Segaris.co
Senin, 28 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Sempat damai, Rumah Doa GKPI Rajeg ternyata masih belum bisa dipakai

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 10:14 WIB
in News

TANGERANG, SEGARIS.CO — PERSOALAN Rumah Doa Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, kembali menjadi perhatian.

Meski sebelumnya persoalan pembubaran ibadah telah dimediasi dan dinyatakan berakhir damai, Rumah Doa GKPI tersebut ternyata masih belum dapat digunakan jemaat untuk melaksanakan ibadah.

Informasi terbaru pada Minggu (27/9/2026) menyebutkan, jemaat untuk sementara memilih beribadah dari rumah masing-masing karena Rumah Doa GKPI masih dalam kondisi tertutup.

Berawal dari pembubaran ibadah

Persoalan ini bermula ketika kegiatan ibadah sekitar 40 jemaat GKPI pada Minggu, 20 September 2026, dibubarkan oleh sekelompok warga.

Peristiwa tersebut kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terdapat warga yang mempertanyakan keberadaan izin tempat ibadah.

Peristiwa itu juga dilaporkan disertai intimidasi dan dugaan ancaman menggunakan senjata tajam.

Peristiwa tersebut mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

PGI bersama PGI Wilayah Banten kemudian mendatangi jemaat GKPI Rajeg untuk memberikan pendampingan sekaligus mendorong agar persoalan tersebut diselesaikan melalui jalur hukum dan dialog.

Sempat ada kesepakatan damai

Pada 21 September 2026, Forkopimda Kabupaten Tangerang bersama Kementerian Agama memfasilitasi mediasi antara pihak jemaat dan masyarakat.

Dalam mediasi tersebut, kedua pihak sepakat tidak memperpanjang persoalan.

Salah seorang warga juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada jemaat GKPI.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait juga menyatakan akan membantu mencarikan tempat ibadah sementara bagi jemaat GKPI sambil menunggu proses perizinan resmi.

Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa persoalan belum sepenuhnya selesai.

Rumah Doa GKPI masih belum dapat digunakan untuk kegiatan ibadah seperti sebelumnya.

PGI dorong jaminan kebebasan beribadah

PGI sebelumnya menegaskan pentingnya jaminan kebebasan beribadah bagi jemaat GKPI Rajeg.

PGI menyatakan bahwa penyelesaian melalui mediasi merupakan langkah penting, tetapi persoalan juga perlu diselesaikan melalui mekanisme hukum agar hak jemaat untuk beribadah tetap terlindungi.

Peristiwa tersebut juga mendorong munculnya wacana penguatan aturan mengenai toleransi.

Anggota DPRD Kota Tangerang Christian Lois, misalnya, mengusulkan inisiasi Peraturan Daerah tentang Toleransi sebagai langkah preventif untuk menjaga kerukunan masyarakat.

Damai bukan berarti persoalan selesai

Kasus Rumah Doa GKPI Rajeg memperlihatkan bahwa penyelesaian konflik sosial tidak cukup hanya dengan mempertemukan pihak-pihak yang berselisih.

Perdamaian memang penting. Namun, di saat yang sama, keberadaan ruang yang aman bagi setiap warga untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya juga menjadi bagian penting dari penyelesaian.

Kini perhatian publik tertuju pada bagaimana pemerintah dan seluruh pihak terkait memastikan persoalan tersebut benar-benar menemukan jalan keluar, sehingga jemaat dapat beribadah dengan aman, sementara kerukunan masyarakat tetap terjaga. [Red/***]

Segaris.co akan terus memantau perkembangan kasus Rumah Doa GKPI Rajeg dan proses penyelesaiannya.

Tags: BantenGKPIGKPI RajegRumah DoaSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Wabup Taput pimpin monev Disparbudpora, dorong optimalisasi potensi pariwisata

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 09:46 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — WAKIL Bupati Tapanuli Utara (Wabup Taput), Deni Parlindungan Lumbantoruan, memimpin Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan program...

Read more
News

Banjir Tapteng meluas, Jembatan Rambing putus total — warga mengungsi

by Ingot Simangunsong
27 September 2026 | 06:14 WIB
0

TAPANULI TENGAH, SEGARIS.CO — HUJAN deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, sejak Sabtu (26/9/2026)...

Read more
News

Polsek Siantar Selatan tindaklanjuti video viral dugaan bullying siswi SMP Negeri 12

by Ingot Simangunsong
26 September 2026 | 18:15 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – POLSEK Siantar Selatan menindaklanjuti beredarnya video TikTok yang viral terkait dugaan aksi bullying dan kekerasan terhadap seorang...

Read more
News

28 September jadi penentu, MK akan lanjutkan gugatan syarat pendidikan Gibran?

by Ingot Simangunsong
26 September 2026 | 12:56 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — PERKARA yang mempersoalkan keabsahan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka saat menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2024...

Read more
News

Viral! Pertalite diduga bercampur semen di SPBU Padang, 10 kendaraan mogok

by Ingot Simangunsong
26 September 2026 | 12:38 WIB
0

PADANG, SEGARIS.CO -- JAGAT media sosial dihebohkan dengan video viral yang menampilkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite diduga bercampur...

Read more
News

“Raker PPTSB Sumut II lahirkan gagasan pembentukan LBH dan pemberdayaan pomparan Sinaga”

by Ingot Simangunsong
26 September 2026 | 10:06 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- KETUA Wilayah Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boru (PPTSB) Sumut II, Dasa Marolop Sinaga SE, membuka acara...

Read more

Berita Terbaru

News

Sempat damai, Rumah Doa GKPI Rajeg ternyata masih belum bisa dipakai

28 September 2026 | 10:14 WIB
News

Wabup Taput pimpin monev Disparbudpora, dorong optimalisasi potensi pariwisata

28 September 2026 | 09:46 WIB
Buah Pikir

“Bupati sehari”

28 September 2026 | 07:19 WIB
SEREMONI

Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 digelar di Pematangsiantar, diikuti 106 pasangan

27 September 2026 | 17:17 WIB
News

Banjir Tapteng meluas, Jembatan Rambing putus total — warga mengungsi

27 September 2026 | 06:14 WIB
News

Polsek Siantar Selatan tindaklanjuti video viral dugaan bullying siswi SMP Negeri 12

26 September 2026 | 18:15 WIB
News

28 September jadi penentu, MK akan lanjutkan gugatan syarat pendidikan Gibran?

26 September 2026 | 12:56 WIB
News

Viral! Pertalite diduga bercampur semen di SPBU Padang, 10 kendaraan mogok

26 September 2026 | 12:38 WIB
News

“Raker PPTSB Sumut II lahirkan gagasan pembentukan LBH dan pemberdayaan pomparan Sinaga”

26 September 2026 | 10:06 WIB
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

25 September 2026 | 09:01 WIB
News

Di reses Dasa Sinaga, Warga bongkar persoalan Parapat: Air bersih, jalan rusak, terminal hingga lesunya wisata

24 September 2026 | 07:03 WIB
News

Satu pekan aspirasi belum ada kepastian, PDI-P Sumut minta BGN segera tindaklanjuti kasus dugaan keracunan MBG di Karo

23 September 2026 | 00:43 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus