Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Arahan Presiden: berantas korupsi dan mafia di sektor pertanian

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
27 November 2024 | 10:58 WIB
in News

JAKARTA — SEGARIS.CO — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan 11 pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) serta mem-blacklist empat perusahaan pupuk yang terbukti mengedarkan pupuk palsu.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi dan mafia di sektor pertanian, serta perlindungan terhadap petani yang selama ini dirugikan.

Amran mengungkapkan bahwa empat perusahaan swasta yang memproduksi pupuk NPK terbukti bersalah setelah hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan NPK dalam produk mereka jauh di bawah standar yang ditetapkan.

Peranan Bulog pada masa Orde Baru: sejarah, prestasi, dan kebangkitan kembali di era Prabowo Subianto

Salah satunya bahkan hanya memiliki kandungan 0, sekian persen, padahal standar minimum adalah 15%.

“Empat perusahaan ini kami blacklist, dan berkasnya sudah kami serahkan kepada penegak hukum. Selain itu, terdapat 23 perusahaan lain yang produknya juga tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Kami akan menindaklanjuti hal ini, dan jika terbukti melanggar, akan kami serahkan ke pihak berwenang,” ujar Amran dalam konferensi pers di kantor Kementan, Selasa (26/11/2024).

Mentan menekankan bahwa peredaran pupuk palsu dan berkualitas rendah sangat merugikan petani.

Potensi kerugian yang ditimbulkan akibat pupuk palsu diperkirakan mencapai Rp600 miliar, sementara kerugian akibat pupuk berkualitas rendah bisa mencapai Rp3,2 triliun.

“Bayangkan, petani mengeluarkan biaya sekitar Rp19 juta per hektare untuk pengolahan tanah, pembibitan, dan pembelian pupuk, namun hasilnya gagal karena pupuk yang tidak sesuai standar. Ini adalah tindakan yang sangat merugikan dan tidak manusiawi,” tegas Amran.

Sebagai bagian dari langkah tegas ini, sebanyak 11 pejabat Kementan yang terlibat dalam proses pengadaan pupuk, mulai dari direktur hingga staf, telah dinonaktifkan.

Amran juga menegaskan bahwa apabila diperlukan, mereka akan diserahkan ke pihak berwajib.

“11 orang yang terkait dalam proses pengadaan pupuk sudah kami non-aktifkan mulai hari ini. Mereka terdiri dari pejabat eselon 2, eselon 3, hingga staf yang terlibat dalam proses lelang. Kami mohon maaf atas kejadian ini, dan kami akan terus memastikan pengawasan yang lebih ketat,” ujar Amran.

Namun, Amran enggan mengungkapkan identitas pejabat atau PNS Kementan yang terlibat dalam praktik merugikan ini.

“Yang penting sekarang adalah bagaimana kita bisa menyelamatkan petani dan sektor pertanian, sesuai dengan arahan Presiden,” ujarnya.

Tindakan ini sendiri berawal dari laporan masyarakat mengenai peredaran pupuk palsu yang merugikan petani.

Amran mengapresiasi peran serta masyarakat dan media dalam membantu mengungkap masalah ini, sehingga langkah tegas dapat segera diambil. [RE/***]

 

Tags: BerantasMafiaPupuksegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more
News

Update Berastagi malam ini

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO -- ABU masih menjadi persoalan utama. Laporan terbaru yang terbit hari ini menyebut abu vulkanik menutupi sejumlah ruas...

Read more
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi melepas tim sidak pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dari halaman Balai...

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus