Segaris.co
Sabtu, 18 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Pak Presiden, jangan sebatas MENGGANTI saja

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
9 September 2025 | 15:10 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

SENIN, 8 September 2025, menjadi catatan penting dalam rekam jejak tindakan tegas Presiden Prabowo Subianto melakukan bersih-bersih di internal Kabinet Merah Putih, yang dipimpinnya.

Ada lima menteri yang diganti, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menko Polkam Budi Gunawan, Menpora Dito Ariotedj dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.

Empat nama dari barisan awal, adalah menteri di masa Presiden ke-7 Joko Widodo yang masuk di Kabinet Merah Putih. Keempatnya menjadi topik sentral, karena mereka berempat disebut sebagai “orang titipan” Joko Widodo.

Keputusan untuk mengganti keempat menteri tersebut, merupakan langkah yang menyejukkan sekaligus menjawab keraguan berbagai pihak tentang “beranikah Prabowo Subianto mendepak atau mengeluarkan menteri era Joko Widodo di Kabinet Merah Putih.”

Tetapi, apa yang dilakukan atau diputuskan Prabowo Subianto, bukanlah sebatas berani atau tidak. Jika dikaitkan dengan keberanian, ya kenapa tidak. Karena apa pun pandangan itu, Prabowo Subianto adalah seorang prajurit, mantan Pangkostrad.

Namun, arah dari kebijakan menggantikan keempat menteri itu, Sri Mulyani, Budi Gunawan, Budi Arie Setiadi dan Dito Ariotedjo, demi untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Dalam istilah yang paling sederhana, seorang pemimpin adalah orang yang tahu ke mana dia ingin pergi dan bangkit,” kata John Erskine, Earl ke-6 (wafat 28 Oktober 1572), seorang bangsawan dan
politikus Skotlandia.

*****

PRABOWO Subianto, setidaknya sudah mulai menunjukkan arahnya sendiri dalam penentuan kebijakan, dengan tidak lagi dibayangi “kekuatan” Joko Widodo yang dinilai para pengamat, masih mendominasi kepemimpinannya.

Apa yang sudah diputuskan Prabowo Subianto terhadap 4 menteri tersebut, sepertinya harus disusul untuk menggantikan 4 menteri lainnnya yang merupakan bawaan atau titipan dari era kepemimpinan Joko Widodo.

Ada Bahlil, Pigai, Zulkifli Hasan dan Airlangga Hartarto, yang harus digantikan, sehingga Kabinet Merah Putih tidak lagi digawangi menteri bawaan atau titipan Joko Widodo.

Terlepas apa, siapa dan bagaimana sepak terjang para figur pengganti orang-orangnya Joko Widodo, yang pasti mereka yang baru, sudah satu jalan, yakni murni dibawa kendali Prabowo Subianto. Para pengganti itu, tidak lagi yang harus sowan dengan Joko Widodo.

Dan yang terpenting bagi rakyat, bahwa Prabowo Subianto tidak bertindak hanya sebatas mengganti saja. Ada hal yang patut dijadikan sebagai barometer bagi para pengganti, yakni kejadian yang masih segar dalam benak kita, bagaimana rakyat meluapkan amarah, karena keluarnya perkataan menyakitkan dari para pejabat tinggi negara.

Prabowo Subianto harus mengingatkan para menteri barunya, agar irit bicara dan tidak menyakitkan perasaan rakyat. Karena, rakyat sangat tidak toleran terhadap pejabat tinggi negara yang overdosis “mutilasi” perasaan rakyat yang secara finansial cukup memprihatinkan.

Rakyat sangat membutuhkan hadirnya pejabat tinggi negara yang benar-benar memikirkan masalah kedamaian dan kesejahteraan mereka.

Prabowo Subianto harus juga memberikan pemahaman kepada ketua-ketua partai terkait pentingnya meningkatkan peranan dalam menyikapi kondisi kebangsaan yang damai sejahtera. Tidak lagi berpusar pada kekuasaan, adalah keberkuasaan atas yang ada di depan mata, untuk kepentingan pribadi, kelompok dan partai.

Kehadiran semua elemen di lingkaran eksekutif, judikatif dan legislatif, adalah untuk kepentingan bangsa dan negara, serta kemakmuran rakyat.

Menggantikan itu adalah hal alami, yang lebih penting dari itu, adalah bagaimana para pengganti lebih paham kemana arah bergerak dan bangkit untuk kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jangan lagi masukkan para menteri yang tutur-katanya menyakiti nurani rakyat yang sudah dibebani berbagai masalah yang harus dihadapi. Semoga.

 

Penulis, Ingot Simangunsong, Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co

 

Tags: GantiMenteriPrabowo SubiantosegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Ingot Simangunsong
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

by Ingot Simangunsong
18 Juli 2026 | 07:53 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  SELAMA puluhan tahun, nama Etiopia identik dengan kelaparan dan kemiskinan. Namun dalam dua dekade terakhir, negara...

Read more
Ingot Simangunsong
Kolom

Tipping Point terberantasnya korupsi di Indonesia: Mungkinkah terjadi?

by Ingot Simangunsong
16 Juli 2026 | 08:52 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong KORUPSI masih menjadi salah satu tantangan terbesar bangsa Indonesia. Hampir setiap tahun, aparat penegak hukum mengungkap...

Read more
Kolom

RUU Perampasan Aset: Mengapa terus tertunda saat rakyat menanggung dampak korupsi?

by Ingot Simangunsong
13 Juli 2026 | 06:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong KORUPSI bukan sekadar pelanggaran hukum. Kejahatan ini merampas hak masyarakat atas pendidikan yang layak,...

Read more
Kolom

Nama Celine Evangelista muncul di tengah kasus Febrie Adriansyah, Apa benang merahnya?

by Ingot Simangunsong
12 Juli 2026 | 22:00 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong PENETAPAN mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, sebagai...

Read more
Kolom

Dari pemburu Koruptor menjadi Tersangka: Runtuhnya jejak kekuasaan Febrie Adriansyah

by Ingot Simangunsong
12 Juli 2026 | 01:34 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong MANTAN Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kini menghadapi babak paling...

Read more
Tak Berkategori

Ketika Rakyat mengencangkan ikat pinggang, mengapa korupsi justru semakin beringas?

by Ingot Simangunsong
22 Juni 2026 | 06:46 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong  DI tengah kehidupan masyarakat yang semakin berat, pertanyaan ini kerap muncul dalam percakapan sehari-hari: mengapa...

Read more

Berita Terbaru

News

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan mediasi perselisihan Aantarwarga

18 Juli 2026 | 15:15 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar pimpin latihan menembak tingkatkan kesiapsiagaan personel

18 Juli 2026 | 15:03 WIB
News

Polres Pematangsiantar gelar Baksos di Panti Jompo

18 Juli 2026 | 14:14 WIB
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

18 Juli 2026 | 07:53 WIB
News

UPDATE: Korban meninggal kecelakaan beruntun di Sibolangit bertambah menjadi 4 orang

17 Juli 2026 | 18:24 WIB
News

Kecelakaan beruntun libatkan tujuh kendaraan di Sibolangit, satu orang dilaporkan meninggal

17 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Pemko Pematangsiantar gelar Job Fair 2026, sediakan lebih dari 1.000 lowongan kerja

17 Juli 2026 | 13:36 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar terima bantuan alat Tes Urine dari Wali Kota, perkuat sinergi pemberantasan Narkoba

17 Juli 2026 | 10:06 WIB
News

Profil 9 Anggota Tim Kejagung yang menangani perkara Jampidsus Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 | 08:35 WIB
News

Polsek Siantar Martoba bantu warga sakit berobat ke Puskesmas

16 Juli 2026 | 17:48 WIB
News

Polsek Siantar Marihat respons cepat laporan keributan melalui Call Center 110

16 Juli 2026 | 17:35 WIB
Kolom

Tipping Point terberantasnya korupsi di Indonesia: Mungkinkah terjadi?

16 Juli 2026 | 08:52 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita