TOBA — SEGARIS.CO — MENYAMBUT usia ke-94 tahun, Sekolah Tinggi Bibelvrouw Huria Kristen Batak Protestan (STB HKBP) semakin membuka diri terhadap kolaborasi dengan berbagai pihak.
Salah satunya melalui kerja sama dengan DPD Batak Center Kabupaten Toba dalam pelaksanaan perkuliahan Antropologi.
Kegiatan yang berlangsung dalam kepemimpinan Ketua STB HKBP Pdt. Maruhum Simangunsong, M.Th ini menghadirkan narasumber dari Batak Center Toba.
Perkuliahan yang diampu oleh Bvr. Theresnaria Yuliatur Situmorang, S.Psi., M.Psi mengangkat tema “Globalisasi Identitas Budaya Batak Toba dan Tantangan Pengajaran Iman di Tengah Keluarga,” yang sejalan dengan tema Tahun Orientasi Pelayanan HKBP 2026.

Ketua DPD Batak Center Kabupaten Toba Ir. Tua Pangaribuan, M.Si memaparkan tentang kekayaan budaya Batak Toba serta pentingnya pengajaran iman dalam keluarga di tengah arus globalisasi.
Sementara itu, Sekretaris Harapan Sibarani, S.S menjelaskan sejarah dan kaidah penulisan Aksara Batak, serta Wakil Ketua Drs. M. Tansiswo Siagian menekankan pentingnya etika, moral, dan karakter habatahon bagi mahasiswa sebagai calon penginjil.
Perkuliahan ini diikuti 48 mahasiswa STB HKBP yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Diskusi berlangsung interaktif dengan sejumlah mahasiswa menyampaikan pertanyaan kepada para narasumber.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada narasumber dan moderator, serta doa penutup.
Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkaya wawasan mahasiswa dalam memadukan nilai iman, budaya, dan pelayanan gereja. [Rel/***]






