Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Buya Syafii, Lintong Manurung dan Sabar Mangadoe

Buya Syafii, Lintong Manurung dan Sabar Mangadoe

Sabar Mangadoe: “Selamat jalan Buya Syafii Maarif, kami lanjutkan perjuanganmu”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
27 Mei 2022 | 23:03 WIB
in News

BUYA Syafii Maarif, tokoh cendikiawan Muslim Minang, Indonesia yang berintegritas dan konsistensi tinggi, telah berpulang kepada Khaliknya. Beliau memperoleh anugerah Magsaysay Award 2008 untuk kategori Peace and International Understanding.

“Pokoknya, sepanjang pengenalan dan pergaulanku dengan Buya Syafii sejak Juni 2015, Buya Syafii Maarif sama sekali tak pernah mau diperlakukan istimewa oleh siapa pun,” kata Sabar Mangadoe, Jumat (27/05/2022).

Pada bulan November 2017 Sabar Mangadoe mengajak Gus Sholah dan Buya Syafii mendirikan (Perkumpulan) Gerakan Daulat Desa (GDD), dan (Yayasan) Gerakan Kebajikan Pancasila (GKP). Dan ternyata mereka berdua bersedia.

Gus Sholah, Tokoh NU dan Buya Syafii Maarif, Tokoh Muhamadyah

Menurut Sabar Mangadoe, pada bulan Juni 2015 Gus Sholah tokoh NU, adik kandung Gus Dur yang  mengenalkannya untuk pertama kali dengan Buya Syafii Maarif, tokoh Muhamadiyah.

Mereka bertiga, yaitu Sabar Mangadoe, Gus Sholah dan Buya Syafii Maarif bersama Syaiful Mashum dan Iman Partogi serta beberapa rekan lainnya berjumpa dan ngobrol santai serta egaliter, namun serius di rumahnya Gus Sholah di Jalan Tendean, Jakarta Selatan. Setelah itu, banyaklah perjumpaan demi perjumpaan terjadi.

Saat itu, Gus Sholah sudah dalam posisi harus bolak-balik Pondok Pesantren (PP) Tebu Ireng, Jombang, Jatim dan Jakarta. Sedangkan Buya Syafii Maarif sendiri seringkali ke Jakarta meskipun sehari-hari tinggal di Yogyakarta, sampai akhir hayatnya.

Sungguh, di obrolan yang pertama-kali saat itu adalah sebuah pengalaman yang terasa teramat luar biasa bagi Sabar Mangadoe. Karena dua orang tokoh besar bangsa ini, Tokoh NU dan Tokoh Muhammadiyah bersedia jumpa ngobrol secara khusus hanya dikarenakan oleh sebuah gagasan dari seseorang yang bukanlah siapa-siapa, kata Sabar Mangadoe.

Ternyata mereka berdua adalah tokoh yang menempatkan gagasan asalkan demi nilai-nilai kebajikan selalu diatas segala-nya, melampaui status sosial, ekonomi dan akademik, golongan, referensi politik, asal suku dan budaya, maupun agama dan keyakinan seseorang..

Sekilas tentang Lahirnya UKP-PIP, Kemudian BPIP

Hanya dimulai dari sebuah gagasan pada bulan Juni 2015 yang masih mentah dari Sabar Mangadoe, Syaiful Mashum dan Iman Partogi tentang bagaimana caranya memicu dan memacu terjadinya sebuah pergerakan kebajikan Pancasila.

Sampai kemudian pada akhirnya melalui kerja-kerja yang kami sebut dengan Gerakan Kebajikan Pancasila, kemudian akhirnya lahirlah Unit Kerja Presiden (UKP) Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) atau UKP-PIP melalui Peraturan Presiden, yaitu Perpres No. 54 tahun 2017.

Lalu selanjutnya tak lama kemudian UKP-PIP ini-pun ditingkatkan statusnya berdasarkan inisiatif dari Megawati Soekarnoputri dan Buya Syafii Maarif untuk menjadi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ( BPIP) melalui Peraturan Presiden, yaitu Perpres No 7 tahun 2018.

“Kini keduanya, Gus Sholah, atau KH Salahuddin  Wahid yang meninggal duluan pada tanggal 02 Februari 2020 yang lalu pada usia 77 tahun, dan kini Buya Syafii Maarif 27 May 2022 dalam usia 87 tahun telah pergi meninggalkan kita semua. Kiranya bangsa dan negara kita akan terus akan semakin membaik seperti yang selalu diperjuangkan dan dicita-citakan oleh mereka berdua,” kata Sabar Mangadoe.

Sabar Mangadoe (kanan) dan Buya Syafii Maarif (kemeja putih)

Meninggal dunia pada Jumat

Buya Syafii Maarif meninggal dunia pada Jumat, 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB. Kabar ini disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam akun twitternya.

“Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat tgl 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping,” tulis Haedar.

Dia mendoakan agar Buya Syafii Maarif meninggal dalam keadaan husnul khatimah dan diterima amal ibadahnya.

“Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan doa dari semuanya,” katanya.

Selamat Jalan Buya Syafii dan Gus Sholah

Sabar Mangadoe menyampaikan ucapan, “Selamat jalan Buya Syafii Maarif, kami semua berjanji akan terus  melanjutkan perjuanganmu dan Gus Sholah.

Khususnya perjuangan kalian berdua untuk  membumikan nilai-nilai yang terkandung dalam  Pancasila di segenap kalbu dan jiwa rakyat Indonesia. Membumi dalam praksis kehidupan sehari-hari dalam  komunitas masyarakat Desa dan Dusun, maupun Kelurahan dan RW/RT.

Membumikan Pancasila sebagai ideologi negara menjadi pedoman bersama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (Rilis/***)

Tags: BuyaGus SolahKhaliknyaMeninggalSyafii Maarif
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more
News

Update Berastagi malam ini

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO -- ABU masih menjadi persoalan utama. Laporan terbaru yang terbit hari ini menyebut abu vulkanik menutupi sejumlah ruas...

Read more
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi melepas tim sidak pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dari halaman Balai...

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus