SIMALUNGUN – SEGARIS.CO – INSIDEN tumpahan minyak atau oli kembali terjadi di Kilometer 3,5 Jalan Asahan, Kabupaten Simalungun, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Tumpahan oli tersebut sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan selama beberapa jam.
Kondisi jalan yang licin juga dikhawatirkan membahayakan para pengguna jalan yang melintas di lokasi.
Merespons kejadian tersebut, Pangulu Siantar State, Juliani, turun langsung ke lokasi untuk membantu penanganan tumpahan oli.
Sejumlah personel Korem juga turut dikerahkan untuk membantu mensterilkan area dan mengantisipasi kecelakaan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga, Pangulu Siantar State bersama tim berupaya membersihkan tumpahan oli menggunakan serbuk somil yang tersedia tidak jauh dari lokasi kejadian.
Langkah cepat tersebut dilakukan mengingat lokasi tumpahan oli sebelumnya juga telah beberapa kali menimbulkan korban akibat kondisi jalan yang licin.
Peristiwa tumpahan oli di kawasan Jalan Asahan ini bukan kali pertama terjadi.
Menurut informasi di lapangan, kejadian serupa telah terjadi untuk kedua kalinya.
Pangulu Siantar State berharap para pengusaha maupun pihak yang bertanggung jawab dalam pengangkutan oli dapat meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang digunakan.
“Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian utama. Jangan hanya mengejar keuntungan, tetapi kondisi kendaraan yang digunakan untuk mengangkut oli juga harus diperiksa secara rutin agar tidak membahayakan masyarakat,” demikian harapan yang disampaikan Pangulu Siantar State.
Ia juga mengimbau agar proses pengangkutan oli dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi dan membahayakan pengguna jalan. [Hanna Napitu/***]






