Segaris.co
Jumat, 4 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

2 wiraswasta tersingkir, Dewan Pendidikan Taput “satu warna”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
11 Februari 2026 | 09:22 WIB
in Buah Pikir

Catatan | Martua Situmorang

PEMBENTUKAN dewan pendidikan di kabupaten/kota adalah untuk meningkatkan peranan masyarakat dalam bidang pendidikan, diperlukan wadah yang dapat mengakomodasi pandangan, aspirasi dan menggali potensi masyarakat untuk menjamin demokratisasi, transparansi, dan akuntabilitasi.

Awalnya, dewan pendidikan dibentuk berdasarkan Kemendiknas Nomor 044/U/2002 hanya di tingkat kabupaten/ kota. Belakangan ini dibentuk di tingkat provinsi dan pusat.

Perubahan paradigma pemerintah dari sentralisasi ke desentralisasi membawa implikasi terhadap meningkatnya peluang masyarakat berperanserta dalam pengelolaan pendidikan.

Inilah penjelasan Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Indra Djati Sidi ketika para Ketua Dewan Pendidikan mengikuti Workshop di Bogor.

Sehingga ditetapkan peran dan fungsi Dewan Pendidikan sebagai berikut :
Peran
a. Pemberi pertimbangan ( advisory body ) dalan penentuan pelaksanaan kebijakan pendidikan.
b.Pendukung (supporting agency ),baik berwujud finansial,pemikiran maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan.
c. Pengontrol ( controling agency ) dalam rangka transparansi, akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan
d.Mediator antara pemerintah ( eksekutif ) dan DPRD (legislatif) dengan masyarakat.

Fungsi
a. Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yng bermutu.
b.Melakukan kerjasama dengan masyarakat ( perorangan/ organisasi), pemerintah dan DPRD berkenaan pendidikan yang bermutu.
c.Menampung dan menganalisis aspirasi,ide,tuntutan dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh masyarakat.
d.Memberikan masukan, pertimbangan,dan rekomendasi kepada pemerintah daerah/ DPRD mengenai
1. Kebijakan dan program pendidikan
2. Kriteria kinerja daerah dalam bidang pendidikan, khusunya guru/tutor dan kepala satuan pendidikan.
4. Kriteria fasilitas pendidikan
5. Hal hal lain yang terkait dengan pendidikan.
e. Mendorong orangtua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan
f.Melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan, program, penyelenggaraan, dan keluaran pendidikan.

Untuk melaksanakan peran dan fungsi ini tidaklah pas hanya pakar/praktisi pendidikan (berlatar belakang guru dan dosen) untuk mengisi organ dewan pendidikan, tetapi seharusnya melibatkan LSM bidang pendidikan, tokoh masyarakat (ulama, budayawan, pemuka adat, dll), anggota masyarakat yang mempunyai perhatian pada peningkatan mutu pendidikan yang dijadikan di daerah, yayasan penyelenggara pendidikan, dunia usaha, organisasi profesi tenaga kependidikan, perwakilan dari komite sekolah.

Banyak orang yang peduli pendidikan di daerah ini, tetapi mereka tidak berpendidikan S1 sementara persyaratan menjadi anggota dewan pendidikan harus berpendidikan minimal  S1 dan berusia maksimal 70 tahun.

Jumlah yang mendaftar mengikuti seleksi anggota dewan pendidikan 47 orang, setelah diseleksi melalui wawancara oleh Timsel, terjaring 22 orang dan inilah yang diserahkan kepada Bupati Tapanuli Utara dan ditetapkan 11 orang, layaknya seperti penjaringan komisioner KPU dan Bawaslu.

Diantara 22 orang yang lolos seleksi, mayoritas dari praktisi pendidikan. Wajar tidak ada yang mendaftar dari tokoh masyarakat, pemuka adat dan pengusaha, mungkin mereka tidak memiliki ijazah S1.

Tetapi dari 22 nama yang lolos seleksi, ada 2 wiraswasta yakni Dian Sagita Lumbanbatu (S2) dan Frandus Tampubolon (S1), tetapi tersingkir sehingga kloplah anggota Dewan Pendidikan Tapanuli Utara Periode Tahun 2025-2030 hanya “Satu Warna” hanya dari pakar/praktisi pendidikan, sebab tidak ada wiraswasta, tokoh agama, LSM pendidikan, pemuka adat, anggota masyarakat dll.

Tarutung, 11 Pebruari 2026
Penulis : Pemerhati pendidikan, mantan Ketua Dewan Pendidikan Humbang Hasundutan, mantan Ketua Dewan Pendidikan Taput, Ketua Yayasan Parade Guru Tapanuli Utara dan Kepala Perwakilan Mediaonline Segaris.co  Kabupaten Tapanuli Utara

Tags: Dewan pendidikansegarisSegaris.coTapanuli Utara
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Tingkat inflasi Sumut tinggi, TANGGUNG JAWAB SIAPA?

by Ingot Simangunsong
16 Agustus 2026 | 22:51 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan Kantor Gubernur Sumut BERDASARKAN Perda No.10 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Perda No.8 Tahun 2022 Tentang...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Warga HKBP dijanjikan Sekda, ternyata hanya tiga bulan

by Ingot Simangunsong
3 Agustus 2026 | 14:28 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan SETELAH skenario awal menjadikan Topan Ginting sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) kandas. Bobby...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Stop pencitraan! Tidak ada urgensi Bobby-Surya berkantor di Nias

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 15:06 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan AKSI Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya berkantor di Pulau Nias hanya...

Read more
Buah Pikir

Diawali asesmen, Dinas Pendidikan Tapanuli Utara akan tingkatkan mutu pendidikan

by Ingot Simangunsong
31 Juli 2026 | 11:18 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang LANGKAH yang dilakukan Kadis Pendidikan Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan untuk meningkatkan mutu pendidikan sangat tepat....

Read more

Berita Terbaru

News

Rapidin Simbolon pimpin penyaluran bantuan untuk pengungsi erupsi Gunung Sinabung

4 September 2026 | 08:20 WIB
News

Saleh Partaonan Daulay: Penyaluran KUR dengan plafon Rp100 juta tak perlu agunan tambahan

4 September 2026 | 06:56 WIB
News

Kebakaran pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga pekerja vendor tewas

3 September 2026 | 18:03 WIB
News

Jusniar Siahaan: “Penutupan Hotel Zoe’s Paradise hanya akal-akalan saja”

3 September 2026 | 17:29 WIB
SEREMONI

Dengan akhlak Nabi, Polres Siantar wujudkan pelayanan humanis

3 September 2026 | 14:06 WIB
News

Erupsi Gunung Sinabung ganggu penerbangan Kualanamu, Bandara sempat ditutup sementara

3 September 2026 | 13:07 WIB
News

Bukan sekadar ekonomi, CU dampingan YAPIDI cetak pemimpin perempuan dari desa

3 September 2026 | 10:01 WIB
News

Gerakan Pangan Murah di Pasar Tarutung, Bupati: “Langkah konkret menekan laju inflasi”

3 September 2026 | 06:47 WIB
SEREMONI

Kejari Simalungun gelar upacara Harlah ke-81 Kejaksaan RI 

2 September 2026 | 16:17 WIB
SEREMONI

Polres Pematangsiantar beri kejutan Harlah ke-81 Kejaksaan 

2 September 2026 | 16:03 WIB
News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus