Segaris.co
Rabu, 30 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

10 saham RI didepak MSCI, Ada apa dengan Pasar Modal Indonesia?

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
13 Agustus 2026 | 06:49 WIB
in News

JAKARTA, SEGARIS.CO — KEPUTUSAN MSCI dalam August 2026 Index Review kembali menjadi perhatian pasar modal Indonesia.

MSCI tidak menambah satu pun saham Indonesia ke dalam Global Standard Index. Sebaliknya, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dikeluarkan dari Global Standard Index, sementara sembilan emiten lainnya dikeluarkan dari MSCI Global Small Cap Index.

Pada saat yang sama, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun kelas dari Global Standard ke Small Cap.

Seluruh perubahan tersebut berlaku efektif setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.

Ini 10 saham yang dikeluarkan MSCI

Satu saham keluar dari Global Standard:

  • GOTO — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk

Sembilan saham keluar dari Global Small Cap:

  • ARTO — PT Bank Jago Tbk
  • BUKA — PT Bukalapak.com Tbk
  • ESSA — PT ESSA Industries Indonesia Tbk
  • FILM — PT MD Entertainment Tbk
  • HEAL — PT Medikaloka Hermina Tbk
  • KPIG — PT MNC Tourism Indonesia Tbk
  • RATU — PT Raharja Energi Cepu Tbk
  • SMGR — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
  • TCPI — PT Transcoal Pacific Tbk

Sementara itu, CPIN masuk ke MSCI Small Cap setelah turun dari Global Standard.

Mengapa MSCI mengeluarkan saham-saham Ini?

Perlu dipahami, keputusan MSCI tidak sama dengan menyatakan sebuah perusahaan bangkrut, bermasalah secara hukum, atau memiliki fundamental buruk.

MSCI memiliki metodologi tersendiri untuk menentukan saham yang dapat masuk dalam indeks global.

Faktor seperti ukuran kapitalisasi pasar, free float, likuiditas dan kemampuan investor untuk memperdagangkan saham menjadi bagian penting dalam penentuan konstituen indeks.

Kasus GOTO menjadi contoh paling jelas.

Reuters melaporkan kapitalisasi pasar GOTO telah merosot drastis dari sekitar US$29 miliar pada masa puncaknya menjadi sekitar US$3,2 miliar.

Harga saham GOTO juga bertahan di level Rp50 sejak pertengahan Mei, yang membuat likuiditas saham menjadi persoalan penting bagi kemampuan investor mereplikasi indeks MSCI.

Bukan sekadar 10 saham

Yang membuat keputusan ini lebih penting bagi Indonesia adalah konteksnya.

MSCI sebelumnya menerapkan pembekuan terhadap sejumlah perubahan indeks Indonesia karena masih terdapat perhatian terhadap transparansi pasar dan aksesibilitas investor.

Dalam review Agustus ini, Indonesia masih belum memperoleh “lampu hijau” sepenuhnya.

Liza Camelia Suryanata, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, menyebut Indonesia masih berada dalam masa probation.

Menurut Liza, titik pemeriksaan penting berikutnya terkait kemungkinan penurunan status Indonesia ke Frontier Market baru akan menjadi perhatian pada November 2026.

Dengan kata lain, keputusan Agustus bukan akhir cerita.

Ada risiko bagi investor?

Ada.

Saham yang keluar dari indeks global berpotensi menghadapi tekanan dari investor yang menggunakan indeks MSCI sebagai acuan (benchmark).

Manajer investasi pasif yang mengikuti indeks biasanya perlu melakukan penyesuaian portofolio ketika komposisi indeks berubah.

Akibatnya, saham yang dikeluarkan dapat menghadapi tekanan jual, terutama di sekitar tanggal efektif perubahan indeks.

Namun, didepak dari MSCI tidak otomatis berarti harga saham pasti jatuh atau perusahaan tersebut buruk.

Investor tetap harus melihat fundamental masing-masing emiten.

Dampaknya bagi IHSG

Dampak terhadap IHSG tidak bisa disimpulkan hanya dari jumlah saham yang dikeluarkan.

Namun, keputusan ini tetap menjadi perhatian karena menyangkut kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia.

Jika investor asing semakin sulit masuk atau mengurangi eksposur terhadap saham Indonesia, arus modal asing dapat terpengaruh.

Sebaliknya, apabila pasar Indonesia mampu memperbaiki transparansi, likuiditas, free float dan aksesibilitas investor, kepercayaan dapat kembali meningkat.

MSCI sendiri menjadwalkan peninjauan berikutnya terhadap Indonesia pada 11 November 2026.

Alarm, bukan kiamat

Bagi investor ritel, berita ini sebaiknya tidak langsung diterjemahkan sebagai: “10 saham ini jelek, jangan dibeli.”

Itu terlalu sederhana.

Pesan yang lebih tepat adalah: MSCI sedang memberikan sinyal bahwa kualitas dan aksesibilitas pasar Indonesia masih harus diperbaiki.

Karena itu, perhatian investor seharusnya tidak hanya tertuju kepada sepuluh saham yang keluar, tetapi juga kepada bagaimana pemerintah, OJK dan Bursa Efek Indonesia memperbaiki kualitas pasar agar Indonesia tetap menarik bagi investor global.

November menjadi titik penting

Setelah perubahan efektif 31 Agustus, mata pasar akan kembali tertuju kepada November 2026.

Apakah Indonesia berhasil keluar dari masa probation?

Apakah pembekuan terhadap perubahan Foreign Inclusion Factor dan jumlah saham akan dicabut?

Atau justru muncul risiko lebih besar terhadap status Indonesia sebagai Emerging Market?

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang membuat keputusan MSCI kali ini jauh lebih besar daripada sekadar daftar sepuluh saham.

Bagi pasar modal Indonesia, ini adalah alarm untuk berbenah. Bukan kiamat.

Tetapi alarm yang sebaiknya jangan diabaikan. [Red/dirangkum dari berbagai sumber/***]

Tags: CPIN turun ke Small Capdampak saham didepak MSCIEmerging Market IndonesiaGOTO dikeluarkan dari MSCIMSCI Agustus 2026MSCI Indonesia November 2026Segaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

527 Alsintan disalurkan ke Kelompok Tani se-Tapanuli Utara

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 16:58 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — Bupati Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat, menyalurkan 527 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok...

Read more
News

MK buka jalan pembuktian, apa yang akan diuji dalam perkara syarat pendidikan Gibran?

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 15:47 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO -- PERKARA Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming...

Read more
News

Sempat damai, Rumah Doa GKPI Rajeg ternyata masih belum bisa dipakai

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 10:14 WIB
0

TANGERANG, SEGARIS.CO — PERSOALAN Rumah Doa Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang,...

Read more
News

Wabup Taput pimpin monev Disparbudpora, dorong optimalisasi potensi pariwisata

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 09:46 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — WAKIL Bupati Tapanuli Utara (Wabup Taput), Deni Parlindungan Lumbantoruan, memimpin Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan program...

Read more
News

Banjir Tapteng meluas, Jembatan Rambing putus total — warga mengungsi

by Ingot Simangunsong
27 September 2026 | 06:14 WIB
0

TAPANULI TENGAH, SEGARIS.CO — HUJAN deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, sejak Sabtu (26/9/2026)...

Read more
News

Polsek Siantar Selatan tindaklanjuti video viral dugaan bullying siswi SMP Negeri 12

by Ingot Simangunsong
26 September 2026 | 18:15 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – POLSEK Siantar Selatan menindaklanjuti beredarnya video TikTok yang viral terkait dugaan aksi bullying dan kekerasan terhadap seorang...

Read more

Berita Terbaru

News

527 Alsintan disalurkan ke Kelompok Tani se-Tapanuli Utara

28 September 2026 | 16:58 WIB
News

MK buka jalan pembuktian, apa yang akan diuji dalam perkara syarat pendidikan Gibran?

28 September 2026 | 15:47 WIB
News

Sempat damai, Rumah Doa GKPI Rajeg ternyata masih belum bisa dipakai

28 September 2026 | 10:14 WIB
News

Wabup Taput pimpin monev Disparbudpora, dorong optimalisasi potensi pariwisata

28 September 2026 | 09:46 WIB
Buah Pikir

“Bupati sehari”

28 September 2026 | 07:19 WIB
SEREMONI

Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 digelar di Pematangsiantar, diikuti 106 pasangan

27 September 2026 | 17:17 WIB
News

Banjir Tapteng meluas, Jembatan Rambing putus total — warga mengungsi

27 September 2026 | 06:14 WIB
News

Polsek Siantar Selatan tindaklanjuti video viral dugaan bullying siswi SMP Negeri 12

26 September 2026 | 18:15 WIB
News

28 September jadi penentu, MK akan lanjutkan gugatan syarat pendidikan Gibran?

26 September 2026 | 12:56 WIB
News

Viral! Pertalite diduga bercampur semen di SPBU Padang, 10 kendaraan mogok

26 September 2026 | 12:38 WIB
News

“Raker PPTSB Sumut II lahirkan gagasan pembentukan LBH dan pemberdayaan pomparan Sinaga”

26 September 2026 | 10:06 WIB
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

25 September 2026 | 09:01 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus