PEMATANGSIANTAR — SEGARIS.CO — ANGGOTA DPRD Provinsi Sumatera Utara, Dapil X Kota Pematangsiantar – Kabupaten Simalungun, Dasa M Sinaga SE, melaksanakan kegiatan Reses II Tahun Sidang II Tahun 2025-2026 bersama warga STM Marsioloan dan STM Rim Ni Tahi di Jalan Mayjend Ricardo Siahaan, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Senin 9 Februari 2026.
Dasa Sinaga menyampaikan, reses digelar untuk menampung aspirasi masyarakat terkait kelanjutan pembangunan, khususnya di Kota Pematangsiantar.
“Melalui reses ini, kita catat aspirasi yang disampaikan, dan dibawa dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Sumatera Utara agar diperjuangkan untuk membawa anggaran dari provinsi, khususnya pembangunan irigasi mau pun jalan provinsi,” kata Dasa Sinaga dari Fraksi Partai Golkar yang juga anggota Komisi D membidangi masalah pembangunan tersebut.
Sementara itu, warga menyampaikan aspirasi terkait masalah BPJS, KIP, perawatan kawasan daerah aliran sungai, dan kerusakan jalan provinsi yang butuh perhatian khusus. Juga terhadap penataan kabel listrik dan internet, yang sangat mengganggu.
Warga berharap peranan Dasa Sinaga dalam mengkoordinasikan permasalahan tersebut kepada Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, terhadap penataan kabel listrik dan internet, yang sangat mengganggu dan perlu ditata.
Lurah Aek Nauli, Srilan Dwi Nainggolan berharap, “Apa aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat diperjuangkan Pak Dasa Sinaga dan terakomodir dalam anggaran provinsi Sumatera Utara.”
Terkait masalah tanah wakaf yang sangat mendesak dibutuhkan masyarakat, dan sudah berulang kali disampaikan dalam reses yang digelar dan Dasa Sinaga sangat mengapresiasi memperjuangkannya, Camat Siantar Selatan, Henri Gunawan Purba, menginformasikan bahwa lahan wakaf sudah ada dan dalam proses penyelesaian untuk ketersediaannya.
“Setiap kelompok masyarakat yang mewakili agama yang ada, akan disediakan lahan seluas 2 hektar,” kata Henri Gunawan Purba yang juga menyampaikan bahwa Kelurahan Aek Nauli merupakan kelurahan berprestasi yang dinobatkan sebagai Kelurahan Terbaik sebagai Kampung Berkualitas se Sumatra Utara, Penyuluh KB Terbaik Sumut, dan memiliki Sekolah Lansia (gratis yang dibina sejumlah guru relawan).
Dasa Sinaga mengapresiasi informasi yang disampaikan Camat terkait tanah wakaf sebagai bagian dari aspirasi yang ditampung dan telah terakomodir oleh Pemko Pematangsiantar.
Pada kesempatan tersebut, Dasa Sinaga menyambut baik kehadiran Sekolah Lansia di Kelurahan Aek Nauli, dimana para guru yang mengajar dengan sukarela mengabdikan diri untuk para lansia. Sebagai bentuk apresiasi, secara pribadi Dasa Sinaga menyerahkan tali asih Rp3.000.000 bagi Sekolah Lansia. [Ingot Simangunsong/***]





