Segaris.co
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Takut temui massa aksi pro “Tutup TPL”, Gubsu memilih kabur ke Jakarta

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
11 November 2025 | 21:09 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Sutrisno Pangaribuan

BELUM lama berselang, HKBP, masyarakat Batak Toba di kawasan Danau Toba kena prank Gubsu, Bobby Nasution.

Janji mengangkat warga HKBP menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) dipenuhi dengan melantik Togap Simangunsong, jemaat HKBP Rawamangun, Jakarta, menjadi Sekda (11/7/2025) dan pensiun (31/10/2025).

Namun HKBP dan warga di kawasan Danau Toba kena prank, sebab hanya diberi jabatan Sekda kurang dari empat bulan. Padahal banyak warga HKBP yang memenuhi syarat sebagai Sekda selain Togap.

Pimpinan dan warga HKBP beserta seluruh warga di kawasan Danau Toba, massa aksi pro “Tutup TPL”, para rohaniawan lintas agama kembali kena prank Gubsu.

Bobby yang kerap terlihat berpihak pada warga di kawasan Danau Toba, kabur. Bobby tidak berkenan dan tidak peduli terhadap jeritan rakyat di kawasan Danau Toba.

Bobby lari ke Jakarta, tepat di hari pahlawan, cari muka kepada keluarga/ahli waris Rondahaim Saragih Garingging menerima gelar pahlawan nasional.

Bobby mengklaim bangga, meski sama sekali tidak terlibat dalam perjuangan keluarga dalam memeroleh gelar pahlawan nasional.

Undangan dari Istana Negara untuk menerima gelar pahlawan nasional dipastikan hanya kepada keluarga atau ahli waris pahlawan nasional.

Tidak ada kepala daerah yang secara khusus diundang pihak istana mendampingi ahli waris. Maka tidak terlihat gubernur provinsi lain hadir di Istana Negara.

Tidak ada hal ikhwal kegentingan yang memaksa kepala daerah, gubernur, bupati/walikota hadir di istana negara.

Maka kehadiran Bobby di istana bukan karena keinginan pihak Istana Negara, atau keinginan ahli waris, tetapi keinginan Bobby sendiri, sebagai alasan menghindari pendukungnya di Pilgubsu 2024 yang lalu, yang sedang aksi pro “Tutup TPL.”

Khofifah Indar Parawansa tidak mendampingi keluarga Abdurrahman Wahid (Gusdur) dan Keluarga Marsinah saat menerima gelar pahlawan nasional asal Jawa Timur.

Pramono Anung Wibowo tidak mendampingi keluarga Ali Sadikin dan keluarga Mochamad Moeffreni Moe’min menerima gelar pahlawan nasional asal DKI Jakarta.

Demikian juga keluarga Basoeki Probowinoto, keluarga dr. Kariadi, keluarga Raden Soeprapto tidak didampingi Ahmad Luthfi, sebagai pahlawan nasional asal Jawa Tengah.

Aksi massa pro “Tutup TPL” tepat mendatangi kantor Gubsu sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Namun Bobby takut diminta bersikap oleh massa aksi mendukung penutupan TPL.

Ketakutan itu muncul karena TPL selalu mampu “berteman baik” dengan siapapun Gubsu. Bobby diduga mendapat dukungan dari TPL dan karyawannya di Pilgubsu 2024 yang lalu.

Maka kabur ke Jakarta, adalah pilihan aman Bobby. Padahal kalau Bobby berani menemui massa aksi, Bobby dapat berkilah bahwa wewenang menutup TPL ada pada pemerintah pusat.

Penolakan massa aksi pro “Tutup TPL” ditemui Wagubsu Surya sangat tepat. Surya tidak dibutuhkan untuk mewakili sikap Gubsu.

Rakyat butuh Gubsu yang dipilihnya berani bertemu dan menyatakan sikap di hadapan rakyat Sumut.

Memerintahkan Surya menerima massa aksi sebagai upaya menghindari tanggung jawab sebagai pemimpin.

Gubsu sama sekali tidak memiliki rasa hormat kepada para pemimpin agama, rohaniawan dan warga kawasan danau toba yang menggelar aksi “Tutup TPL.”

Aksi massa pro “Tutup TPL” menjadi anti klimaks cinta buta masyarakat Kawasan Danau Toba kepada menantu Jokowi. Tepat di hari peringatan hari pahlawan, pemimpin pujaan ternyata pengecut.

Warga kawasan Danau Toba tidak lebih penting dari guru honorer SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Deliserdang yang dijumpai khusus oleh Bobby.

Bobby dengan heroik menyatakan “jangan, nggak boleh mundur” kepada guru honorer. Bahkan Bobby menjanjikan bedah rumah kepada guru honorer.

Kerusakan ekologi yang dituntut warga kawasan Danau Toba tidak penting bagi Gubsu. Tidak ada citra yang didapat dari aksi massa pro “Tutup TPL” sehingga Bobby enggan menemuinya.

Bobby takut menyatakan: “jangan mundur” kepada massa aksi pro “Tutup TPL.”

 

Medan, 11 November 2025
Penulis, Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Presidium Pergerakan Rakyat Indonesia Makmur Adil (Prima), Presidium Perkumpulan Semangat Rakyat Anti Korupsi (Semarak), dan Direktur Eksekutif Indonesia Government Watch (IGoWa).

 

 

Tags: segarisSegaris.coToba Pulp LestariTPLTutup TPL
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

“Membaca pesan suci di balik nama Josepha Alexandra”

by Ingot Simangunsong
17 Mei 2026 | 06:27 WIB
0

Catatan| Mauliate Simorangkir DI dalam labirin birokrasi yang kerap terjebak dalam pola konvensional status quo, otoritas sering kali bermutasi menjadi...

Read more
Buah Pikir

Lelang jabatan di Taput, Dinas Pekerjaan Umum dulu “diburu” kini tidak diminati

by Ingot Simangunsong
14 April 2026 | 08:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang DULU jabatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat( PUPR) adalah jabatan yang sangat seksi dan "diburu"...

Read more
Buah Pikir

Sistem meritokrasi untuk calon Kadis Pendidikan Tapanuli Utara

by Ingot Simangunsong
2 Maret 2026 | 12:13 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang KENAPA jabatan Kepala Dinas Pendidikan sangat penting di Tapanuli Utara? Karena ada filosofi orang Batak "Anakhon...

Read more
Buah Pikir

SMAN 3 PlusTarutung berprestasi dengan biaya sangat murah

by Ingot Simangunsong
26 Februari 2026 | 07:40 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang MANTAN Bupati Tapanuli Utara 2 periode Torang Lumbantobing (Toluto), seorang lulusan STMN Pansurnapitu ( SMKN2 Siatas...

Read more
Buah Pikir

Gaya dan Pola Solo vs Gaya dan Pola Batak

by Ingot Simangunsong
12 Februari 2026 | 06:53 WIB
0

Oleh | Dr Mauliate Simorangkir, M.Si SETELAH istilah 'omon-omon' populer, kini muncul istilah baru yaitu 'garong' yang dipopulerkan oleh Bapak...

Read more
Sutrisno Pangaribuan
Buah Pikir

Risiko dipimpin Gubernur yang tidak kompeten

by Ingot Simangunsong
11 Februari 2026 | 20:34 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan PENGUNDURAN diri ASN dari jabatan tinggi pratama (eselon 2) di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tidak...

Read more

Berita Terbaru

News

Polres Pematangsiantar ungkap 18 kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, amankan 29 tersangka

4 Juni 2026 | 13:45 WIB
News

Bupati Tapanuli Utara Pimpin FGD, targetkan perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dan komprehensif

4 Juni 2026 | 08:01 WIB
News

BESOK… DPRD Sumut gelar RDP bahas korban penipuan BNI Siantar

2 Juni 2026 | 15:07 WIB
News

Martogi Sinaga serahkan SK defenitif PAC IPK Ujungpadang

1 Juni 2026 | 15:56 WIB
SEREMONI

Pemkab Tapanuli Utara kembali raih Opini WTP dari BPK RI

30 Mei 2026 | 10:50 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara serahkan santunan korban kebakaran Hutatinggi

29 Mei 2026 | 22:03 WIB
News

PAN Langkat sembelih 5 sapi Qurban di Idul Adha 1447 H

28 Mei 2026 | 15:55 WIB
News

‎Bupati Taput tinjau pemulihan jalan BKPSU dan lokasi Huntap bantuan KDM

28 Mei 2026 | 06:44 WIB
SEREMONI

Kapolres Simalungun Sholat Idul Adha di Rambung Merah

27 Mei 2026 | 14:07 WIB
News

‎Diikuti 104 peserta, SAfest 2026 Sibandang – Muara sukses

25 Mei 2026 | 06:49 WIB
News

Pangulu minta Ketua Maujana Nagori Rambung Merah segera DICOPOT

24 Mei 2026 | 18:26 WIB
News

‎Masuk 42 Daerah Piloting Nasional, Pemkab Taput gelar ToT digitalisasi bantuan sosial bagi 510 agen

23 Mei 2026 | 10:54 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita