Segaris.co
Minggu, 13 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom
Oplus_131072

Oplus_131072

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan.

Fenomena ini terlihat ketika sejumlah pejabat publik menyampaikan pernyataan yang justru menimbulkan kebingungan, kontroversi, bahkan terasa jauh dari akal sehat masyarakat.

Persoalannya bukan semata-mata soal salah memilih kata. Lebih jauh, hal itu menyentuh kualitas komunikasi publik dan tanggung jawab moral seorang pejabat.

Seorang pejabat berbicara bukan lagi sebagai pribadi biasa. Setiap pernyataannya membawa nama institusi, pemerintah, bahkan negara.

Karena itu, ucapan yang tidak cermat dapat berdampak lebih luas: memicu kegaduhan, memperlebar jarak dengan masyarakat dan menggerus kepercayaan publik.

Gelar akademik bukan jaminan kebijaksanaan

Gelar doktor, profesor, jabatan menteri, jenderal atau posisi tinggi lainnya menunjukkan kapasitas dan pengalaman tertentu. Namun, semua itu tidak otomatis menjadikan seseorang bijaksana.

Kecerdasan intelektual berbeda dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan etis.

Seseorang dapat sangat pintar menyusun argumentasi, tetapi belum tentu mampu memahami perasaan masyarakat.

Ia bisa menguasai teori dan data, tetapi belum tentu peka terhadap kenyataan yang dihadapi rakyat.

Di sinilah kekuasaan dapat menciptakan persoalan baru. Pejabat yang terlalu lama berada dalam lingkungan kekuasaan berisiko hidup dalam semacam “gelembung realitas”, ketika informasi yang diterima sudah melewati berbagai lapisan penyaringan.

Akibatnya, realitas yang mereka lihat dari ruang kekuasaan bisa berbeda dengan realitas yang dirasakan masyarakat di luar sana.

Ketika komunikasi berubah menjadi pembenaran

Dalam era media sosial, persoalan menjadi semakin rumit. Pernyataan pejabat dapat menyebar dalam hitungan menit dan langsung diuji oleh publik.

Masyarakat kini tidak hanya menerima informasi. Mereka membandingkan, memeriksa, merekam dan mendiskusikannya.

Karena itu, komunikasi pemerintah tidak cukup hanya bertujuan menjaga citra atau membangun persepsi.

Publik membutuhkan informasi yang jernih, data yang dapat dipertanggungjawabkan dan keberanian pejabat mengakui apabila terjadi kekeliruan.

Sebab, ketika fakta dipaksa mengikuti narasi, yang rusak bukan hanya sebuah pernyataan. Yang dipertaruhkan adalah kepercayaan.

Ukuran pemimpin bukan hanya kepintaran

Pemimpin yang sehat secara intelektual seharusnya memiliki keberanian mengatakan, “Saya bisa saja keliru.”

Ia tidak kehilangan wibawa ketika mengoreksi pernyataan. Justru sebaliknya, kemampuan mengakui kesalahan menunjukkan kedewasaan.

Pada akhirnya, masyarakat tidak membutuhkan pejabat yang selalu terlihat paling pintar.

Masyarakat membutuhkan pejabat yang mampu menggunakan kepintarannya dengan rendah hati, berbicara dengan tanggung jawab dan tetap berpijak pada kenyataan.

Sebab pintar adalah kemampuan memahami sesuatu. Bijaksana adalah kemampuan menggunakan pemahaman itu dengan benar.

Dan ketika kepintaran kehilangan kebijaksanaan, pernyataan seorang pejabat bukan lagi sekadar kata-kata.

Ia bisa menjadi ujian bagi akal sehat rakyat.

 

Penulis, Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co & Penanggungjawab Mediaonline Shalom.click

Tags: BijaksanaMengujiPejabatPintarRakyatSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

Bukan yang pertama, Jika MA setuju apa yang membuat pemakzulan Bupati Gowa bersejarah?

by Ingot Simangunsong
14 Agustus 2026 | 12:07 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong NAMA Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kini berada dalam pusaran proses politik dan hukum...

Read more
Kolom

Adab yang (Sengaja) Dilupakan

by Ingot Simangunsong
9 Agustus 2026 | 23:15 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong ENTAH disengaja, memang disengaja, atau pura-pura disengaja, kenyataannya memang demikian: adab semakin sering dilupakan....

Read more
Kolom

Kematian Winda Lorenza Gowasa: Polisi Sebut Bunuh Diri, Keluarga Curiga, Komisi III DPR Turun Tangan

by Ingot Simangunsong
9 Agustus 2026 | 07:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong KEMATIAN Winda Lorenza Gowasa (WL), mantan istri seorang anggota Polri di Medan, kini menjadi...

Read more
Kolom

Dari startup kebanggaan Indonesia menuju Skandal Internasional: Runtuhnya Imperium eFishery dan pelajaran bagi dunia investasi

by Ingot Simangunsong
1 Agustus 2026 | 19:08 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong TIDAK banyak yang menyangka bahwa eFishery, startup yang pernah dielu-elukan sebagai kebanggaan Indonesia di...

Read more
Kolom

Saat penjaga integritas tergoda: Membaca deretan kasus oknum KPK yang memeras dan mengkhianati amanah

by Ingot Simangunsong
1 Agustus 2026 | 13:49 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) lahir dengan satu mandat besar: menjadi benteng terakhir melawan korupsi....

Read more
Kolom

Pergantian Nanik S. Deyang: Murni alasan kesehatan atau momentum pembenahan Badan Gizi Nasional?

by Ingot Simangunsong
23 Juli 2026 | 06:17 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong PERGANTIAN kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto...

Read more

Berita Terbaru

Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

13 September 2026 | 22:16 WIB
News

Sutrisno Pangaribuan soroti rujukan dua korban keracunan MBG dari Karo ke Jakarta

13 September 2026 | 16:09 WIB
SEREMONI

PB-FJPK gelar temu ramah, calon PD FJPK Sumut terbentuk

12 September 2026 | 17:37 WIB
SEREMONI

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 siap digelar, hampir 100 peserta mendaftar

11 September 2026 | 21:26 WIB
News

PDIP Sumut dukung pengawalan kasus keracunan MBG di Karo

10 September 2026 | 20:35 WIB
News

16 hari berlalu, bangunan yang dipersoalkan PBG Watch belum disegel

9 September 2026 | 22:00 WIB
News

PT KINRA dukung penanganan kebakaran PT Evyap, keluarga tiga korban terima santunan Rp3,215 miliar

9 September 2026 | 18:16 WIB
News

PB-FJPK segera bentuk kepengurusan di Sumut, dorong pers perkuat fungsi kontrol

9 September 2026 | 12:23 WIB
News

SCW soroti kutipan SPP Rp75.000 di MAN 2 Tanjungpura

8 September 2026 | 18:58 WIB
News

Pemkab Taput perkuat ketahanan pangan perikanan, BBI Purbatua disiapkan jadi laboratorium percontohan

8 September 2026 | 14:09 WIB
SEREMONI

Pemkab Taput hadiri bersholawat bersama, santuni anak yatim

8 September 2026 | 06:50 WIB
News

MBG Kota Malang disorot: DPRD dorong penghentian sementara, BGN pilih evaluasi dan pembenahan

7 September 2026 | 17:42 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus