Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom
Ingot Simangunsong

Ingot Simangunsong

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
18 Juli 2026 | 07:53 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong 

SELAMA puluhan tahun, nama Etiopia identik dengan kelaparan dan kemiskinan. Namun dalam dua dekade terakhir, negara di kawasan Tanduk Afrika ini menjadi salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

Meski masih menghadapi berbagai tantangan, perjalanan Etiopia memberikan pelajaran penting tentang pembangunan jangka panjang.

Masa Kelam: Kelaparan dan Krisis (1970-an hingga 1980-an)

Pada era 1970-an dan 1980-an, Etiopia dilanda kekeringan hebat, perang saudara, serta konflik politik yang berkepanjangan.

Kelaparan besar pada 1983–1985 menewaskan ratusan ribu orang dan membuat jutaan lainnya bergantung pada bantuan internasional.

Saat itu, sebagian besar masyarakat hidup dari pertanian tradisional yang sangat bergantung pada musim hujan.

Infrastruktur minim, pendidikan rendah, dan investasi hampir tidak ada.

Awal Reformasi (1991–2000)

Pada tahun 1991, pemerintahan baru mengambil alih dan mulai melakukan berbagai reformasi.

Pemerintah berupaya menjaga stabilitas politik, memperbaiki sistem pemerintahan, serta mulai membangun jalan, sekolah, dan fasilitas kesehatan.

Fokus utama diarahkan pada sektor pertanian karena sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani.

Pemerintah juga memperluas layanan penyuluhan pertanian dan mendorong penggunaan bibit unggul.

Era Pertumbuhan Pesat (2004–2019)

Memasuki awal tahun 2000-an, Etiopia mulai menikmati pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, bahkan sering mencapai sekitar 8–10 persen per tahun.

Pemerintah menggelontorkan investasi besar-besaran untuk membangun jalan raya, jalur kereta api, bendungan, jaringan listrik, kawasan industri, dan bandara.

Infrastruktur yang lebih baik membuat biaya distribusi barang menjadi lebih murah dan menarik investor asing.

Industri tekstil, garmen, kulit, serta pengolahan hasil pertanian mulai berkembang.

Banyak perusahaan dari Asia, Eropa, dan Timur Tengah membuka pabrik di Etiopia karena biaya tenaga kerja yang relatif rendah.

Investasi pada Energi dan Infrastruktur

Salah satu proyek terbesar adalah pembangunan Bendungan Grand Ethiopian Renaissance Dam (GERD) di Sungai Nil Biru.

Bendungan ini dirancang menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga air terbesar di Afrika.

Dengan pasokan listrik yang meningkat, pemerintah berharap industri dapat berkembang lebih cepat dan listrik dapat dinikmati lebih banyak masyarakat.

Kemajuan Sosial

Pertumbuhan ekonomi juga diikuti peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Angka kemiskinan menurun dibanding beberapa dekade sebelumnya, harapan hidup meningkat, dan lebih banyak anak memperoleh kesempatan bersekolah.

Tantangan Baru

Meski mengalami kemajuan besar, Etiopia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti konflik bersenjata, inflasi, pengangguran, perubahan iklim, dan utang pembangunan.

Karena itu, menyebut Etiopia sebagai “negara makmur” masih belum sepenuhnya tepat.

Negara ini telah mengalami kemajuan ekonomi yang luar biasa dibanding masa lalunya, tetapi masih termasuk negara berpendapatan rendah yang sedang berjuang mencapai kemakmuran yang lebih merata.

Pelajaran dari Etiopia

Perjalanan Etiopia menunjukkan bahwa perubahan tidak terjadi dalam semalam.

Pembangunan membutuhkan visi jangka panjang, investasi pada infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor pertanian dan industri, serta stabilitas yang berkelanjutan.

Kisah Etiopia menjadi bukti bahwa sebuah bangsa yang pernah dikenal karena kemiskinan dan kelaparan dapat bangkit melalui kerja keras, kebijakan pembangunan yang konsisten, dan semangat untuk terus maju.

Walaupun perjalanan menuju kemakmuran masih berlangsung, perubahan yang telah dicapai menjadi inspirasi bagi banyak negara berkembang.

 

Penulis Ingot Simangunsong adalah Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co & Penanggungjawab Mediaonline Shalom.click

Tags: BerkembangEtiopiaKelaparanMajuMakmurMiskinsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus