Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Guru Besar IPB University: Lumbung pangan Jokowi GAGAL, tanah di Gunung Mas tidak cocok untuk pertanian

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
24 Januari 2024 | 07:23 WIB
in News

JAKARTA – SEGARIS.CO – GURU Besar IPB University, Dwi Andreas Santosa menyatakan bahwa program food estate atau lumbung pangan yang diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak berhasil.

Menurutnya, tidak ada satupun proyek lumbung pangan yang direncanakan berhasil, termasuk proyek yang berada di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, yang berbeda dengan klaim dari calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.

“Dapat dipastikan bahwa semuanya gagal. Terutama untuk proyek di Gunung Mas, itu bukanlah lahan yang cocok untuk pertanian. Gunung Mas bukanlah tanah yang subur, melainkan tanah berpasir. Jadi, bagaimana mungkin ada tanaman yang dapat tumbuh di sana,” ungkapnya dalam acara CORE Economic Outlook 2024 pada hari Selasa, tanggal 23 Januari 2024.

Cairkan tanah dalam Tahap Sengketa, Wakil Bupati Samosir akan panggil Tunggul Sinaga

Dia juga mengungkapkan bahwa jika ada tanaman jagung yang tumbuh di wilayah tersebut, itu karena dipaksakan. Hal ini terlihat dari fakta bahwa jagung ditanam di dalam polybag.

“Tapi meski pun begitu, mereka berusaha menunjukkan bahwa tanaman tersebut tumbuh dengan menanam jagung di dalam polybag. Sama halnya jika saya menanam padi di tengah jalan tol,” katanya.

Andreas menjelaskan bahwa keberhasilan dari program food estate harus memenuhi kriteria tertentu. Lahan yang dipilih harus dapat mendukung pertanian secara berkelanjutan dan memberikan keuntungan bagi para petani.

“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh fakta bahwa tanaman dapat tumbuh, tetapi juga apakah proyek tersebut berkelanjutan dari segi ekonomi. Jika kita bicara tentang keberhasilan, kita harus melihat dari sisi data dan fakta,” tambahnya.

Namun, kriteria tersebut tidak terpenuhi di proyek food estate yang diinisiasi oleh Jokowi.

Andreas juga menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan pengujian di Blok A2 lahan food estate di Kalimantan Tengah.

“Meski pun ada petani dan hasil panen, namun hasilnya hanya mencapai 0,8 juta ton dari 93 hektar. Padahal seharusnya minimal 4 juta ton agar petani dapat untung,” jelasnya.

“Dalam hal ini, kita dapat melihat bahwa hasilnya tidak memenuhi harapan. Kita tidak dapat mengukur keberhasilan dari fakta bahwa tanaman tumbuh dan dipanen, tetapi harus melihat dari aspek data dan fakta yang ada. Kita bahkan dapat melakukan hidroponik tanpa menggunakan tanah,” katanya. [RE/***]

 

 

Tags: Food EstateGagalGuru BesarIPBJokowiProyeksegarisSegaris.coUniversity
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

by Ingot Simangunsong
17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO — LEMBAGA Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Mitra Indonesia atau Fokus Mitra Indonesia resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan...

Read more
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO – KAPOLRES Simalungun AKBP Hendri Nupia Dinka Barus menggelar kegiatan Coffee Morning dan temu ramah bersama insan pers...

Read more
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
0

Dearmando Damanik: "Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani" Dearmando Damanik menunjukkan proses pupuk organik Asap Cair Osaka PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --...

Read more
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎ PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Dialog Pendidikan bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti...

Read more
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

by Ingot Simangunsong
15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara mengambil langkah strategis dalam penataan kawasan dan mitigasi bencana dengan merelokasi para...

Read more
Oplus_131104
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

by Ingot Simangunsong
14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- DENGAN berbekal usulan, dukungan penuh dan penugasan dari ORMAS MKGR sebagai salah satu ormas yang melahirkan/pendiri Partai...

Read more

Berita Terbaru

News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus