Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

PHK dan rupiah melemah, kemiskinan ekstrem sulit dihapus

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
5 Juli 2024 | 07:04 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – Target Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia pada tahun 2024 tampaknya akan sulit tercapai.

Hal ini dipengaruhi oleh maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Ekonom senior dan mantan Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, menyatakan bahwa dua faktor ini akan menghambat penurunan tingkat kemiskinan ekstrem karena banyaknya sumber pendapatan masyarakat yang hilang.

Cerita CELANA DALAM di kasus Hasyim Asyari

“Pemerintahan Jokowi menargetkan kemiskinan ekstrem nol pada tahun 2024, namun tampaknya ini akan sulit dicapai,” ujar Bambang dalam program Power Lunch CNBC Indonesia, Kamis (04/07/2024).

Bambang menyoroti bahwa PHK menjadi tantangan besar di masa akhir pemerintahan Presiden Jokowi, terutama di sektor industri padat karya seperti tekstil dan produk tekstil (TPT).

Data dari Satu Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa pada periode Januari-Mei 2024, sebanyak 27.222 tenaga kerja di Indonesia terkena PHK, meningkat 48,48% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sayangnya, data tersebut tidak merinci sektor mana yang paling banyak terkena PHK.

Namun, menurut data Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), PHK di sektor TPT saja mencapai 10.800 tenaga kerja hingga Mei 2024.

Selain pelemahan nilai tukar rupiah, tingginya angka PHK juga menjadi masalah serius, terutama untuk industri tekstil yang pada 1990-an menjadi andalan manufaktur Indonesia.

“Industri tekstil yang padat karya ini harus dilihat kembali regulasinya untuk mencegah maraknya PHK di tengah melambatnya aktivitas ekonomi global,” kata Bambang.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Indonesia perlu memperbaiki regulasi perlindungan iklim usaha domestik dari barang impor murah.

“Barang-barang impor yang tidak dikenakan bea masuk atau diselundupkan dapat membuat harga jatuh dan pabrik-pabrik dalam negeri tidak mampu bertahan,” tegasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengumumkan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Indonesia pada Maret 2024 sebesar 0,83%, turun dari 1,12% pada Maret 2023.

Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin masih sebesar 9,03% dari total penduduk atau sekitar 25,22 juta orang per Maret 2024.

BPS menetapkan garis kemiskinan berdasarkan nilai pengeluaran minimum kebutuhan makanan dan non-makanan yang harus dipenuhi agar tidak dikategorikan miskin.

Garis kemiskinan per Maret 2024 sebesar Rp 582,93 ribu, naik 5,9% dibanding Maret 2023 yang sebesar Rp 550,45 ribu. [RE/***]

Tags: EkstremKemiskinanPHKRupiahsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more
News

Update Berastagi malam ini

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO -- ABU masih menjadi persoalan utama. Laporan terbaru yang terbit hari ini menyebut abu vulkanik menutupi sejumlah ruas...

Read more
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

by Ingot Simangunsong
31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- WALI KOTA Pematangsiantar Wesly Silalahi melepas tim sidak pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pangan dari halaman Balai...

Read more

Berita Terbaru

News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
SEREMONI

Wali Kota ajak DMI makmurkan masjid dan masyarakat Siantar

31 Agustus 2026 | 08:48 WIB
News

“RUU Perampasan Aset: senjata baru Negara mengejar harta kejahatan, tapi siapa yang mengawasi?”

30 Agustus 2026 | 13:38 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus