Segaris.co
Rabu, 2 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News
Ist/Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN)

Ist/Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN)

Misteri Kematian Gajah Rahman: Pemburu Gading Beraksi di TNTN

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
12 Januari 2024 | 12:15 WIB
in News

TESSO NILO – SEGARIS.CO – KEMBALI terjadi duka dalam dunia konservasi. Seekor gajah betina bernama Rahman, yang merupakan salah satu gajah latih di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), ditemukan tewas akibat pembunuhan dan kehilangan gadingnya.

Kematian gajah berusia 46 tahun tersebut pertama kali diketahui oleh pawang atau mahout bernama Jumadi pada hari Rabu (10/01/2024) pukul 08.30 WIB.

Jumadi, yang bertanggung jawab atas perawatan gajah Rahman, merasa khawatir ketika panggilannya tidak dijawab oleh gajah tersebut seperti biasanya.

“Ketika saya memanggil Rahman dengan buah-buahan seperti biasa, tidak ada respons dari dia,” kata Jumadi.

Kasus Pungli Rutan KPK: Dewas ungkap rincian uang Pungli, KaRutan TERLIBAT

Setelah mendekati gajah Rahman, Jumadi menemukan bahwa gajah tersebut sudah tergeletak lemas dan gadingnya yang berada di sebelah kiri telah hilang akibat dipotong.

Jumadi segera melaporkan kejadian tersebut kepada koordinator mahout, Ruswanto, yang kemudian meneruskan laporan tersebut ke Satuan Polisi Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Lubuk Kembang Bunga.

Heru Sutmantoro, Kepala TNTN, menyatakan bahwa tidak ditemukan barang-barang yang diduga digunakan oleh pemburu untuk melumpuhkan gajah Rahman di sekitar lokasi kejadian.

Dengan melihat kondisi gajah Rahman, dugaan kuat muncul bahwa gajah tersebut telah diracuni sebelum dipotong gadingnya.

Tim petugas dan dokter hewan kemudian tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan. Mereka memberikan obat pencahar melalui mulut gajah Rahman menggunakan selang.

Namun, pada pukul 15.55 WIB, gajah Rahman menghembuskan nafas terakhirnya. Tim dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau tiba di lokasi pada pukul 22.30 WIB dan segera melakukan nekropsi.

“Dari hasil nekropsi, diduga kuat kematian gajah Rahman disebabkan oleh keracunan. Proses nekropsi selesai pada pukul 02.00 WIB dini hari dan jenazah gajah Rahman akhirnya dimakamkan,” kata Heru. (***)

 

 

 

 

Tags: GadingGajahMatiPemburu
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 14:04 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --  BIDANG Kedokteran dan Kesehatan Polres Pematangsiantar melaksanakan Safety Food untuk distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 2...

Read more
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 13:25 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Gunung api...

Read more
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more

Berita Terbaru

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
News

‎Bupati Tapanuli Utara temui Kepala BBWSS II, usulkan pemulihan irigasi dan tanggul

31 Agustus 2026 | 13:13 WIB
News

Bayu Wicaksono alias Ncek pulang dari Myanmar, buronan dua tahun berakhir di Bareskrim

31 Agustus 2026 | 11:16 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus