Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Guru Besar IPB University: Lumbung pangan Jokowi GAGAL, tanah di Gunung Mas tidak cocok untuk pertanian

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
24 Januari 2024 | 07:23 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – GURU Besar IPB University, Dwi Andreas Santosa menyatakan bahwa program food estate atau lumbung pangan yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berhasil.

Menurutnya, tidak ada satupun proyek lumbung pangan yang direncanakan berhasil, termasuk proyek yang berada di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, yang berbeda dengan klaim dari calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.

“Dapat dipastikan bahwa semuanya gagal. Terutama untuk proyek di Gunung Mas, itu bukanlah lahan yang cocok untuk pertanian. Gunung Mas bukanlah tanah yang subur, melainkan tanah berpasir. Jadi, bagaimana mungkin ada tanaman yang dapat tumbuh di sana,” ungkapnya dalam acara CORE Economic Outlook 2024 pada hari Selasa, tanggal 23 Januari 2024.

Cairkan tanah dalam Tahap Sengketa, Wakil Bupati Samosir akan panggil Tunggul Sinaga

Dia juga mengungkapkan bahwa jika ada tanaman jagung yang tumbuh di wilayah tersebut, itu karena dipaksakan. Hal ini terlihat dari fakta bahwa jagung ditanam di dalam polybag.

“Tapi meski pun begitu, mereka berusaha menunjukkan bahwa tanaman tersebut tumbuh dengan menanam jagung di dalam polybag. Sama halnya jika saya menanam padi di tengah jalan tol,” katanya.

Andreas menjelaskan bahwa keberhasilan dari program food estate harus memenuhi kriteria tertentu. Lahan yang dipilih harus dapat mendukung pertanian secara berkelanjutan dan memberikan keuntungan bagi para petani.

“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh fakta bahwa tanaman dapat tumbuh, tetapi juga apakah proyek tersebut berkelanjutan dari segi ekonomi. Jika kita bicara tentang keberhasilan, kita harus melihat dari sisi data dan fakta,” tambahnya.

Namun, kriteria tersebut tidak terpenuhi di proyek food estate yang diinisiasi oleh Jokowi.

Andreas juga menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan pengujian di Blok A2 lahan food estate di Kalimantan Tengah.

“Meski pun ada petani dan hasil panen, namun hasilnya hanya mencapai 0,8 juta ton dari 93 hektar. Padahal seharusnya minimal 4 juta ton agar petani dapat untung,” jelasnya.

“Dalam hal ini, kita dapat melihat bahwa hasilnya tidak memenuhi harapan. Kita tidak dapat mengukur keberhasilan dari fakta bahwa tanaman tumbuh dan dipanen, tetapi harus melihat dari aspek data dan fakta yang ada. Kita bahkan dapat melakukan hidroponik tanpa menggunakan tanah,” katanya. [RE/***]

 

 

Tags: Food EstateGagalGuru BesarIPBJokowiProyeksegarisSegaris.coUniversity
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 14:04 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --  BIDANG Kedokteran dan Kesehatan Polres Pematangsiantar melaksanakan Safety Food untuk distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 2...

Read more
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 13:25 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Gunung api...

Read more
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more

Berita Terbaru

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus