Segaris.co
Rabu, 30 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

PMKRI soroti keracunan massal pelajar di Karo, desak evaluasi menyeluruh program MBG

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
14 Agustus 2026 | 11:07 WIB
in News

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO — PERHIMPUNAN Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Pematangsiantar Santo Fransiskus dari Assisi menyoroti insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar di Kecamatan Berastagi dan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2026).

Para pelajar diduga mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kodim setempat.

Berdasarkan data terbaru yang disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Zulkarnain Barus, sebanyak 265 murid SMA/SMK diduga mengalami keracunan.

Rinciannya, 202 siswa berasal dari SMA Negeri 1 Berastagi, 25 siswa dari SMA Swasta Bersama, dan 38 siswa dari SMK Swasta Bersama.

Namun, jumlah tersebut berbeda dengan data yang disampaikan Bupati Karo Antonius Ginting yang menyebut terdapat 255 siswa terdampak.

Perbedaan data tersebut menjadi perhatian karena hingga kini informasi mengenai jumlah korban belum sepenuhnya seragam.

Data dari dua sekolah tingkat SMP yang disebut turut terdampak, yakni SMP Negeri 3 Kabanjahe dan SMP Swasta Bersama, juga belum diperoleh secara lengkap.

Dugaan penyebab masih berbeda

Selain jumlah korban, keterangan mengenai makanan yang diduga menjadi pemicu gangguan kesehatan juga masih berbeda.

Zulkarnain Barus menyebut gulai ikan dencis sebagai salah satu menu yang diduga menjadi penyebab.

Sementara itu, keterangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo dan Bupati Karo menyebut ikan tongkol.

Sejumlah korban dilaporkan mengalami berbagai gejala, mulai dari gatal-gatal, mual, muntah, kejang hingga sesak napas.

Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Pematangsiantar, Paulinus Mersiwince Gulo, menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut.

“Ini bukan kasus pertama, dan kalau tidak dievaluasi serius, korban akan terus berjatuhan. Negara wajib menjamin makanan yang diberikan kepada anak-anak sekolah aman dikonsumsi, bukan malah membahayakan nyawa mereka,” ujar Paulinus.

BELALANG tidak punya Raja, tapi tahu cara bersatu

PMKRI soroti pernyataan Bupati Karo

Paulinus juga menanggapi pernyataan Bupati Karo yang menyebut kondisi para korban sebagai “berita baik” karena tidak mengkhawatirkan.

Menurutnya, kondisi tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG.

“Ratusan anak dilarikan ke rumah sakit itu bukan berita baik, itu alarm bahwa ada yang salah dalam sistem pengawasan MBG. Pejabat publik semestinya lebih peka membaca situasi,” tegasnya.

PMKRI menilai perbedaan data mengenai jumlah korban maupun dugaan menu penyebab menunjukkan perlunya koordinasi yang lebih kuat antarlembaga.

Paulinus juga mempertanyakan mekanisme pengawasan dan penindakan terhadap penyelenggara MBG apabila terjadi kelalaian dalam penyediaan makanan.

“Kalau instansi pemerintah saja belum satu suara soal menu dan jumlah korban, bagaimana masyarakat bisa percaya penanganannya serius. Sampai sekarang MBG belum punya mekanisme baku soal pengawasan dan sanksi, padahal penyajiannya di lapangan kerap dikeluhkan asal-asalan,” katanya.

Desak BGN perkuat pengawasan

Atas kejadian tersebut, PMKRI Cabang Pematangsiantar mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) menyusun dan menerapkan mekanisme pengawasan yang lebih jelas, termasuk ketentuan mengenai sanksi bagi SPPG yang terbukti lalai memenuhi standar penyajian dan keamanan pangan.

Menurut PMKRI, mekanisme tersebut harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program MBG, bukan sekadar imbauan.

PMKRI juga mendesak BGN bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Karo segera menyampaikan hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium secara terbuka kepada masyarakat.

Transparansi tersebut dinilai penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai penyebab kejadian, jumlah korban, serta langkah penanganan yang telah dilakukan pemerintah.

Selain itu, PMKRI meminta agar seluruh korban mendapatkan pemulihan dan pendampingan medis secara menyeluruh sampai kondisi mereka benar-benar dinyatakan pulih.

Momentum evaluasi nasional

PMKRI Cabang Pematangsiantar berharap insiden di Kabupaten Karo menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program MBG.

Menurut PMKRI, program pemenuhan gizi bagi pelajar harus berjalan seiring dengan jaminan keamanan pangan, pengawasan yang ketat, koordinasi antarlembaga, serta mekanisme pertanggungjawaban yang jelas.

“Jangan sampai niat baik memenuhi kebutuhan gizi anak-anak justru menimbulkan persoalan baru karena lemahnya pengawasan,” demikian sikap PMKRI.

PMKRI berharap peristiwa tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan MBG secara nasional sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi di daerah lain. [Rel/***]

Tags: BGNBupatiEvaluasiKabupaten KaroKeracunanMBGPMKRISegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

Herry Chandra ditunjuk jadi Ketua DKK Sumatera DPP APIKI Periode 2026-2031

by Ingot Simangunsong
30 September 2026 | 13:13 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO —  DEWAN Pimpinan Pusat Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (DPP APIKI) menetapkan Herry Chandra, ST sebagai Ketua...

Read more
News

PT KINRA salurkan CSR untuk renovasi Polsek Bosar Maligas dan penerangan jalan

by Ingot Simangunsong
30 September 2026 | 12:57 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO — PT Kawasan Industri Nusantara (PT KINRA) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional...

Read more
News

527 Alsintan disalurkan ke Kelompok Tani se-Tapanuli Utara

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 16:58 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — Bupati Tapanuli Utara, Jonius TP Hutabarat, menyalurkan 527 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok...

Read more
News

MK buka jalan pembuktian, apa yang akan diuji dalam perkara syarat pendidikan Gibran?

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 15:47 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO -- PERKARA Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming...

Read more
News

Sempat damai, Rumah Doa GKPI Rajeg ternyata masih belum bisa dipakai

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 10:14 WIB
0

TANGERANG, SEGARIS.CO — PERSOALAN Rumah Doa Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang,...

Read more
News

Wabup Taput pimpin monev Disparbudpora, dorong optimalisasi potensi pariwisata

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 09:46 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — WAKIL Bupati Tapanuli Utara (Wabup Taput), Deni Parlindungan Lumbantoruan, memimpin Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan program...

Read more

Berita Terbaru

News

Herry Chandra ditunjuk jadi Ketua DKK Sumatera DPP APIKI Periode 2026-2031

30 September 2026 | 13:13 WIB
News

PT KINRA salurkan CSR untuk renovasi Polsek Bosar Maligas dan penerangan jalan

30 September 2026 | 12:57 WIB
News

527 Alsintan disalurkan ke Kelompok Tani se-Tapanuli Utara

28 September 2026 | 16:58 WIB
News

MK buka jalan pembuktian, apa yang akan diuji dalam perkara syarat pendidikan Gibran?

28 September 2026 | 15:47 WIB
News

Sempat damai, Rumah Doa GKPI Rajeg ternyata masih belum bisa dipakai

28 September 2026 | 10:14 WIB
News

Wabup Taput pimpin monev Disparbudpora, dorong optimalisasi potensi pariwisata

28 September 2026 | 09:46 WIB
Buah Pikir

“Bupati sehari”

28 September 2026 | 07:19 WIB
SEREMONI

Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 digelar di Pematangsiantar, diikuti 106 pasangan

27 September 2026 | 17:17 WIB
News

Banjir Tapteng meluas, Jembatan Rambing putus total — warga mengungsi

27 September 2026 | 06:14 WIB
News

Polsek Siantar Selatan tindaklanjuti video viral dugaan bullying siswi SMP Negeri 12

26 September 2026 | 18:15 WIB
News

28 September jadi penentu, MK akan lanjutkan gugatan syarat pendidikan Gibran?

26 September 2026 | 12:56 WIB
News

Viral! Pertalite diduga bercampur semen di SPBU Padang, 10 kendaraan mogok

26 September 2026 | 12:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus