TAPANULI UTARA — SEGARIS.CO — BUPATI Tapanuli Utara Jonius TP Hutabarat, membuka Fokus Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Induk Pembangunan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara 2027-2045, di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung. (Rabu, 3 Juni 2026)
Bupati dalam pembukaan acara berpesan agar acara ini bukan sekedar dokumen di atas kertas, ini menjadi jembatan transformasi daerah kita ini untuk jangka panjang.
Bupati memaparkan 3 Program Unggulan Daerah yaitu Sentra Pertanian Modern, peningkatan SDM yang unggul dan berdaya saing dan pariwisata berkelanjutan.
Disampaikan juga Rencana Pembangunan Jangka Panjang Tapanuli Utara serta berbagai potensi dan hambatan dalam pembangunan Tapanuli Utara.
“Kami mengajak para pelaku industri untuk turut berinvestasi di Tapanuli Utara. Anggaran daerah kami sangat terbatas, harapan kami kedepannya Tapanuli Utara akan memperoleh berbagai dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat”, akhir sambutannya sekaligus membuka FGD secara resmi.
“Semoga kita memperoleh berbagai masukan dari para peserta FGD untuk menyusun rencana pembangunan jangka panjang ini”, kata Bupati.
Pemaparan Musa Rajekshah menekankan perlunya Peraturan Daerah tentang Rencana Induk Pembangunan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara 2027-2045
“Pemerintah pusat harus memastikan adanya Perda tentang rencana pembangunan daerah, inovasi inilah yang sedang kita upayakan bersama-sama. Saya sangat mendukung inovasi ini dan siap menjembatani Pemkab Tapanuli Utara dengan berbagai kementerian. Inovasi seperti ini berkemungkinan akan diadopsi oleh daerah lain,” ucap Musa Rajekshah.
Selanjutnya Sabam Rajagukguk menyampaikan arah program pembangunan nasional hingga tahun 2029 sesuai Astacita Presiden Prabowo.
“Pemerintah Daerah harus menselaraskan visi-misinya dengan Pemerintah Pusat sehingga terjalin kolaborasi semua komponen. Mari bergerak cepat, kita pastikan data dan proposolnya, saya siap ‘mengawal’ hingga kementerian,” ungkap Sabam Rajagukguk.
Dirjen Bangda Kemendagri Restuardy Daud, menyampaikan arahan Mendagri terkait Landasan hukum dan konsepsi penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi dan komprehensif
Pada kesempatan tersebut, Bupati bersama para perwakilan undangan melaksanakan penandatangan Berita Acara Kesepakatan Rencana Induk Pembangunan Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2027-2045.
“Mari bersama-sama dalam satu frekwensi untuk percepatan mewujudkan Perda ini, kita semua harus bergerak bersama demi kemajuan Tapanuli Utara. Pimpinan perangkat daerah harus mampu menjabarkan sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ucap Wakil Bupati sebagai penutup FGD tersebut.
Sebelumnya Kepala Bappelitbangda Kartini Nahampun melsporkan bahwa ‘keynote speaker’ pada FGD ini adalah Sabam Rajagukguk Anggota Komisi I DPR-RI, Musa Rajekshah Anggota Komisi I DPR-RI, Restuardy Daud, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Wahyu Bintono Haribawono,Staf Khusus Mendagri/Kepala Posko Nasional Satgas PRR Sumatera Kemendagri, Adenan Rasyid, dan Kepala BPIW Kementerian PU RI, dengan moderator Manlian Ronald. A. Simanjuntak, Guru Besar UTA’45 Jakarta & Kementerian PU RI.[Martua Situmorang/***]






