Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Kepala Desa Hulu gunakan dana desa tanpa musyawarah

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
9 Februari 2026 | 22:14 WIB
in News

DELISERDANG — SEGARIS.CO — DANA Desa (DD) adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang diperuntukkan bagi desa, ditransfer melalui APBD kabupaten/kota.

DD digunakan untuk mendanai penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa guna meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa.

Hal itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa berikut peraturan pelaksanaannya yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) maupun Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang diperbaharui setiap tahunnya.

Hal berbeda terjadi di Desa Hulu, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Kepala Desa (Kades) berinisial KAW, menggunakan DD tanpa memperhatikan skala perioritas dan tidak melalui musyawarah desa.

Penyimpangan ini disampaikan warga Desa Hulu, Ferry, kepada media, Minggu (08/02/2026), di Pancurbatu.

Disebutnya pemasangan paving block di jalan desa yang dekat dengan tempat tinggalnya itu, sama sekali tidak bermanfaat bagi warga desa.

“Hanya ada satu warga yang tinggal di jalan itu. Dan jalan itu buntu. Jadi warga merasa kalau pemasangan paving block itu sia-sia dan pemborosan. Padahal, dana itu bisa digunakan untuk keperluan yang lain bagi kemajuan desa,” kata Ferry.

Diungkap Ferry, dulu KAW saat maju menjadi calon Kades, dia meminta dukungan warga dan berjanji akan menuntaskan masalah jalan buntu tersebut.

“Dulu jalan itu tembus ke Jalan Jamin Ginting. Tapi entah bagaimana, pemilik tanah yang berada di Jalan Jamin Ginting menjual tanahnya kepada pembeli yang sudah membeli tanah disampingnya. Tapi Kades sebelumnya, membiarkan pemilik baru menembok jalan itu. Warga jadi curiga ada kerjasama pemilik baru itu dengan Kades lama,” beber Ferry.

Masalah itu dimanfaatkan KAW untuk maju menjadi Calon Kades dengan janji kepada warga akan menuntaskan masalah tersebut.

Dan warga saat itu sempat berdemo ke Kantor Camat Pancur Batu, timpal Nefo, warga lainnya.

“Karena itulah, kami warga di desa ini mendukungnya maju menjadi Calon Kades dan memenangkannya,” jelas Nefo.

Tapi setelah KAW menjadi Kades, sambungnya, KAW tidak menuntaskan masalah tersebut. Dan tanpa musyawarah warga desa, tiba-tiba KAW memasang paving block di jalan yang masih buntu itu dengan menggunakan DD.

Warga pun keberatan dengan kebijakan KAW sebagai Kades yang memasang paving block di jalan buntu itu.

Menurut Kawar, warga lainnya, panjang pemasangan paving block itu sekitar tiga meter kali 48 meter dan jembatan paritnya juga dicor.

“Ukuran panjangnya sama dengan panjang tanah saya. Sebab samanya bidang tanah saya dengan tanah yang disebelah jalan buntu itu,” katanya.

Saat ditanya besaran anggaran DD yang digelontorkan untuk pemasangan paving block itu, warga kurang mengetahuinya secara pasti karena tidak ada plang pengerjaannya.

Ketika komplain warga ini dikonfirmasi kepada KAW melalui pesan WhatsApp (WA)-nya, Senin (09/02/2026), meski terkirim dan sudah dibaca, dia tidak menanggapinya.

Dalam pesan tersebut, kepada KAW dipertanyakan apa yang menjadi dasar pemikiran dan pertimbangannya melakukan pemasangan paving block di jalan buntu itu yang menurut warga tidak bermanfaat karena kejelasan status jalan tersebut juga belum ada sampai saat ini, dia tidak memanggapinya.

Kepadanya juga ditanyakan tentang pengakuan warga bahwa pemasangan itu juga tidak melalui musyawarah warga, termasuk besaran anggaran yang dialokasikan dari DD untuk pengerjaan itu, KAW juga tidak menjawabnya.

Saat dihubungi melalui telepon WA-nya, meski berdering, terkesan KAW mengabaikannya. Sampai berita ini tayang, KAW sama sekali tidak ada memberikan klarifikasi terhadap hal itu. [Sipa Munthe/***]

Tags: Dana DesaDeliserdangPancurbatusegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 14:04 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --  BIDANG Kedokteran dan Kesehatan Polres Pematangsiantar melaksanakan Safety Food untuk distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 2...

Read more
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 13:25 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Gunung api...

Read more
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more

Berita Terbaru

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus