Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Mengenal Sindrom Stevens-Johnson: Penyakit langka yang bisa mengancam jiwa

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
5 Juni 2025 | 04:15 WIB
in Kolom
[Penyakit ini menjadi trending, karena dikaitkan adanya dugaan diderita mantan Presiden RI, Joko Widodo. Walau konfirmasinya belum akurat, namun menjadi menarik untuk menyampaikan tentang penyakit langka tersebut]

catatan | andreas bresman ms


SINDROM Stevens-Johnson (SJS) adalah kondisi medis langka namun sangat serius yang menyerang kulit dan selaput lendir, seperti mulut, mata, dan alat kelamin. Meski jarang terjadi, SJS bisa berdampak fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Apa itu SJS?

SJS pertama kali dikenal pada tahun 1922 oleh dua dokter anak asal Amerika Serikat, Dr. Albert Stevens dan Dr. Frank Johnson, saat mereka menangani dua anak dengan gejala ruam parah disertai luka di mulut dan mata. Sejak itulah, kondisi ini dikenal sebagai Stevens-Johnson Syndrome.

SJS terjadi karena reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh, biasanya terhadap obat-obatan tertentu atau infeksi, sehingga menyebabkan kerusakan serius pada lapisan kulit dan jaringan tubuh.

Penyebab utama

Beberapa obat-obatan umum yang dapat memicu SJS antara lain: Antibiotik (seperti sulfonamida), Obat epilepsi (karbamazepin, lamotrigin), Obat asam urat (alopurinol), dan Obat nyeri (NSAID seperti ibuprofen).

Pada anak-anak, penyebab lainnya bisa berasal dari infeksi virus atau bakteri, seperti Mycoplasma pneumoniae.

Gejala yang harus diwaspadai

Gejala awal mirip flu, namun memburuk dengan cepat: Demam tinggi, Nyeri tenggorokan dan mulut, Mata merah dan terasa perih, Ruam merah yang menyebar lalu melepuh, Luka menyakitkan di bibir, mulut, alat kelamin, bahkan mata.

Jika ruam menyebar dan kulit mulai terkelupas seperti luka bakar, segera cari perawatan medis darurat.

Penanganan dan pengobatan

Pasien dengan SJS biasanya dirawat di unit luka bakar atau ICU karena kondisi ini memerlukan penanganan intensif, antara lain: Menghentikan obat penyebab, Terapi cairan dan nutrisi, Perawatan luka kulit, Obat pereda nyeri dan anti-inflamasi,.Perawatan mata khusus jika mata terkena.

Fakta dan angka

SJS hanya terjadi sekitar 1 hingga 6 kasus per 1 juta orang setiap tahun.

Risiko kematian bisa mencapai 10% untuk SJS dan hingga 50% untuk bentuk lebih parah (TEN).

Beberapa orang Asia Tenggara memiliki genetik tertentu (HLA-B*1502) yang meningkatkan risiko terkena SJS akibat obat epilepsi.

Pencegahan

Hindari penggunaan obat sembarangan.

Beritahu dokter jika punya riwayat alergi obat, terutama antibiotik atau obat kejang.

Pemeriksaan genetik kini tersedia untuk orang-orang dengan risiko tinggi sebelum memakai obat-obat tertentu.

Kesimpulan

Meskipun langka, Sindrom Stevens-Johnson adalah kondisi gawat darurat medis. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah kerusakan permanen, seperti kebutaan atau komplikasi organ lainnya.

Jika Anda atau keluarga mengalami gejala yang mencurigakan setelah mengonsumsi obat, jangan tunda pergi ke rumah sakit. Dalam kasus SJS, kecepatan menyelamatkan kehidupan.

Penulis, anggota redaksi mediaonline Segaris.co, berdomisili di Kota Pematangsiantar

 

 

Tags: Joko WidodoJokowiLangkaPenyakitsegarisSegaris.coSindrom Steven Johnson
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus