Segaris.co
Selasa, 1 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Pak Presiden, jangan sebatas MENGGANTI saja

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
9 September 2025 | 15:10 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

SENIN, 8 September 2025, menjadi catatan penting dalam rekam jejak tindakan tegas Presiden Prabowo Subianto melakukan bersih-bersih di internal Kabinet Merah Putih, yang dipimpinnya.

Ada lima menteri yang diganti, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menko Polkam Budi Gunawan, Menpora Dito Ariotedj dan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding.

Empat nama dari barisan awal, adalah menteri di masa Presiden ke-7 Joko Widodo yang masuk di Kabinet Merah Putih. Keempatnya menjadi topik sentral, karena mereka berempat disebut sebagai “orang titipan” Joko Widodo.

Keputusan untuk mengganti keempat menteri tersebut, merupakan langkah yang menyejukkan sekaligus menjawab keraguan berbagai pihak tentang “beranikah Prabowo Subianto mendepak atau mengeluarkan menteri era Joko Widodo di Kabinet Merah Putih.”

Tetapi, apa yang dilakukan atau diputuskan Prabowo Subianto, bukanlah sebatas berani atau tidak. Jika dikaitkan dengan keberanian, ya kenapa tidak. Karena apa pun pandangan itu, Prabowo Subianto adalah seorang prajurit, mantan Pangkostrad.

Namun, arah dari kebijakan menggantikan keempat menteri itu, Sri Mulyani, Budi Gunawan, Budi Arie Setiadi dan Dito Ariotedjo, demi untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Dalam istilah yang paling sederhana, seorang pemimpin adalah orang yang tahu ke mana dia ingin pergi dan bangkit,” kata John Erskine, Earl ke-6 (wafat 28 Oktober 1572), seorang bangsawan dan
politikus Skotlandia.

*****

PRABOWO Subianto, setidaknya sudah mulai menunjukkan arahnya sendiri dalam penentuan kebijakan, dengan tidak lagi dibayangi “kekuatan” Joko Widodo yang dinilai para pengamat, masih mendominasi kepemimpinannya.

Apa yang sudah diputuskan Prabowo Subianto terhadap 4 menteri tersebut, sepertinya harus disusul untuk menggantikan 4 menteri lainnnya yang merupakan bawaan atau titipan dari era kepemimpinan Joko Widodo.

Ada Bahlil, Pigai, Zulkifli Hasan dan Airlangga Hartarto, yang harus digantikan, sehingga Kabinet Merah Putih tidak lagi digawangi menteri bawaan atau titipan Joko Widodo.

Terlepas apa, siapa dan bagaimana sepak terjang para figur pengganti orang-orangnya Joko Widodo, yang pasti mereka yang baru, sudah satu jalan, yakni murni dibawa kendali Prabowo Subianto. Para pengganti itu, tidak lagi yang harus sowan dengan Joko Widodo.

Dan yang terpenting bagi rakyat, bahwa Prabowo Subianto tidak bertindak hanya sebatas mengganti saja. Ada hal yang patut dijadikan sebagai barometer bagi para pengganti, yakni kejadian yang masih segar dalam benak kita, bagaimana rakyat meluapkan amarah, karena keluarnya perkataan menyakitkan dari para pejabat tinggi negara.

Prabowo Subianto harus mengingatkan para menteri barunya, agar irit bicara dan tidak menyakitkan perasaan rakyat. Karena, rakyat sangat tidak toleran terhadap pejabat tinggi negara yang overdosis “mutilasi” perasaan rakyat yang secara finansial cukup memprihatinkan.

Rakyat sangat membutuhkan hadirnya pejabat tinggi negara yang benar-benar memikirkan masalah kedamaian dan kesejahteraan mereka.

Prabowo Subianto harus juga memberikan pemahaman kepada ketua-ketua partai terkait pentingnya meningkatkan peranan dalam menyikapi kondisi kebangsaan yang damai sejahtera. Tidak lagi berpusar pada kekuasaan, adalah keberkuasaan atas yang ada di depan mata, untuk kepentingan pribadi, kelompok dan partai.

Kehadiran semua elemen di lingkaran eksekutif, judikatif dan legislatif, adalah untuk kepentingan bangsa dan negara, serta kemakmuran rakyat.

Menggantikan itu adalah hal alami, yang lebih penting dari itu, adalah bagaimana para pengganti lebih paham kemana arah bergerak dan bangkit untuk kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jangan lagi masukkan para menteri yang tutur-katanya menyakiti nurani rakyat yang sudah dibebani berbagai masalah yang harus dihadapi. Semoga.

 

Penulis, Ingot Simangunsong, Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co

 

Tags: GantiMenteriPrabowo SubiantosegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

Bukan yang pertama, Jika MA setuju apa yang membuat pemakzulan Bupati Gowa bersejarah?

by Ingot Simangunsong
14 Agustus 2026 | 12:07 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong NAMA Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kini berada dalam pusaran proses politik dan hukum...

Read more
Kolom

Adab yang (Sengaja) Dilupakan

by Ingot Simangunsong
9 Agustus 2026 | 23:15 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong ENTAH disengaja, memang disengaja, atau pura-pura disengaja, kenyataannya memang demikian: adab semakin sering dilupakan....

Read more
Kolom

Kematian Winda Lorenza Gowasa: Polisi Sebut Bunuh Diri, Keluarga Curiga, Komisi III DPR Turun Tangan

by Ingot Simangunsong
9 Agustus 2026 | 07:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong KEMATIAN Winda Lorenza Gowasa (WL), mantan istri seorang anggota Polri di Medan, kini menjadi...

Read more
Kolom

Dari startup kebanggaan Indonesia menuju Skandal Internasional: Runtuhnya Imperium eFishery dan pelajaran bagi dunia investasi

by Ingot Simangunsong
1 Agustus 2026 | 19:08 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong TIDAK banyak yang menyangka bahwa eFishery, startup yang pernah dielu-elukan sebagai kebanggaan Indonesia di...

Read more
Kolom

Saat penjaga integritas tergoda: Membaca deretan kasus oknum KPK yang memeras dan mengkhianati amanah

by Ingot Simangunsong
1 Agustus 2026 | 13:49 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) lahir dengan satu mandat besar: menjadi benteng terakhir melawan korupsi....

Read more
Kolom

Pergantian Nanik S. Deyang: Murni alasan kesehatan atau momentum pembenahan Badan Gizi Nasional?

by Ingot Simangunsong
23 Juli 2026 | 06:17 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong PERGANTIAN kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi perhatian publik. Presiden Prabowo Subianto...

Read more

Berita Terbaru

News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
News

Nchimbi pergi, Samia tetap berkuasa: Apa yang sesungguhnya terjadi di balik Istana Tanzania?

30 Agustus 2026 | 11:16 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus