Segaris.co
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Dari Pengkritik menjadi Pemuji: Perjalanan sunyi seorang aktivis

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
16 Juni 2026 | 00:45 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

DARI sudut pandang sosiologi dan psikologi, perubahan seorang aktivis menjadi “penjilat” biasanya bukan terjadi secara tiba-tiba.

Ia sering merupakan proses panjang yang dipengaruhi lingkungan, kekuasaan, kebutuhan hidup, dan perubahan cara berpikir.

Dari Perspektif Sosiologi

Perubahan posisi sosial
Ketika seorang aktivis masuk ke lingkaran kekuasaan, ia tidak lagi berada di luar sistem, tetapi menjadi bagian dari sistem itu.
Lambat laun, kritik yang dulu lantang bisa melemah karena ia ikut menikmati fasilitas, akses, dan status yang diberikan.
Ketergantungan ekonomi
Aktivisme sering tidak menjanjikan kestabilan finansial. Ketika seseorang mulai bergantung pada jabatan, proyek, atau sumber penghasilan yang terkait dengan penguasa, independensinya dapat berkurang.
Budaya patron-klien
Dalam masyarakat yang kuat budaya patronasenya, loyalitas kepada “orang besar” sering lebih dihargai daripada konsistensi prinsip.
Akibatnya, sebagian orang memilih menyenangkan atasan daripada menyuarakan kebenaran.
Tekanan kelompok
Manusia cenderung ingin diterima oleh komunitasnya. Jika lingkungan baru mengharuskan pujian dan kepatuhan, maka kritik perlahan dianggap ancaman bagi posisinya.

Dari Perspektif Psikologi

Ambisi dan kebutuhan pengakuan
Tidak semua aktivis digerakkan murni oleh idealisme. Ada yang juga memiliki kebutuhan kuat untuk dihormati, terkenal, atau berkuasa.
Ketika kesempatan itu datang, prinsip bisa tergeser oleh ambisi.
Rasionalisasi diri
Orang sering mencari alasan untuk membenarkan perubahan sikapnya. Misalnya: “Saya tetap memperjuangkan rakyat dari dalam.” “Kalau saya melawan, saya tidak bisa berbuat apa-apa.”
Awalnya mungkin benar, tetapi lama-kelamaan bisa menjadi pembenaran atas kompromi yang berlebihan.
Kelelahan idealisme (burnout)
Bertahun-tahun berjuang tanpa hasil yang terlihat dapat menimbulkan kelelahan mental. Sebagian orang akhirnya memilih jalan yang lebih nyaman daripada terus berkonflik.
Godaan kekuasaan
Psikolog politik sering menjelaskan bahwa kekuasaan dapat mengubah persepsi seseorang terhadap dirinya sendiri.
Ia mulai merasa lebih penting, lebih benar, dan lebih layak mendapat privilese dibanding orang yang dulu ia bela.

Gejala Awalnya

Beberapa tanda yang sering terlihat:
Kritik mulai selektif, hanya kepada lawan.
Kesalahan pihak yang didukung selalu dicari pembenarannya.
Lebih sering memuji tokoh daripada membahas gagasan.
Kehilangan keberanian untuk berbeda pendapat.
Loyalitas kepada figur mengalahkan loyalitas kepada nilai.

Refleksi Moral

Ada sebuah ungkapan yang sering dikaitkan dengan filsafat politik:
“Ketika seseorang terlalu lama berada dekat kekuasaan, ujian terbesarnya bukan lagi keberanian melawan, melainkan keberanian tetap jujur.”
Dalam perspektif iman Kristen, masalah utamanya bukan aktivis atau pejabat, melainkan hati manusia.
Sebab firman Tuhan berkata:
“Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.” (Matius 6: 21)
Artinya, ketika hati mulai terikat pada keuntungan, jabatan, atau pujian manusia, maka idealisme yang dahulu diperjuangkan dapat perlahan memudar.

 

Penulis, Ingot Simangunsong, adalah Pimpinan Redaksi mediaonline Segaris.co dan Penanggungjawab mediaonline kerohanian Shalom.click

Tags: BudimanPenjilatPsikologissegarisSegaris.coSosiologi
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more
Kolom

Bukan yang pertama, Jika MA setuju apa yang membuat pemakzulan Bupati Gowa bersejarah?

by Ingot Simangunsong
14 Agustus 2026 | 12:07 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong NAMA Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kini berada dalam pusaran proses politik dan hukum...

Read more
Kolom

Adab yang (Sengaja) Dilupakan

by Ingot Simangunsong
9 Agustus 2026 | 23:15 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong ENTAH disengaja, memang disengaja, atau pura-pura disengaja, kenyataannya memang demikian: adab semakin sering dilupakan....

Read more
Kolom

Kematian Winda Lorenza Gowasa: Polisi Sebut Bunuh Diri, Keluarga Curiga, Komisi III DPR Turun Tangan

by Ingot Simangunsong
9 Agustus 2026 | 07:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong KEMATIAN Winda Lorenza Gowasa (WL), mantan istri seorang anggota Polri di Medan, kini menjadi...

Read more

Berita Terbaru

News

Komite MAN 2 Langkat bantah tuduhan pungli SPP, tegaskan dana bersumber dari sumbangan wali siswa

16 September 2026 | 17:11 WIB
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

16 September 2026 | 16:03 WIB
News

Nusron Wahid tak terjaring OTT, 4 orang kepercayaannya jadi tersangka kasus HGB

16 September 2026 | 07:48 WIB
News

Belum tuntas kasus sebelumnya, 35 siswa SMKN 1 Merdeka kembali dilarikan ke rumah sakit usai santap MBG

15 September 2026 | 21:31 WIB
News

MBG jangan berujung “Makan gratis, risiko ditanggung anak”: PDIP Sumut desak rujukan siswa MTsN 2 Kisaran jangan dipersulit

15 September 2026 | 21:00 WIB
SEREMONI

TP PKK Pematangsiantar perkuat sinergi dan persiapkan penilaian Lomba PHBS

15 September 2026 | 19:14 WIB
News

OTT KPK di Jabodetabek: Kader Golkar Fahd A Rafiq diamankan dalam kasus HGB Bogor

15 September 2026 | 16:26 WIB
SEREMONI

Wali Kota Pematangsiantar dinilai beri perhatian besar kepada umat Katolik

15 September 2026 | 15:03 WIB
SEREMONI

Pemko Pematangsiantar susun Perwa PSU Perumahan, dorong kepastian hukum bagi pengembang dan masyarakat

15 September 2026 | 06:44 WIB
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

14 September 2026 | 20:53 WIB
PENDIDIKAN

Orangtua kecewa, SD Integritas Bangsa belum beri klarifikasi soal siswa patah tulang

14 September 2026 | 19:15 WIB
News

DPRD Sumut disorot, pungutan Rp75.000 per Siswa di MAN 2 Tanjungpura belum mendapat tanggapan

14 September 2026 | 18:00 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus