Segaris.co
Minggu, 16 Agustus 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Hari Damai Aceh ke-21 berujung ricuh, Sembilan orang ditangkap dan sejumlah warga terluka

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 14:52 WIB
in News

BANDA ACEH, SEGARIS.CO – PERINGATAN 21 tahun perdamaian Aceh yang digelar di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh.

Peristiwa tersebut terjadi setelah rangkaian zikir dan doa bersama yang digelar dalam momentum peringatan perdamaian Aceh.

Kericuhan dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Situasi memanas setelah sejumlah massa mengibarkan bendera Bulan Bintang di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Massa kemudian terlibat bentrokan dengan aparat keamanan. Dalam situasi tersebut terdengar suara petasan dan terjadi aksi saling lempar. Aparat kemudian berupaya membubarkan massa dan mengendalikan situasi.

Sejumlah kendaraan rusak

Kericuhan juga berdampak kepada warga yang berada di sekitar lokasi. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan, terutama bagian kaca akibat lemparan batu.

Laporan AJNN menyebut sedikitnya satu sepeda motor dibakar dan sekitar empat mobil mengalami kerusakan.

Salah seorang pemilik kendaraan, Bahagia, mengaku datang dari Aceh Barat Daya untuk menjemput anak sekaligus mengikuti kegiatan zikir dan doa di Masjid Raya Baiturrahman.

Kerusakan kendaraan tersebut menambah keprihatinan karena masyarakat yang datang ke Banda Aceh sebelumnya mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan peringatan perdamaian.

Sembilan orang ditangkap

Dalam perkembangan yang dilaporkan pada Sabtu sore, Koordinator KontraS Aceh Azharul Husna menyebut terdapat sembilan orang yang ditangkap dalam rangkaian peristiwa tersebut. Ia juga menyebut sejumlah orang mengalami luka.

Namun, terkait jumlah korban luka dan kondisi mereka, data masih perlu terus diperbarui berdasarkan keterangan resmi aparat dan pihak medis.

KontraS minta peristiwa diusut

KontraS Aceh mengecam apa yang mereka nilai sebagai tindakan represif aparat dalam menangani massa.

Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna, menilai kericuhan tersebut tidak bisa dilihat sebagai peristiwa yang berdiri sendiri.

Menurutnya, rangkaian kejadian sebelum kericuhan juga perlu diperiksa, termasuk langkah pengamanan dan respons aparat terhadap masyarakat yang hendak menghadiri peringatan Hari Damai Aceh.

KontraS meminta dilakukan pengusutan terhadap dugaan kekerasan serta mendorong semua pihak mengedepankan pendekatan dialog dan persuasif.

Perdamaian Aceh jangan kembali terluka

Kericuhan ini menjadi perhatian serius karena terjadi tepat pada momentum peringatan 21 tahun perdamaian Aceh.

Pada 15 Agustus 2005, Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka menandatangani MoU Helsinki, yang menjadi tonggak penting berakhirnya konflik bersenjata di Aceh.

Karena itu, peristiwa kekerasan yang terjadi dalam peringatan Hari Damai Aceh menjadi ironi tersendiri.

Momentum yang seharusnya menjadi ruang untuk mengenang perjalanan perdamaian justru diwarnai bentrokan, kerusakan dan penangkapan.

Pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat Aceh diharapkan dapat menahan diri serta memastikan persoalan yang muncul diselesaikan melalui jalur hukum dan dialog.

Perdamaian Aceh merupakan hasil perjalanan panjang dan pengorbanan banyak pihak.

Karena itu, setiap persoalan yang muncul perlu ditangani dengan kepala dingin agar tidak membuka kembali luka dan trauma konflik masa lalu. [Red/***]

 

Segaris.co akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini, termasuk keterangan resmi aparat mengenai jumlah korban, orang yang diamankan, kerusakan serta langkah pemerintah Aceh setelah kericuhan tersebut.

Tags: AcehDamaiDitangkapRicuhSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

Mengapa Hari Damai Aceh ke-21 berujung ricuh? Bendera Bulan Bintang dan ruang demokrasi jadi sorotan

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 15:05 WIB
0

BANDA ACEH, SEGARIS.CO – PERINGATAN 21 tahun perdamaian Aceh yang seharusnya menjadi momentum mengenang berakhirnya konflik bersenjata justru diwarnai kericuhan...

Read more
News

Gempa M7,7 guncang Flores: 47 meninggal, Pemerintah percepat evakuasi dan bantuan darurat

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 10:12 WIB
0

FLORES, NTT, SEGARIS.CO – PENANGANAN darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Read more
News

Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia gandeng perusahaan Tiongkok kembangkan Mobile Grain Dryer

by Ingot Simangunsong
15 Agustus 2026 | 21:08 WIB
0

DELISERDANG, SEGARIS.CO – KOPERASI Jasa Keluarga Pers Indonesia menggandeng perusahaan asal Tiongkok, Eustace Chun Yi Co., Ltd., untuk mengembangkan teknologi...

Read more
News

Gempa M7,7 guncang Flores, 38 orang meninggal dunia, sekitar 2.000 warga mengungsi

by Ingot Simangunsong
15 Agustus 2026 | 19:58 WIB
0

NAGEKEO, NTT, SEGARIS.CO – GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Hingga...

Read more
News

Bupati Sikka imbau warga tetap tenang dan waspada Pascagempa M7,7

by Ingot Simangunsong
15 Agustus 2026 | 14:19 WIB
0

MAUMERE, NTT, SEGARIS.CO – BUPATI SIKKA, Juventus Prima Yoris Kago, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sikka agar tetap tenang dan meningkatkan...

Read more
News

Gempa M7,7 guncang Flores, 14 orang meninggal dan puluhan rumah rusak

by Ingot Simangunsong
15 Agustus 2026 | 13:56 WIB
0

FLORES, NTT, SEGARIS.CO – GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) dini hari....

Read more

Berita Terbaru

News

Mengapa Hari Damai Aceh ke-21 berujung ricuh? Bendera Bulan Bintang dan ruang demokrasi jadi sorotan

16 Agustus 2026 | 15:05 WIB
News

Hari Damai Aceh ke-21 berujung ricuh, Sembilan orang ditangkap dan sejumlah warga terluka

16 Agustus 2026 | 14:52 WIB
SEREMONI

Wali Kota Pematangsiantar siapkan beasiswa bagi Paskibraka yang lulus UI

16 Agustus 2026 | 10:47 WIB
SEREMONI

Wesly Silalahi serahkan hadiah Fun Run Merah Putih 8,1K di CFD Pematangsiantar

16 Agustus 2026 | 10:36 WIB
News

Gempa M7,7 guncang Flores: 47 meninggal, Pemerintah percepat evakuasi dan bantuan darurat

16 Agustus 2026 | 10:12 WIB
News

Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia gandeng perusahaan Tiongkok kembangkan Mobile Grain Dryer

15 Agustus 2026 | 21:08 WIB
News

Gempa M7,7 guncang Flores, 38 orang meninggal dunia, sekitar 2.000 warga mengungsi

15 Agustus 2026 | 19:58 WIB
News

Bupati Sikka imbau warga tetap tenang dan waspada Pascagempa M7,7

15 Agustus 2026 | 14:19 WIB
News

Gempa M7,7 guncang Flores, 14 orang meninggal dan puluhan rumah rusak

15 Agustus 2026 | 13:56 WIB
News

Gempa M7,7 guncang Flores, Korban jiwa dan kerusakan bangunan mulai dilaporkan

15 Agustus 2026 | 13:44 WIB
News

Menang telak 16-2, Rahayu nahkodai PWI Pematangsiantar periode 2026-2029

15 Agustus 2026 | 09:51 WIB
News

Sat Lantas Polres Pematangsiantar edukasi tentang keselamatan berlalulintas

14 Agustus 2026 | 18:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita