Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Dugaan penyimpangan proyek revitalisasi Danau Siombak, aparat didesak bertindak

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
8 Maret 2025 | 20:53 WIB
in News

MEDAN – SEGARIS.CO — Forum Komunikasi Suara Masyarakat (FKSM) Sumatera Utara mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut proyek Revitalisasi Danau, Siombak yang masih dalam masa pemeliharaan.

Langkah ini dinilai sejalan dengan semangat efisiensi anggaran yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto guna mencegah potensi kerugian negara.

Ketua Umum FKSM Sumut, Irwansyah, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan yang telah mengumpulkan informasi dari Badan Wilayah Sungai Sumatera II (BWS Sumatera II) Medan terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis pada proyek Rp42 miliar lebih yang dibiayai oleh APBN.

“Kami berharap sebelum penindakan dilakukan, di masa pemeliharaan 360 hari ini, pencegahan tetap diutamakan. Inspektorat Kementerian PUPR RI, BWS Sumatera II, dan APH harus mengkaji serta memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian,” ujar Irwansyah, Jumat (07/03/2025).

Menurutnya, upaya pencegahan ini penting agar kontraktor proyek dapat memperbaiki pekerjaannya, sehingga uang negara tidak terbuang sia-sia dan proses hukum yang panjang serta mahal bisa dihindari.

Suara Emak-emak di Reses II Dasa Sinaga

Dugaan penyimpangan dan peran kejaksaan

Sebelumnya, Kepala Seksi Intelijen Kejari Belawan, Daniel Setiawan Barus, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari BWS Sumatera II terkait proyek ini.

“Proyek Revitalisasi Danau Siombak Rp42 miliar ini masih dalam tahap pemeliharaan. Kami terus menggali informasi dari masyarakat untuk memastikan tidak ada indikasi penyimpangan,” kata Daniel.

Sementara itu, Lembaga Peduli dan Pemantau Pembangunan (LP3) juga menerima laporan terkait pelaksanaan proyek ini.

Salah satu temuan yang mencuat adalah aktivitas pengerukan material di dalam Danau Siombak menggunakan alat berat yang diangkut kapal ponton oleh PT Bahana Prima Nusantara, kontraktor pelaksana proyek.

“Ada pengerukan material di Danau Siombak. Pertanyaannya, apakah ini diperbolehkan? Mengingat regulasi terkait pengambilan material tanah dan pasir memiliki aturan yang ketat,” ujar Hafifuddin dari LP3.

Tanggapan pihak kontraktor

Menanggapi hal ini, Humas PT Bahana Prima Nusantara, Said Siregar, membenarkan bahwa alat berat milik perusahaan digunakan untuk pengerukan di Danau Siombak.

Namun, ia menegaskan bahwa material tersebut tidak dibawa keluar dan tidak termasuk dalam kategori pertambangan ilegal.

“Galian itu hanya untuk kebutuhan proyek di lokasi, bukan untuk dijual atau dipindahkan ke tempat lain. Jadi tidak ada pelanggaran,” ujarnya, Rabu (27/02/2025).

Terkait sumber tanah yang digunakan dalam proyek tersebut, Said menyebut bahwa material didatangkan dari Binjai.

“Silakan cek langsung ke Binjai dan tanyakan ke supir-supir truknya,” tambahnya.

Serah terima dan detail proyek

Berdasarkan data yang diperoleh, proyek ini telah diserahterimakan dari PT Bahana Prima Nusantara kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Danau, Situ, dan Embung SNVT Pembangunan Bendungan BWS Sumatera II Medan pada 16 Desember 2024.

Proyek ini dikontrakkan melalui Nomor HK.02.03.Bws2.8.2/2024/02 tanggal 30 April 2024 dengan tiga kali amandemen kontrak. Ruang lingkup pekerjaan mencakup galian tanah mekanis, timbunan tanah dari luar lokasi, pembangunan struktur tanggul, serta fasilitas penunjang seperti jembatan, spot foto, dan tangga.

Danau Siombak sendiri merupakan danau buatan yang terbentuk pada era 1980-an saat material pasir di lokasi ini digunakan untuk pembangunan Tol Belmera.

Dengan luas sekitar 40 hektare dan kedalaman 15 meter, danau ini menjadi destinasi wisata lokal yang dikelilingi vegetasi mangrove dan pohon nipah.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat penegak hukum masih menelaah berbagai laporan dan dugaan ketidaksesuaian dalam proyek revitalisasi ini.

Masyarakat berharap, langkah hukum yang diambil tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu mencegah potensi kebocoran anggaran di masa mendatang. [Hatoguan Sitanggang/***]

 

Tags: BelawanDanau SiombakMedansegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more
News

Update Berastagi malam ini

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO -- ABU masih menjadi persoalan utama. Laporan terbaru yang terbit hari ini menyebut abu vulkanik menutupi sejumlah ruas...

Read more
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi melepas tim sidak pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dari halaman Balai...

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus