Segaris.co
Kamis, 29 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

2 wiraswasta tersingkir, Dewan Pendidikan Taput “satu warna”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
11 Februari 2026 | 09:22 WIB
in Buah Pikir

Catatan | Martua Situmorang

PEMBENTUKAN dewan pendidikan di kabupaten/kota adalah untuk meningkatkan peranan masyarakat dalam bidang pendidikan, diperlukan wadah yang dapat mengakomodasi pandangan, aspirasi dan menggali potensi masyarakat untuk menjamin demokratisasi, transparansi, dan akuntabilitasi.

Awalnya, dewan pendidikan dibentuk berdasarkan Kemendiknas Nomor 044/U/2002 hanya di tingkat kabupaten/ kota. Belakangan ini dibentuk di tingkat provinsi dan pusat.

Perubahan paradigma pemerintah dari sentralisasi ke desentralisasi membawa implikasi terhadap meningkatnya peluang masyarakat berperanserta dalam pengelolaan pendidikan.

Inilah penjelasan Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Indra Djati Sidi ketika para Ketua Dewan Pendidikan mengikuti Workshop di Bogor.

Sehingga ditetapkan peran dan fungsi Dewan Pendidikan sebagai berikut :
Peran
a. Pemberi pertimbangan ( advisory body ) dalan penentuan pelaksanaan kebijakan pendidikan.
b.Pendukung (supporting agency ),baik berwujud finansial,pemikiran maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan.
c. Pengontrol ( controling agency ) dalam rangka transparansi, akuntabilitas penyelenggaraan dan keluaran pendidikan
d.Mediator antara pemerintah ( eksekutif ) dan DPRD (legislatif) dengan masyarakat.

Fungsi
a. Mendorong tumbuhnya perhatian dan komitmen masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yng bermutu.
b.Melakukan kerjasama dengan masyarakat ( perorangan/ organisasi), pemerintah dan DPRD berkenaan pendidikan yang bermutu.
c.Menampung dan menganalisis aspirasi,ide,tuntutan dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan oleh masyarakat.
d.Memberikan masukan, pertimbangan,dan rekomendasi kepada pemerintah daerah/ DPRD mengenai
1. Kebijakan dan program pendidikan
2. Kriteria kinerja daerah dalam bidang pendidikan, khusunya guru/tutor dan kepala satuan pendidikan.
4. Kriteria fasilitas pendidikan
5. Hal hal lain yang terkait dengan pendidikan.
e. Mendorong orangtua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan
f.Melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan, program, penyelenggaraan, dan keluaran pendidikan.

Untuk melaksanakan peran dan fungsi ini tidaklah pas hanya pakar/praktisi pendidikan (berlatar belakang guru dan dosen) untuk mengisi organ dewan pendidikan, tetapi seharusnya melibatkan LSM bidang pendidikan, tokoh masyarakat (ulama, budayawan, pemuka adat, dll), anggota masyarakat yang mempunyai perhatian pada peningkatan mutu pendidikan yang dijadikan di daerah, yayasan penyelenggara pendidikan, dunia usaha, organisasi profesi tenaga kependidikan, perwakilan dari komite sekolah.

Banyak orang yang peduli pendidikan di daerah ini, tetapi mereka tidak berpendidikan S1 sementara persyaratan menjadi anggota dewan pendidikan harus berpendidikan minimal  S1 dan berusia maksimal 70 tahun.

Jumlah yang mendaftar mengikuti seleksi anggota dewan pendidikan 47 orang, setelah diseleksi melalui wawancara oleh Timsel, terjaring 22 orang dan inilah yang diserahkan kepada Bupati Tapanuli Utara dan ditetapkan 11 orang, layaknya seperti penjaringan komisioner KPU dan Bawaslu.

Diantara 22 orang yang lolos seleksi, mayoritas dari praktisi pendidikan. Wajar tidak ada yang mendaftar dari tokoh masyarakat, pemuka adat dan pengusaha, mungkin mereka tidak memiliki ijazah S1.

Tetapi dari 22 nama yang lolos seleksi, ada 2 wiraswasta yakni Dian Sagita Lumbanbatu (S2) dan Frandus Tampubolon (S1), tetapi tersingkir sehingga kloplah anggota Dewan Pendidikan Tapanuli Utara Periode Tahun 2025-2030 hanya “Satu Warna” hanya dari pakar/praktisi pendidikan, sebab tidak ada wiraswasta, tokoh agama, LSM pendidikan, pemuka adat, anggota masyarakat dll.

Tarutung, 11 Pebruari 2026
Penulis : Pemerhati pendidikan, mantan Ketua Dewan Pendidikan Humbang Hasundutan, mantan Ketua Dewan Pendidikan Taput, Ketua Yayasan Parade Guru Tapanuli Utara dan Kepala Perwakilan Mediaonline Segaris.co  Kabupaten Tapanuli Utara

Tags: Dewan pendidikansegarisSegaris.coTapanuli Utara
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

Di Tanah Jawa, Kejari Simalungun temukan pekerjaan revitalisasi sekolah yang perlu diperbaiki

28 Oktober 2026 | 20:45 WIB
News

Landen Marbun: “Jika penangkapan dan pengungkapan dilakukan setelah ada korban, maka kita terlambat satu langkah”

28 Oktober 2026 | 20:33 WIB
Tak Berkategori

Kapolres Pematangsiantar hadiri kirab kebangsaan dan doa lintas agama sambut Sumpah Pemuda

28 Oktober 2026 | 10:24 WIB
News

Bupati Taput tekankan peran strategis guru dalam meningkatkan kualitas SDM

28 Oktober 2026 | 10:11 WIB
News

Jhonson M Silaban pimpin SMSI Tapanuli Utara

28 Oktober 2026 | 10:01 WIB
News

Berawal dari arisan ibu-ibu, CU Maju Tarutung kini bermodal Rp126 miliar

27 Oktober 2026 | 13:52 WIB
News

Kapolres Simalungun turun langsung atur lalu lintas

26 Oktober 2026 | 12:22 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar hadiri syukuran ruang kelas baru MIS Al Washliyah

25 Oktober 2026 | 21:10 WIB
News

HUT ke-5 Flobamora, Bonifasius Nurak ajak perkuat persaudaraan dan tinggalkan perpecahan

24 Oktober 2026 | 21:18 WIB
News

Uskup Sibolga apresiasi Wesly Silalahi, Pesparani Sumut III gaungkan harmoni dan toleransi

24 Oktober 2026 | 18:40 WIB
News

Bupati Tapanuli Utara kawal usulan peningkatan status ruas jalan daerah menjadi jalan nasional 

23 Oktober 2026 | 18:20 WIB
News

Polres Pematangsiantar dan Forkopimda ikuti kunker Kapolri, deklarasikan penolakan narkoba

23 Oktober 2026 | 18:12 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus