Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

SIDANG dugaan asusila Ketua KPU Hasyim Asy’ari, akhir MEI

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
9 Mei 2024 | 07:03 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan mengadakan sidang terkait dugaan tindakan tidak senonoh yang melibatkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari, terhadap seorang perempuan yang bekerja sebagai Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), pada akhir bulan Mei ini.

Ketua DKPP, Heddy Lugito, menyatakan bahwa perkara tersebut telah diregistrasi, menandakan kesiapan untuk disidangkan.

“Hal ini terkait kasus di PPLN Belanda yang melibatkan dugaan tindakan tidak senonoh, yang telah lolos verifikasi material. Kami tinggal menunggu jadwal sidang,” ujar Heddy dalam acara publikasi mengenai sidang dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu di Hotel Vertu Harmoni, Jakarta, pada Rabu (08/05/2024).

Heddy menegaskan bahwa saat ini ada 90 perkara yang siap disidangkan oleh DKPP. Ia memperkirakan antrean perkara tersebut dapat berlangsung selama 3-4 bulan. Oleh karena itu, penanganan perkara ini diprioritaskan.

Dumaris Sinaga: “Jadi GURU untuk meneruskan jejak orangtua dan bangga disapa mantan siswa”

“Karena ini adalah perkara yang menarik perhatian publik, DKPP akan memberikan prioritas dalam penanganan perkara ini, untuk memberikan kepastian hukum bagi pengadu dan teradu. Kemungkinan besar, sidang akan dilakukan pada akhir bulan Mei,” jelas Heddy.

Saat ini tanggal masih belum pasti, namun kami berencana agar sidang tidak berlangsung melewati bulan Mei. Sekarang sudah tanggal 9, jadi sekitar 3 minggu lagi, sekitar 2 atau 3 minggu lagi, katanya.

Heddy menyatakan bahwa teknis persidangan akan dilakukan secara tertutup. Hal ini sesuai dengan permintaan pengadu dan prosedur hukum DKPP dalam menangani perkara dugaan tindakan tidak senonoh.

“Jika tidak diminta (untuk dilakukan secara tertutup), prosedur hukum DKPP memang menentukan bahwa perkara yang melibatkan dugaan tindakan tidak senonoh akan disidangkan secara tertutup. Kami sudah melakukan sidang dengan prosedur yang sama berkali-kali untuk perkara seperti ini,” kata Heddy.

Wartawan juga menanyakan apakah tindakan yang berulang kali dilakukan akan menjadi pertimbangan dalam menetapkan sanksi.

Heddy menjelaskan bahwa perkara ini harus diperiksa terlebih dahulu untuk menentukan apakah aduannya dapat dibuktikan atau tidak.

“Kita belum bisa menyimpulkan apakah aduannya dapat dibuktikan atau tidak. Pertama-tama, kita harus memeriksa apakah aduannya dapat dibuktikan atau tidak. Pengaduan adalah pengaduan, belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu, teman-teman harus tetap menjaga dan menghormati. Meskipun dalam hukum pidana ada asas praduga tak bersalah, namun dalam hal ini, asas tersebut harus tetap dijaga, karena ini bukan kasus pidana,” katanya.

Tindakan tidak senonoh

Hasyim Asy’ari dilaporkan ke DKPP atas dugaan tindakan tidak senonoh terhadap seorang perempuan yang bertugas sebagai PPLN.

Laporan tersebut diajukan oleh Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH FHUI) dan LBH Apik pada Kamis (18/4) sore.

“Pada hari ini, kami melaporkan Ketua KPU ke DKPP atas dugaan pelanggaran etik, integritas, dan profesionalisme yang diduga melibatkan tindakan-tindakannya dalam menjalin hubungan personal, hubungan romantis dengan seorang PPLN di luar negeri,” ungkap Aristo Pangaribuan, kuasa hukum korban, di DKPP.

Aristo menjelaskan bahwa beberapa bukti telah dilampirkan dalam laporan tersebut, termasuk bukti percakapan dan foto-foto.

Menurutnya, Hasyim mencoba mendekati korban mulai dari Agustus 2023 hingga Maret 2024. Keduanya sempat bertemu di Indonesia dan di luar negeri.

Meski pun jarak memisahkan, Hasyim tetap aktif mendekati petugas PPLN tersebut. [RE/***]

Tags: AsusilaKetuaKPUKPU RIMeisegarisSegaris.coSidang
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more
News

Update Berastagi malam ini

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO -- ABU masih menjadi persoalan utama. Laporan terbaru yang terbit hari ini menyebut abu vulkanik menutupi sejumlah ruas...

Read more
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi melepas tim sidak pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dari halaman Balai...

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus