Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Menjelang finalisasi APBD 2026, kebijakan studi banding Pemkab Samosir dipertanyakan

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
15 November 2025 | 13:11 WIB
in News

SAMOSIR — SEGARIS.CO —  MENJELANG pembahasan akhir Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026, kritik terhadap arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Samosir mengemuka.

Salah satu sorotan tertuju pada langkah Wakil Bupati Samosir yang melakukan studi banding peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke Kota Pematangsiantar.

Kebijakan tersebut dinilai tidak mencerminkan kebutuhan riil daerah yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian.

Pernyataan itu disampaikan Oloan Simbolon, politisi sekaligus mantan Wakil Ketua DPRD Samosir, pada Sabtu (15/11/2025).

Pemkab Samosir jajaki Penguatan kerjasama dan peningkatan PAD ke Pemkot Pematangsiantar

Ia menilai Pematangsiantar tidak memiliki karakteristik yang dapat dijadikan acuan bagi Samosir, terutama karena kota tersebut bukan daerah agraris dan tidak menghadapi persoalan irigasi sebagaimana dialami masyarakat Samosir.

“Struktur ekonomi Pematangsiantar berbeda jauh dari Samosir. Mengambil referensi dari daerah yang tidak memiliki persoalan agraris jelas tidak relevan,” ujar Oloan.

Krisis Air Membayangi Kehidupan Petani

Dalam satu tahun terakhir, warga Samosir menghadapi tekanan berat akibat krisis air yang berkepanjangan.

Kekeringan, sumur mengering, irigasi tak berfungsi, hingga kebutuhan air minum yang harus dibeli menjadi kondisi yang dialami sebagian besar penduduk.

Lebih dari 80 persen masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian, namun kini harus berhadapan dengan lahan yang tidak lagi tersentuh pasokan air.

Di tengah tantangan tersebut, pemerintah daerah justru memilih melakukan studi banding PAD ke kota yang tidak mengalami persoalan serupa.

Oloan menyebut langkah tersebut sebagai kebijakan yang keliru dan bertentangan dengan kebutuhan mendesak masyarakat.

Sorotan terhadap Relevansi Kebijakan

Menurut Oloan, keputusan studi banding tersebut menunjukkan ketidaktepatan membaca konteks kebutuhan daerah.

Ia menilai Samosir lebih membutuhkan solusi konkret terkait penyediaan air dan perbaikan jaringan irigasi daripada mempelajari model peningkatan PAD di perkotaan.

Ia menekankan pentingnya langkah strategis seperti pengangkatan air Danau Toba ke wilayah ketinggian, pemulihan sistem irigasi, serta kebijakan perlindungan bagi petani yang terdampak kekeringan.

“Kebijakan yang tidak sesuai konteks hanya memperlihatkan jauhnya pemerintah dari realitas yang dihadapi masyarakat,” kata Oloan.

Pariwisata Tak Akan Berkembang tanpa Penyediaan Air

Oloan juga mengingatkan bahwa upaya peningkatan PAD, termasuk melalui sektor pariwisata, tidak akan berjalan tanpa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Pemenuhan suplai air dinilai harus menjadi prioritas utama sebelum berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi.

“Yang harus dipastikan pemerintah adalah bagaimana air dapat mengalir ke sawah, bukan semata bagaimana anggaran mengalir ke kegiatan seremonial,” tegasnya.

Dorongan Perubahan Arah APBD 2026

Oloan mendesak agar APBD 2026 difokuskan pada penyelamatan masyarakat dari krisis air, bukan pada program rutin atau perjalanan dinas.

Anggaran tersebut diharapkan dapat diarahkan untuk penyediaan air bersih, revitalisasi irigasi, dan pemulihan ekonomi pertanian.

“Jika pemerintah masih mengutamakan studi banding yang tidak relevan sementara petani bertahan hidup tanpa air, maka yang dipertanyakan adalah kualitas kepemimpinan, bukan rakyat,” ujarnya. [Hatoguan Sitanggang/***]

Tags: Oloan SimbolonPemkab SamosirsegarisSegaris.coStudi Banding
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more
News

Update Berastagi malam ini

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO -- ABU masih menjadi persoalan utama. Laporan terbaru yang terbit hari ini menyebut abu vulkanik menutupi sejumlah ruas...

Read more
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi melepas tim sidak pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dari halaman Balai...

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus