Segaris.co
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Oplus_131072

Oplus_131072

Belum tuntas kasus sebelumnya, 35 siswa SMKN 1 Merdeka kembali dilarikan ke rumah sakit usai santap MBG

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
15 September 2026 | 21:31 WIB
in News

KARO, SEGARIS.CO — PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan di Kabupaten Karo.

Belum tuntas penanganan dan pengusutan dugaan keracunan yang sebelumnya menimpa sejumlah siswa, kejadian serupa kembali terjadi.

Sebanyak 35 siswa SMK Negeri 1 Merdeka, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, harus dibawa ke rumah sakit setelah mengalami keluhan kesehatan usai menyantap menu MBG, Senin (14/9/2026).

Kejadian ini sontak menambah kekhawatiran publik. Terlebih, persoalan sebelumnya masih menjadi perhatian DPRD Kabupaten Karo dan belum sepenuhnya menemukan titik terang.

Sehari setelah ke BGN, kabar siswa kembali dirawat

Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Br. Tarigan, menyayangkan kembali munculnya dugaan persoalan kesehatan yang dialami siswa setelah mengonsumsi makanan MBG.

Ironisnya, sehari sebelum kejadian terbaru tersebut, Iriani bersama delegasi DPRD Karo baru saja mendatangi Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta.

Kedatangan itu untuk menyampaikan aspirasi orang tua siswa sekaligus meminta pembenahan terhadap pelaksanaan program MBG.

“Belum kering air mata orangtua dan anak-anak kita yang menjadi korban sebelumnya, sekarang sudah ada lagi kejadian seperti ini. Kami tentu sangat prihatin. Kemarin kami datang ke BGN membawa aspirasi orang tua dan meminta adanya pembenahan. Hari ini kita kembali mendengar ada anak-anak yang harus dibawa ke rumah sakit,” kata Iriani.

Menurut Iriani, keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama.

Penanganan medis terhadap para siswa harus dilakukan secara cepat dan tepat, sementara penyebab kejadian wajib ditelusuri secara menyeluruh dan transparan.

Ia menilai munculnya persoalan baru ketika kasus sebelumnya belum sepenuhnya tuntas menjadi sinyal kuat perlunya evaluasi serius terhadap sistem pelaksanaan dan pengawasan MBG.

Evaluasi, kata dia, tidak cukup dilakukan setelah muncul korban.

Pemerintah dan BGN perlu melihat seluruh rantai pelaksanaan program, mulai dari penyediaan bahan makanan, proses pengolahan, pengemasan, distribusi hingga makanan diterima dan dikonsumsi siswa di sekolah.

Jangan sampai korban terus bertambah

Iriani menegaskan DPRD Kabupaten Karo akan terus mengawal kondisi para siswa dan meminta pemerintah tidak melihat kejadian tersebut sebagai persoalan yang berdiri sendiri.

“Yang paling penting sekarang anak-anak ini harus ditangani dengan baik dan dipastikan kondisinya. Setelah itu harus dicari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Jangan sampai kejadian sebelumnya belum selesai, kemudian muncul lagi korban baru. Ini menyangkut keselamatan anak-anak kita,” tegasnya.

Rapidin: Jangan Anggap Kejadian Biasa

Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, M.M., meminta pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kejadian terbaru di Kabupaten Karo.

Menurut Rapidin, munculnya kembali persoalan dalam pelaksanaan MBG di wilayah yang sama harus menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pengawasan program tersebut.

Ia menegaskan, tujuan MBG untuk meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, merupakan hal yang baik.

Namun, tujuan tersebut harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan pangan dan pengawasan ketat di setiap tahapan.

“Ini tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa. Kita baru saja berbicara mengenai penanganan korban sebelumnya, sekarang muncul lagi kejadian baru di Karo. Pemerintah pusat harus melihat persoalan ini secara menyeluruh, bukan hanya menangani korban setelah kejadian, tetapi memastikan sistem pencegahannya benar-benar berjalan,” ujar Rapidin.

Sutrisno: Jangan tunggu anak jadi korban lagi

Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, ST, menilai kejadian di SMK Negeri 1 Merdeka semakin memperkuat urgensi evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di Kabupaten Karo.

Menurutnya, evaluasi tidak boleh bersifat reaktif atau baru dilakukan setelah muncul korban.

Pemerintah harus memastikan sistem pencegahan benar-benar bekerja sebelum makanan sampai ke meja siswa.

Sutrisno meminta seluruh rantai pelaksanaan program diperiksa, mulai dari dapur penyedia makanan, kualitas bahan baku, proses pengolahan, kebersihan, pengemasan, distribusi hingga pengawasan makanan sebelum dikonsumsi siswa.

