Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Jangan bahas tarombo atau silsilah marga

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
27 November 2025 | 19:34 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Hatoguan Sitanggang

JANGAN membahas tarombo atau silsilah marga yang tidak diteliti secara ilmiah.

Tanpa penelitian para ahli, pembahasan tarombo justru dapat menimbulkan persoalan kompleks terkait peradaban Si Raja Batak.

Banyak tulisan menyebut bahwa Si Raja Batak adalah “titik nol” peradaban di Sianjur Mula-mula, dan hal ini menjadi sumber persoalan karena tidak didasari penelitian mendalam.

Padahal, bila merunut bahasa dan cerita dari Si Raja Batak sendiri, disebutkan bahwa ia pernah melangkah menuju Gunung Pusuk Buhit atau Dolok Natimbo na Pitu Hali Nakkok, Pitu Hali Tuat (tujuh kali naik, tujuh kali turun) untuk berdoa kepada Mulajadi Nabolon.

Tujuannya adalah memohon titah berupa Buku Surat Agong (buku pengobatan dan pengetahuan perbintangan) dan Buku Tombaga Holing (buku tatanan pemerintahan).

Berdasarkan cerita yang dianggap sebagai fakta oleh sebagian pihak, setelah turun terakhir dari Gunung Pusuk Buhit, Si Raja Batak membangun sebuah perkampungan di kaki gunung, tepatnya di Limbong Mulana, yaitu desa yang kemudian dikenal sebagai Pariksabungan.

Diperkirakan kampung pertama ini didirikan sekitar 800 Masehi, dan saat itu hanya dihuni oleh dua orang: Si Raja Batak dan istrinya.

Menurut perjalanan hidup Si Raja Batak, sebagaimana dilihat oleh penulis, asal-usulnya bukan berasal dari Sianjur Mula-mula atau wilayah Samosir sebagaimana dikenal sekarang.

Ada keyakinan yang menyebut bahwa Si Raja Batak pernah memerintah sebagai raja dan duduk di tahtanya di kota Barus, dan kepemimpinannya berakhir sekitar 500 Masehi.

Setelah kerajaannya runtuh, ia bersama istrinya berpindah-pindah dari satu wilayah ke wilayah lain.

Kehancuran kerajaan tersebut diasosiasikan dengan masuknya budaya dan agama baru yang dibawa para pedagang dari Timur Tengah yang melintasi Barus untuk membeli kemenyan dan kapur barus.

Barus dikenal sebagai kota tua yang menjadi pusat perdagangan Nusantara. Sejak masuknya pengaruh Persia sekitar tahun 600 Masehi, terjadi perubahan besar dalam kepercayaan masyarakat, dari kepercayaan lama (Parmalim) menuju agama baru.

Perubahan tersebut memicu berbagai pemberontakan. Istana kerajaan yang dibangun Si Raja Batak pun mulai terancam, sehingga ia harus melarikan diri demi menyelamatkan garis keturunannya.

Beberapa sumber menyebut bahwa Si Raja Batak memimpin hingga generasi kedua belas. Dari keturunan yang kedua belas inilah terbentuk perkampungan Pariksabungan yang kini dikenal berada di Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir.

Karena dari titik itulah mulai berkembangnya masyarakat Batak hingga tersebar ke seluruh penjuru dunia, menyebutnya sebagai “titik peradaban” masih dapat dimaklumi.

Penulis memberikan saran agar masyarakat Batak pada masa kini meminta kembali Pustaka Buku Surat Agong (ilmu pengobatan dan perbintangan) serta Buku Tombaga Holing dari Belanda, karena aset sejarah tersebut telah dibawa dan diteliti oleh mereka.

Akhirnya, penulis mengajak agar tidak lagi membahas tarombo yang hanya menimbulkan kontroversi di antara keturunan Batak, karena banyak bagian dari tarombo masih berupa mitos yang belum dapat dipertanggungjawabkan secara nyata.

Penulis, Hatoguan Sitanggang, adalah Raja Jolo Keturunan Raja Sitempang [Raja Jolo Anak tertua dari Garis keturunannya]

Tags: Jangan bahas tarombosegarisSegaris.coSilsilah marga
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Tingkat inflasi Sumut tinggi, TANGGUNG JAWAB SIAPA?

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 22:51 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan Kantor Gubernur Sumut BERDASARKAN Perda No.10 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Perda No.8 Tahun 2022 Tentang...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Warga HKBP dijanjikan Sekda, ternyata hanya tiga bulan

by Ingot Simangunsong
3 Agustus 2026 | 14:28 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan SETELAH skenario awal menjadikan Topan Ginting sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) kandas. Bobby...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Stop pencitraan! Tidak ada urgensi Bobby-Surya berkantor di Nias

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 15:06 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan AKSI Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya berkantor di Pulau Nias hanya...

Read more
Buah Pikir

Diawali asesmen, Dinas Pendidikan Tapanuli Utara akan tingkatkan mutu pendidikan

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 11:18 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang LANGKAH yang dilakukan Kadis Pendidikan Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan untuk meningkatkan mutu pendidikan sangat tepat....

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus