guru dan kepala sekolah melaksanakan program peningkatan mutu pendidikan .
Asesmen ini dilakukan menjelang akhir tahun ajaran, maka data kemampuan akademik masing-masing siswa telah terdiaknostik.
Sehingga Dinas Pendidikan diharapkan tepat untuk menetapkan starategi mewujudkan pendidikan bermutu di tahun ajaran baru.
Jika Dinas Pendidikan sudah dapat memetakan kemampuan akademik melalui asesmen, pemerataan kualitas pendidikan masih tertantang,karena kemampuan guru guru di setiap sekolah tidak sama.
Menurut Freddy Panjaitan, untuk meningkatkan kemampuan guru akan dilakukan saat dilakukan secara efektif KKG (Kelompok Kerja Guru) dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Semoga !
Tarutung, 31 Juli 2026
Penulis : Ketua Yayasan Parade Guru Tapanuli Utara/Pemerhati Pendidikan