“Belum selesai satu persoalan, muncul persoalan berikutnya. Ini harus menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh sistem. Jangan hanya sibuk mencari siapa yang salah setelah anak-anak menjadi korban. Kalau memang ada yang harus diperbaiki, perbaiki sekarang sebelum muncul korban berikutnya,” kata Sutrisno.

Ia menegaskan, dukungan terhadap program MBG tidak berarti pemerintah boleh mengabaikan persoalan yang muncul di lapangan.

Justru, kata Sutrisno, keberhasilan MBG harus diukur dari kemampuan pemerintah memastikan makanan yang diberikan kepada anak-anak aman, bergizi, dan tidak menimbulkan risiko kesehatan.

“Keselamatan anak tidak boleh dikompromikan. Kalau kejadian seperti ini kembali terjadi, pemerintah harus berani mengevaluasi pelaksanaannya secara menyeluruh dan memastikan ada langkah pencegahan yang nyata,” katanya. [Red/Rel/***]

Tags: AnakDPRDKaroKeracunanMBGSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

SMAS St Maria Tarutung berbenah, perkuat mutu pendidikan dan cetak generasi berprestasi

by Ingot Simangunsong
30 Oktober 2026 | 12:02 WIB
0

TARUTUNG, SEGARIS.CO – SMAS St Maria Tarutung terus melakukan pembenahan dan pengembangan untuk meningkatkan mutu pendidikan, baik di bidang akademik...

Read more
News

Wakil Bupati Taput buka Festival Ulos dan Fashion 2026

by Ingot Simangunsong
30 Oktober 2026 | 11:13 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- WAKIL BUPATI Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, membuka Festival Ulos dan Fashion Kabupaten Tapanuli Utara Tahun...

Read more
Oplus_131072
News

Pemkab Tapanuli Utara apresiasi pelatihan kerajinan bambu dan rotan Kemenperin RI

by Ingot Simangunsong
29 Oktober 2026 | 20:05 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara menyambut baik dan mengapresiasi Pelatihan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru IKM Kerajinan...

Read more
News

Pemkab Taput dukung pengembangan wirausaha baru

by Ingot Simangunsong
29 Oktober 2026 | 19:55 WIB
0

  TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- WAKIL BUPATI Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, menghadiri pembukaan kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru...

Read more
News

LANDEN MARBUN: Dari Jalan Metal, Parlemen Medan, hingga menatap tata kelola Amerika Serikat

by Ingot Simangunsong
29 Oktober 2026 | 07:37 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong POLITIK sering kali dibaca melalui angka: berapa suara yang diperoleh, berapa kali seseorang terpilih, atau berapa...

Read more
News

Di Tanah Jawa, Kejari Simalungun temukan pekerjaan revitalisasi sekolah yang perlu diperbaiki

by Ingot Simangunsong
28 Oktober 2026 | 20:45 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO – KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Simalungun melalui Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) memantau pelaksanaan revitalisasi sarana pendidikan di SMP...

Read more

Berita Terbaru

News

SMAS St Maria Tarutung berbenah, perkuat mutu pendidikan dan cetak generasi berprestasi

30 Oktober 2026 | 12:02 WIB
News

Wakil Bupati Taput buka Festival Ulos dan Fashion 2026

30 Oktober 2026 | 11:13 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara apresiasi pelatihan kerajinan bambu dan rotan Kemenperin RI

29 Oktober 2026 | 20:05 WIB
News

Pemkab Taput dukung pengembangan wirausaha baru

29 Oktober 2026 | 19:55 WIB
Buah Pikir

Wakil Bupati Taput: “Manfaatkan teknologi digital mencari informasi agar menjadi guru yang adaptif”

29 Oktober 2026 | 11:51 WIB
News

LANDEN MARBUN: Dari Jalan Metal, Parlemen Medan, hingga menatap tata kelola Amerika Serikat

29 Oktober 2026 | 07:37 WIB
News

Di Tanah Jawa, Kejari Simalungun temukan pekerjaan revitalisasi sekolah yang perlu diperbaiki

28 Oktober 2026 | 20:45 WIB
News

Landen Marbun: “Jika penangkapan dan pengungkapan dilakukan setelah ada korban, maka kita terlambat satu langkah”

28 Oktober 2026 | 20:33 WIB
Tak Berkategori

Kapolres Pematangsiantar hadiri kirab kebangsaan dan doa lintas agama sambut Sumpah Pemuda

28 Oktober 2026 | 10:24 WIB
News

Bupati Taput tekankan peran strategis guru dalam meningkatkan kualitas SDM

28 Oktober 2026 | 10:11 WIB
News

Jhonson M Silaban pimpin SMSI Tapanuli Utara

28 Oktober 2026 | 10:01 WIB
News

Berawal dari arisan ibu-ibu, CU Maju Tarutung kini bermodal Rp126 miliar

27 Oktober 2026 | 13:52 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus