Segaris.co
Jumat, 18 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Oplus_131072

Oplus_131072

Teken komitmen antikorupsi bersama KPK, Sutrisno: Jangan berhenti jadi seremonial

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 21:18 WIB
in News

MEDAN – SEGARIS.CO – PENANDATANGANAN komitmen bersama antara Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, 33 kepala daerah se-Sumut, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai harus dibuktikan melalui langkah nyata, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan, mengatakan komitmen penguatan tata kelola pemerintahan harus diikuti tindakan konkret, terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Penandatanganan komitmen bersama tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kalau benar-benar ingin memperbaiki tata kelola pemerintahan dan mencegah korupsi, harus ada tindakan konkret, transparansi, serta keberanian memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan sesuai ketentuan,” ujar Sutrisno.

Pernyataan itu disampaikan menyikapi Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Provinsi Sumut, Kamis (17/9/2026), di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan.

Dalam kegiatan tersebut, Bobby Nasution bersama 33 kepala daerah se-Sumut menandatangani komitmen perbaikan tata kelola pemerintahan dan pencegahan korupsi.

Soroti OTT pejabat Pemprov Sumut

Sutrisno juga menyoroti kasus yang menjerat Kepala Dinas PUPR Pemprov Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, yang disebut terjaring OTT KPK pada 26 Juni 2025.

Menurutnya, kasus tersebut semestinya menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pengawasan dan pencegahan korupsi di lingkungan Pemprov Sumut.

“Peristiwa OTT terhadap pejabat di lingkungan Pemprov Sumut seharusnya menjadi momentum untuk mengevaluasi secara menyeluruh sistem pencegahan dan pengawasan yang ada. Komitmen memperbaiki tata kelola harus dibuktikan dengan perubahan sistem dan tindakan nyata,” katanya.

Pertanyakan transparansi biaya politik

Sutrisno juga meminta pemerintah daerah dan KPK membuka ruang evaluasi lebih luas, termasuk mengenai hubungan antara proses politik, biaya politik, dan pengambilan kebijakan setelah seorang calon terpilih menjadi kepala daerah.

Ia mempertanyakan apakah kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024 dapat memastikan tidak ada kepentingan tertentu yang mengikuti proses politik sejak pencalonan hingga pelantikan.

“Berapa biaya politik yang sesungguhnya dikeluarkan dan dari mana sumber pembiayaannya? Pertanyaan seperti ini penting karena tata kelola pemerintahan yang bersih juga berkaitan erat dengan transparansi dan integritas proses politik,” ujarnya.

KPK diminta pastikan ada tindak lanjut

Sutrisno selanjutnya mempertanyakan efektivitas kegiatan sosialisasi dan penandatanganan komitmen apabila tidak disertai mekanisme evaluasi serta pengawasan yang jelas.

Ia juga menyoroti aspek efisiensi anggaran dalam kegiatan yang melibatkan 33 kepala daerah, pimpinan DPRD kabupaten/kota, serta perangkat masing-masing.

“KPK perlu memastikan setiap kegiatan yang melibatkan kepala daerah dan DPRD memiliki tindak lanjut yang jelas. Jangan sampai anggaran digunakan untuk mobilisasi dan akomodasi dalam kegiatan yang hanya menghasilkan dokumen komitmen,” katanya.

Minta perkembangan perkara di Sumut dibuka

Sutrisno juga meminta KPK memberikan penjelasan kepada publik mengenai perkembangan sejumlah perkara korupsi di Sumatera Utara yang menjadi perhatian masyarakat.

Ia menyinggung perkara yang berkaitan dengan proyek jalan nasional dan jalan provinsi di Sumut serta sejumlah pihak yang disebut dalam pemberitaan.

Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus menjunjung prinsip persamaan di hadapan hukum.

“Sebelum mengajak pemerintah daerah menandatangani komitmen tata kelola pemerintahan, KPK juga perlu menunjukkan kepada publik bahwa penegakan hukum dilakukan secara konsisten dan berdasarkan prinsip equality before the law,” tegasnya.

Pencegahan dan penindakan harus berjalan bersama

Sutrisno menilai fungsi pencegahan dan penindakan harus berjalan beriringan. Ia menyebut sejumlah perkara dan persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian penegak hukum, antara lain proyek jalur kereta api di Sumatera Utara, pembangunan atau renovasi Stadion Teladan Medan, serta persoalan UMKM Galeri Universitas Sumatera Utara (USU).

“Pencegahan dan penindakan seharusnya berjalan beriringan. KPK tidak cukup hanya hadir untuk melakukan sosialisasi dan penandatanganan komitmen. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa setiap dugaan tindak pidana korupsi yang memenuhi unsur dan memiliki bukti akan ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai dengan hukum,” katanya. [Red/Rel/***]

 

Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Direktur Pusat Studi Anti Korupsi (PuSAKo), Direktur Indonesian Government Watch (IGoWa)

Tags: KPKSegaris.coSutrisno Pangaribuan
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

AKBP Dhana Noer Kurniawan pimpin Polres Pematangsiantar

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 16:53 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – SUASANA haru dan penuh keakraban mewarnai pergantian pucuk pimpinan Polres Pematangsiantar. Tradisi penyambutan Kapolres baru dan pelepasan...

Read more
News

Bantah pungutan SPP, MAN 2 Tanjungpura justru disorot soal iuran Rp75 ribu per siswa

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 14:45 WIB
0

MEDAN – SEGARIS.CO – BANTAHAN Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terkait dugaan pungutan Sumbangan Pembinaan...

Read more
News

Wali Kota Pematangsiantar apresiasi pengabdian AKBP Sah Udur, sambut Kapolres baru

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 13:43 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi menyampaikan apresiasi kepada AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak atas dedikasi dan...

Read more
News

Ke mana Nusron Wahid? Keberadaan Menteri ATR/BPN masih jadi sorotan

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 13:34 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — KEBERADAAN Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid masih menjadi perhatian publik setelah...

Read more
News

Pemkab Tapanuli Utara dorong pariwisata dan ekonomi kreatif di era digital

by Ingot Simangunsong
17 September 2026 | 15:32 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara terus mendorong percepatan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan...

Read more
News

Nusron Wahid belum tersangka, KPK masih dalami keterkaitan dalam kasus OTT HGB Bogor

by Ingot Simangunsong
17 September 2026 | 13:24 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — NAMA Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid ikut menjadi sorotan setelah Komisi...

Read more

Berita Terbaru

News

Teken komitmen antikorupsi bersama KPK, Sutrisno: Jangan berhenti jadi seremonial

18 September 2026 | 21:18 WIB
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

18 September 2026 | 17:18 WIB
News

AKBP Dhana Noer Kurniawan pimpin Polres Pematangsiantar

18 September 2026 | 16:53 WIB
News

Bantah pungutan SPP, MAN 2 Tanjungpura justru disorot soal iuran Rp75 ribu per siswa

18 September 2026 | 14:45 WIB
News

Wali Kota Pematangsiantar apresiasi pengabdian AKBP Sah Udur, sambut Kapolres baru

18 September 2026 | 13:43 WIB
News

Ke mana Nusron Wahid? Keberadaan Menteri ATR/BPN masih jadi sorotan

18 September 2026 | 13:34 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara dorong pariwisata dan ekonomi kreatif di era digital

17 September 2026 | 15:32 WIB
News

Nusron Wahid belum tersangka, KPK masih dalami keterkaitan dalam kasus OTT HGB Bogor

17 September 2026 | 13:24 WIB
News

Komite MAN 2 Langkat bantah tuduhan pungli SPP, tegaskan dana bersumber dari sumbangan wali siswa

16 September 2026 | 17:11 WIB
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

16 September 2026 | 16:03 WIB
News

Nusron Wahid tak terjaring OTT, 4 orang kepercayaannya jadi tersangka kasus HGB

16 September 2026 | 07:48 WIB
News

Belum tuntas kasus sebelumnya, 35 siswa SMKN 1 Merdeka kembali dilarikan ke rumah sakit usai santap MBG

15 September 2026 | 21:31 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus