Segaris.co
Minggu, 19 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Jejak Registrasi Bius di Pangururan: Warisan administrasi Belanda yang tinggalkan konflik tanah berlarut

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
9 November 2025 | 10:07 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Hatoguan Sitanggang

PROSES registrasi 147 bius yang dilakukan Asisten Demang W.M. Hutagalung di Samosir pada 1904–1905 membawa dampak besar dalam dinamika sosial dan pemerintahan masyarakat Pangururan.

Pendataan tersebut menghasilkan buku registrasi bius yang menjadi dasar perubahan struktur sosial yang sebelumnya berjalan dengan sistem Dalihan Na Tolu.

Masuknya administrasi kolonial Belanda memicu kekhawatiran para raja huta. Banyak yang memilih mengungsi dan melakukan perlawanan ketimbang tunduk kepada otoritas Belanda.

Kekosongan sejumlah permukiman pada masa itu menyebabkan pendataan lanjutan menjadi tidak akurat, terutama saat pemerintah kolonial menerbitkan buku Bisoloit antara tahun 1907 hingga 1920.

Secara positif, pendataan Belanda menjadi fondasi awal sistem pemerintahan modern di wilayah tersebut.

Belanda memperkenalkan sistem hukum perdata dan pidana, serta menerapkan kewajiban pajak sebagai bagian dari pembangunan, termasuk pendirian sekolah rakyat yang meningkatkan kemampuan baca-tulis masyarakat.

Namun, di sisi lain, penerbitan Bisoloit memunculkan persoalan struktural yang masih dirasakan hingga kini.

Banyak pemilik huta atau raja yang justru kehilangan hak atas wilayahnya karena nama yang tercatat dalam Bisoloit sering kali bukan pemilik asli, melainkan perwakilan yang hadir menghadap administratur Belanda.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah raja adat berubah status menjadi seperti pendatang di tanahnya sendiri.

Selain itu, praktik penguasaan tanah oleh pemerintah kolonial menimbulkan jejak permasalahan pertanahan yang berkepanjangan.

Di Pangururan, misalnya, banyak tanah peninggalan kolonial yang hingga kini menjadi sumber sengketa perdata antar keturunan.

Persoalan tersebut diperparah dengan munculnya tarombo baru yang disusun sekitar 1920 oleh H.W. Hutagalung, yang dinilai menghilangkan catatan silsilah Raja Sitempang, salah satu pendiri perkampungan tua di Huta Hariara Sigurdung.

Keberadaan Pohon Hariara dan kawasan Tanah Harajaon di Desa Pardoamuan I menjadi bukti sejarah atas keberlanjutan penguasaan wilayah tersebut oleh keturunan Raja Sitempang.

Warisan kolonial ini terus memengaruhi kehidupan sosial dan hukum masyarakat Pangururan hingga saat ini, terutama terkait identitas genealogis dan hak atas tanah adat. [Bersambung]

 

 

Penulis, Hatoguan Sitanggang, adalah Raja Jolo Keturunan Raja Sitempang [Raja Jolo Anak tertua dari Garis keturunannya]

Keterangan foto
Lokasi tanah kaminte di kota Pangururan ibukota Kabupaten Samosir

Tags: Jejak Registrasi Bius di PangururansegarisSegaris.cotinggalkan konflik tanahWarisan administrasi Belanda
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

“Membaca pesan suci di balik nama Josepha Alexandra”

by Ingot Simangunsong
17 Mei 2026 | 06:27 WIB
0

Catatan| Mauliate Simorangkir DI dalam labirin birokrasi yang kerap terjebak dalam pola konvensional status quo, otoritas sering kali bermutasi menjadi...

Read more
Buah Pikir

Lelang jabatan di Taput, Dinas Pekerjaan Umum dulu “diburu” kini tidak diminati

by Ingot Simangunsong
14 April 2026 | 08:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang DULU jabatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat( PUPR) adalah jabatan yang sangat seksi dan "diburu"...

Read more
Buah Pikir

Sistem meritokrasi untuk calon Kadis Pendidikan Tapanuli Utara

by Ingot Simangunsong
2 Maret 2026 | 12:13 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang KENAPA jabatan Kepala Dinas Pendidikan sangat penting di Tapanuli Utara? Karena ada filosofi orang Batak "Anakhon...

Read more
Buah Pikir

SMAN 3 PlusTarutung berprestasi dengan biaya sangat murah

by Ingot Simangunsong
26 Februari 2026 | 07:40 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang MANTAN Bupati Tapanuli Utara 2 periode Torang Lumbantobing (Toluto), seorang lulusan STMN Pansurnapitu ( SMKN2 Siatas...

Read more
Buah Pikir

Gaya dan Pola Solo vs Gaya dan Pola Batak

by Ingot Simangunsong
12 Februari 2026 | 06:53 WIB
0

Oleh | Dr Mauliate Simorangkir, M.Si SETELAH istilah 'omon-omon' populer, kini muncul istilah baru yaitu 'garong' yang dipopulerkan oleh Bapak...

Read more
Sutrisno Pangaribuan
Buah Pikir

Risiko dipimpin Gubernur yang tidak kompeten

by Ingot Simangunsong
11 Februari 2026 | 20:34 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan PENGUNDURAN diri ASN dari jabatan tinggi pratama (eselon 2) di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tidak...

Read more

Berita Terbaru

News

Wesly Silalahi hadiri Reuni Akbar SMP Cinta Rakyat 1, kenang masa sekolah

19 Juli 2026 | 05:12 WIB
News

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan mediasi perselisihan Aantarwarga

18 Juli 2026 | 15:15 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar pimpin latihan menembak tingkatkan kesiapsiagaan personel

18 Juli 2026 | 15:03 WIB
News

Polres Pematangsiantar gelar Baksos di Panti Jompo

18 Juli 2026 | 14:14 WIB
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

18 Juli 2026 | 07:53 WIB
News

UPDATE: Korban meninggal kecelakaan beruntun di Sibolangit bertambah menjadi 4 orang

17 Juli 2026 | 18:24 WIB
News

Kecelakaan beruntun libatkan tujuh kendaraan di Sibolangit, satu orang dilaporkan meninggal

17 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Pemko Pematangsiantar gelar Job Fair 2026, sediakan lebih dari 1.000 lowongan kerja

17 Juli 2026 | 13:36 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar terima bantuan alat Tes Urine dari Wali Kota, perkuat sinergi pemberantasan Narkoba

17 Juli 2026 | 10:06 WIB
News

Profil 9 Anggota Tim Kejagung yang menangani perkara Jampidsus Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 | 08:35 WIB
News

Polsek Siantar Martoba bantu warga sakit berobat ke Puskesmas

16 Juli 2026 | 17:48 WIB
News

Polsek Siantar Marihat respons cepat laporan keributan melalui Call Center 110

16 Juli 2026 | 17:35 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita