Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Pemkab Samosir gandeng USU teliti kekeruhan air Danau Toba, diduga jadi pemicu kematian ikan

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
26 Juli 2025 | 10:21 WIB
in News

SAMOSIR – SEGARIS.CO — Pemerintah Kabupaten Samosir mengambil langkah cepat menyikapi fenomena kekeruhan air Danau Toba yang belakangan meresahkan masyarakat dan diduga menjadi penyebab matinya sejumlah ikan.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menggandeng akademisi dari Universitas Sumatera Utara (USU) untuk melakukan penelitian ilmiah terkait fenomena tersebut.

“Pemkab Samosir bersama tim akademisi USU telah memulai pengambilan sampel air sebagai langkah awal kajian ilmiah terhadap kondisi alam yang terjadi di wilayah Danau Toba, khususnya di sekitar Samosir,” ujar Vandiko saat meninjau lokasi pengambilan sampel, Rabu (24/7).

Vandiko menyampaikan harapannya agar hasil uji laboratorium dapat segera rampung, sehingga pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan yang tepat dalam penanganan lanjutan.

“Kami mohon masyarakat bersabar. Setelah hasil laboratorium keluar, Pemkab Samosir akan menindaklanjutinya dengan langkah-langkah penanganan yang maksimal,” tegasnya.

Pengambilan sampel dilakukan di sejumlah titik, termasuk kawasan Water Front Pangururan dan perairan Sibeabea. Tim peneliti dari USU, yang dipimpin Prof. Ternala Alexander Barus, seorang ahli limnologi, mengungkapkan bahwa kekeruhan air kemungkinan besar disebabkan fenomena perputaran massa air (upwelling) yang dipicu oleh angin kencang.

“Perputaran ini menyebabkan endapan di dasar danau naik ke permukaan. Di dasar danau telah terjadi pembusukan yang menghasilkan senyawa seperti amoniak, hidrogen sulfida (H₂S), dan belerang yang bersifat toksik. Ketika senyawa ini naik, bisa menyebabkan kadar oksigen di air turun drastis, bahkan di bawah 2 mg/liter, padahal normalnya di atas 4 mg/liter. Hal ini yang bisa memicu kematian ikan,” jelas Prof. Ternala.

Sampel air yang telah dikumpulkan kini sedang dianalisis di laboratorium USU. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar ilmiah bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah strategis menghadapi fenomena alam yang terjadi di Danau Toba. [Hatoguan Sitanggang/***]

 

 

Tags: AirBupati SamosirDanau TobasegarisSegaris.coUSUVandiko Gultom
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 14:04 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --  BIDANG Kedokteran dan Kesehatan Polres Pematangsiantar melaksanakan Safety Food untuk distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 2...

Read more
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 13:25 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Gunung api...

Read more
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more

Berita Terbaru

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus