Segaris.co
Senin, 22 Juni 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Tak Berkategori

Ketika Rakyat mengencangkan ikat pinggang, mengapa korupsi justru semakin beringas?

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
22 Juni 2026 | 06:46 WIB
in Tak Berkategori, Kolom

Catatan  | Ingot Simangunsong

Ingot Simangunsong 

DI tengah kehidupan masyarakat yang semakin berat, pertanyaan ini kerap muncul dalam percakapan sehari-hari: mengapa ketika rakyat kecil harus berjuang memenuhi kebutuhan pokok, justru kasus korupsi yang melibatkan pejabat publik terus bermunculan dengan nilai yang fantastis?

Harga kebutuhan hidup naik, lapangan kerja tidak selalu tersedia, dan daya beli masyarakat banyak yang menurun. Di sisi lain, publik disuguhi berita demi berita tentang penyalahgunaan jabatan, penggelapan anggaran, suap, hingga praktik korupsi yang nilainya mencapai miliaran bahkan triliunan rupiah.

Fenomena ini tentu menimbulkan luka sosial yang mendalam. Bukan semata karena besarnya kerugian negara, tetapi karena korupsi dilakukan oleh mereka yang seharusnya menjadi pelayan masyarakat.

Ketika rakyat diminta bersabar menghadapi kesulitan ekonomi, sebagian pejabat justru tertangkap memperkaya diri melalui kekuasaan yang dipercayakan kepadanya.

Lalu mengapa hal itu bisa terjadi?

Pertama, keserakahan sering kali mengalahkan rasa cukup. Jabatan yang semestinya digunakan untuk melayani berubah menjadi alat untuk mengumpulkan keuntungan pribadi.

Semakin besar kekuasaan yang dimiliki, semakin besar pula godaan untuk menyalahgunakannya jika tidak diimbangi integritas.

Kedua, lemahnya rasa takut terhadap hukum dan hilangnya rasa malu. Dalam beberapa kasus, korupsi tidak lagi dipandang sebagai perbuatan yang mencoreng kehormatan, melainkan dianggap sebagai risiko yang dapat diperhitungkan.

Ketika sanksi sosial melemah, pengawasan longgar, dan penegakan hukum tidak memberikan efek jera yang kuat, maka peluang korupsi semakin terbuka.

Ketika manusia mengambil hak yang bukan miliknya

Ketiga, budaya materialisme yang menempatkan kekayaan sebagai ukuran utama keberhasilan.

Ketika penghormatan lebih banyak diberikan kepada mereka yang kaya daripada mereka yang jujur, maka sebagian orang tergoda mencari jalan pintas untuk memperoleh kemewahan.

Padahal, setiap rupiah yang dikorupsi sesungguhnya adalah hak masyarakat yang dirampas.

Dana yang seharusnya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, atau bantuan sosial, justru masuk ke kantong pribadi segelintir orang.

Karena itu, pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum.

Diperlukan pendidikan karakter, keteladanan pemimpin, pengawasan publik yang kuat, serta keberanian masyarakat untuk menolak segala bentuk penyimpangan.

Pada akhirnya, pertanyaan terbesar bukanlah mengapa korupsi masih terjadi. Pertanyaan yang lebih penting adalah: sampai kapan bangsa ini membiarkan keserakahan mengalahkan amanah?

Rakyat mungkin dapat bertahan menghadapi kesulitan ekonomi. Namun yang jauh lebih menyakitkan adalah ketika mereka menyadari bahwa penderitaan tersebut diperparah oleh ulah mereka yang diberi kepercayaan untuk mengelola kepentingan publik.

Di saat rakyat mengencangkan ikat pinggang, para pemegang amanah seharusnya menunjukkan empati, integritas, dan keteladanan.

Sebab jabatan bukanlah kesempatan untuk memperkaya diri, melainkan tanggung jawab untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama.

Penulis, Ingot Simangunsong, adalah Pimpinan Redaksi mediaonline Segaris.co dan Penanggungjawab mediaonline kerohanian Shalom.click

Tags: BeringasKorupsiRakyatsegarisSegaris.coTamak
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

Dharma Pongrekun vs UU Kesehatan: Melindungi Rakyat atau Melemahkan Penanganan Wabah?

by Ingot Simangunsong
17 Juni 2026 | 06:40 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ISU yang diangkat Komjen Pol (Purn) Dharma Pongrekun memang sedang menjadi perdebatan karena menyangkut batas kewenangan...

Read more
Kolom

Dari Pengkritik menjadi Pemuji: Perjalanan sunyi seorang aktivis

by Ingot Simangunsong
16 Juni 2026 | 00:45 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong DARI sudut pandang sosiologi dan psikologi, perubahan seorang aktivis menjadi "penjilat" biasanya bukan terjadi secara tiba-tiba....

Read more
Tak Berkategori

Parheheon Sekolah Minggu HKBP Ressort Onan Hasang, anak-anak penerus pembangunan

by Ingot Simangunsong
14 Juni 2026 | 21:03 WIB
0

TAPANULI UTARA -- SEGARIS.CO -- BUPATI Tapanuli Utara diwakili Asisten Administrasi Umum Binhot Aritonang bersama Ketua TP PKK Neny Angelina...

Read more
Kolom

“60 tahun Implan Gigi: Antara harapan senyum indah dan kisah yang tak terungkap”

by Ingot Simangunsong
20 Oktober 2025 | 15:22 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong SEJAK 1965, ketika Prof. Per-Ingvar Brånemark dari Swedia pertama kali berhasil menanam implan gigi titanium pada...

Read more
Kolom

Bukan dari Amerika, tapi dari Swedia! Ini penemu Implan Gigi Pertama di Dunia!

by Ingot Simangunsong
20 Oktober 2025 | 14:50 WIB
0

Oleh | Ingot Simangunsong METODE implan gigi (dental implant) pertama kali diperkenalkan secara ilmiah dan berhasil diterapkan di dunia kedokteran...

Read more
Kolom

Tak sekadar tren, ini risiko di balik IMPLAN GIGI

by Ingot Simangunsong
20 Oktober 2025 | 14:20 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong BEBERAPA faktor yang mendorong peningkatan popularitas pemasangan implan gigi: Kemajuan teknologi kedokteran gigi: Misalnya di RS Pondok Indah...

Read more

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Ketika Rakyat mengencangkan ikat pinggang, mengapa korupsi justru semakin beringas?

22 Juni 2026 | 06:46 WIB
News

Wali Kota buka FASI XIII Sumut 2026 di Pematangsiantar

20 Juni 2026 | 15:33 WIB
News

PD Pasar Horas Jaya verifikasi pedagang korban kebakaran Pasar Dwikora untuk penyaluran bantuan

19 Juni 2026 | 22:07 WIB
News

Siapa berhak menentukan posisi politik PDI Perjuangan?

19 Juni 2026 | 10:38 WIB
News

Wakil Bupati Taput canangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

18 Juni 2026 | 14:25 WIB
News

Bane Raja Manalu salurkan beasiswa PIP Aspirasi

18 Juni 2026 | 13:48 WIB
News

Wali Kota tinjau lokasi kebakaran Pasar Dwikora, 311 kios dilaporkan terbakar

18 Juni 2026 | 12:57 WIB
Kolom

Dharma Pongrekun vs UU Kesehatan: Melindungi Rakyat atau Melemahkan Penanganan Wabah?

17 Juni 2026 | 06:40 WIB
News

‎Bupati Taput tekankan pendidikan karakter di tengah era AI

16 Juni 2026 | 08:31 WIB
News

17 pejabat administrator di Pemkab Taput dilantik

16 Juni 2026 | 07:52 WIB
News

“Budiman, mahasiswa, dan harga sebuah konsistensi”

16 Juni 2026 | 01:52 WIB
Kolom

Dari Pengkritik menjadi Pemuji: Perjalanan sunyi seorang aktivis

16 Juni 2026 | 00:45 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita