Segaris.co
Sabtu, 19 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

MERUSAK, MEMBUNUH atau MENGHANCURKAN, ITU BUKAN SYARIAT, Ma’ruf Amin: “Walau pun dilabeli atas nama Islam”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
15 Februari 2023 | 16:42 WIB
in News

BELASAN RIBU massa umat Islam berkumpul di Lapangan Merdeka, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Rabu (15/02/2023), menghadiri acara Barus Bersholawat untuk Indonesia, dipimpin Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin.

Dari kegiatan Barus Bersholawat untuk Indonesia, Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin juga mengucapkan rasa syukur karena dapat kembali hadir di tempat mulia, masuknya Islam pertama di bumi Nusantara. Karena itu, acara yang memuliakan Nabi Muhammad SAW menurutnya sejalan dengan kehadiran Islam sebagai penerang bagi umat manusia.

“Nabi Muhammad (SAW) adalah cahaya matahari, cahaya bulan dan cahaya di atas segala cahaya. Membawa manusia dari kegelapan kepada cahaya. Tetapi pemilik cahaya itu adalah Allah, yang diturunkan kepada Nabi dan juga diturunkan kepada para pewarisnya para ulama dan wali,” jelas Wapres.

Karenanya cahaya itu menurutnya, menjadi keutamaan bagi seorang alim ulama. Dibandingkan dengan ahli ibadah, ibarat seperti bulan purnama dengan bintang-bintang. Itulah yang terpancar di bumi Nusantara, dan pertama sekali dari Barus, memancar ke seluruh Indonesia.

 

“Islam adalah Nur, memberikan cahaya kepada kita semua, supaya kita tahu mana yang baik mana yang tidak, mana yang hak dan batil,” sebut KH Ma’ruf Amin.

Apa yang terkandung di dalam Islam, lanjut Ma’ruf, di antaranya kemaslahatan, keadilan, rahmat, hikmat, kesantunan, persatuan, keilmuan dan syariat, yang muaranya ada pada wujud pengelolaan bumi oleh manusia sebagai khalifah atau pemimpin di atasnya.

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat bertegur sapa dengan Fakhruddin, Pengamat Kebijakan Publik Sumatera Utara, di halaman masjid rumah dinas gubernuran,.

Kata syariat berarti bermakna keadilan Allah di antara hamba-hamba-Nya, serta Rahmat bagi seluruh makhluk di muka bumi, di bawah naungan Allah.

Baca juga :

HEBAT anggota DPRD Sumut buat Sosper dengan MENUTUP JALAN UMUM

“Jika merusak, membunuh atau menghancurkan, itu bukan syariat, walau pun dilabeli atas nama Islam,” tegas Ma’ruf.

Karena itu pula katanya, nilai keislaman sebagai Agama yang Rahmatan Lil Alamin, tercermin dari sikap toleransi beragama yang ada di Sumatera Utara, khususnya di Barus sebagai pintu masuknya Islam ke Indonesia.

Sehingga banyak pula orang-orang pintar bahkan ulama dari berbagai negara, datang ke Indonesia untuk belajar bagaimana bangsa ini menjaga kerukunan dan toleransi.

Baca juga :

Elfenda Ananda: “Sosper menambah UANG KANTONG LEGISLATIF, dan bermasalah dalam LAPORAN PENGELUARANNYA”

PENGAMAT ANGGARAN, Elfenda Ananda

“Kalau dulu para ulama dan orang pintar dari Timur Tengah untuk mengajarkan Agama. Sekarang mereka datang untuk belajar Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Karena kita menjaga Islam seutuhnya, sebagai rahmat seluruh alam,” tambahnya.

Untuk itu lanjut Ma’ruf Amin, berkah dari Allah, yang menurunkan Islam di Barus, perlu ada upaya menjaga nilai sejarah tersebut, tidak hanya sekadar mendirikan bangunan sebagai pengingat saja. Tetapi bagaimana menghadirkan monumen yang menginspirasi.

“Bukan (monumen) yang mati (simbol), tetapi menginspirasi. Buatlah tempat pendidikan, pengajian, kalau perlu universitas, sebagai tanda titik nol peradaban Islam di Nusantara,” kata Ma’ruf, sembari menyebut rencana tokoh nasional, Akbar Tanjung yang berencana mendirikan Universitas Islam di Barus.

Kedatangan tokoh besar

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, mengungkapkan rasa syukur atas kedatangan tokoh yang tidak hanya sebagai Wakil Presiden RI, tetapi juga ulama, Kiyai besar di Indonesia.

“Kita datang ke sini, menghadiri acara ini. Kita kedatangan tokoh besar, seorang Kiyai. Saya sendiri merindukan beliau memberikan tausiah, dan saya berharap kita semua mendengarkan dengan baik. Kepada Bapak Wakil Presiden, selamat datang,” ungkap Edy Rahmayadi.

Baca juga :

Inspektur Yosafati Waruwu: “JANGAN SEMBARANGAN MELAPORKAN atau MEMBERITAKAN”

Inspektur Daerah Kabupaten Nias Barat, Yosafati Waruwu

Kecamatan Barus, Tapteng, kata Gubernur, menyimpan sekelumit cerita sejarah peradaban Islam pada masa abad ke-7 Masehi. Berbagai bukti diantaranya makam Syeikh Rukunuddin yang tertulis pada pusara, Wafat tahun 672 Masehi atau 48 Hijriyah.

“Menurut Buya Hamka, Islam ke Indonesia pada abad ke-7. Karena itu tepatlah kalau dikaji, Islam masuk dari Barus ini. Dan sedang disusun, dicari melalui napak tilas,” ujar Gubernur, didampingi Ketua TP PKK Sumut, Nawal Lubis.

Selain itu, kata Gubernur, bahwa dimasa yang tidak jauh berbeda, juga datang tokoh agama Kristen bernama Nomensen, dimana para Aulia sudah hidup di daerah ini.

“Pada masa itu, toleransi sejak dulu sudah terjadi. Sehingga dari dahulu kami tidak ada persoalan dengan kerukunan umat beragama. Kalau ada yang mengatakan macam-macam, itu bukan orang Sumatera Utara,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur pun berharap Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, memberikan tausiah yang dapat menjadi pengetahuan penting bagi umat, sekaligus referensi dalam menjalankan kehidupan, baik dalam beragama mau pun berbangsa.

Baca juga :

(PERENUNGAN) Pers BERMARTABAT

Disinggahi para pedagang dari belahan dunia

Senada dengan itu, Ketua Umum Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI), Arif Rahmansyah Marbun, menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan Wapres beserta rombongan di Barus.

Mengingat kawasan ini dahulunya adalah kota pelabuhan internasional yang disinggahi para pedagang dari belahan dunia, dengan berbagai etnis dan suku.

“Tidak dapat dipungkiri jika ekspedisi Islam juga dengan cepat masuk dan berkembang di sini. Keberadaan makam Aulia di Barus cukuplah menjadi bukti persemaian dakwah Islam di kota yang bertuah ini. Yang ingin kami sampaikan bahwa berdasarkan catatan sejarah, di samping sebagai Kota Aulia kota yang memiliki banyak makam Aulia di tanah Barus ini, juga pernah berdiri beberapa kesultanan,” katanya.

Dengan kegiatan Barus Bersholawat untuk Indonesia kata Arif, mereka berharap karunia dan kemuliaan serta cahaya keluhuran peradaban yang dibangun oleh para tokoh, tetap hidup dan menghidupkan. Serta dapat mengangkat kembali jejak perjalanan Islam di Barus, khususnya dan bumi Nusantara pada umumnya.

“Mari kita doakan negeri ini menjadi negeri yang tetap utuh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Doa kami mudah-mudahan kita semua yang mengikuti acara ini dianugerahi rahmat yang istimewa dan semoga semua doa kita diijabah oleh Allah SWT sehingga kebersamaan kita di majelis ini membawa manfaat kebaikan dunia dan akhirat,” pungkasnya.

Usai sambutan Wapres, belasan ribu umat Islam bersama-sama melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus doa untuk Indonesia.

Hadir diantaranya, Ibu Wapres, Pangdam I/BB, Mayjend TNI A Daniel Chardin beserta ibu, Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak beserta ibu, serta jajaran Forkopimda provinsi, Kabupaten Tapteng, dan perwakilan Ormas Islam.

Usai gelaran tersebut, Wapres kemudian melakukan penanaman pohon kamper (Barus) di halaman Masjid Raya Barus yang juga sedang tahap pembangunan, dan ditutup dengan jiarah ke Makam Mahligai di Barus Utara. (Sipa Munthe/***)

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Roy Yantho Simangunsong terpilih aklamasi pimpin IKADIN Pematangsiantar 2026-2029

by Ingot Simangunsong
19 September 2026 | 17:56 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – ROY YANTHO SIMANGUNSONG, SH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Kota Pematangsiantar periode...

Read more
Oplus_131072
News

Teken komitmen antikorupsi bersama KPK, Sutrisno: Jangan berhenti jadi seremonial

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 21:18 WIB
0

MEDAN – SEGARIS.CO – PENANDATANGANAN komitmen bersama antara Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, 33 kepala daerah se-Sumut,...

Read more
News

AKBP Dhana Noer Kurniawan pimpin Polres Pematangsiantar

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 16:53 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – SUASANA haru dan penuh keakraban mewarnai pergantian pucuk pimpinan Polres Pematangsiantar. Tradisi penyambutan Kapolres baru dan pelepasan...

Read more
News

Bantah pungutan SPP, MAN 2 Tanjungpura justru disorot soal iuran Rp75 ribu per siswa

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 14:45 WIB
0

MEDAN – SEGARIS.CO – BANTAHAN Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terkait dugaan pungutan Sumbangan Pembinaan...

Read more
News

Wali Kota Pematangsiantar apresiasi pengabdian AKBP Sah Udur, sambut Kapolres baru

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 13:43 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi menyampaikan apresiasi kepada AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak atas dedikasi dan...

Read more
News

Ke mana Nusron Wahid? Keberadaan Menteri ATR/BPN masih jadi sorotan

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 13:34 WIB
0

JAKARTA, SEGARIS.CO — KEBERADAAN Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid masih menjadi perhatian publik setelah...

Read more

Berita Terbaru

News

Roy Yantho Simangunsong terpilih aklamasi pimpin IKADIN Pematangsiantar 2026-2029

19 September 2026 | 17:56 WIB
News

Teken komitmen antikorupsi bersama KPK, Sutrisno: Jangan berhenti jadi seremonial

18 September 2026 | 21:18 WIB
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

18 September 2026 | 17:18 WIB
News

AKBP Dhana Noer Kurniawan pimpin Polres Pematangsiantar

18 September 2026 | 16:53 WIB
News

Bantah pungutan SPP, MAN 2 Tanjungpura justru disorot soal iuran Rp75 ribu per siswa

18 September 2026 | 14:45 WIB
News

Wali Kota Pematangsiantar apresiasi pengabdian AKBP Sah Udur, sambut Kapolres baru

18 September 2026 | 13:43 WIB
News

Ke mana Nusron Wahid? Keberadaan Menteri ATR/BPN masih jadi sorotan

18 September 2026 | 13:34 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara dorong pariwisata dan ekonomi kreatif di era digital

17 September 2026 | 15:32 WIB
News

Nusron Wahid belum tersangka, KPK masih dalami keterkaitan dalam kasus OTT HGB Bogor

17 September 2026 | 13:24 WIB
News

Komite MAN 2 Langkat bantah tuduhan pungli SPP, tegaskan dana bersumber dari sumbangan wali siswa

16 September 2026 | 17:11 WIB
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

16 September 2026 | 16:03 WIB
News

Nusron Wahid tak terjaring OTT, 4 orang kepercayaannya jadi tersangka kasus HGB

16 September 2026 | 07:48 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus