Segaris.co
Selasa, 13 Januari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom
Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi segaris.co, relawan Dulur Ganjar Pranowo, inisiator Jurnalis Ganjar Pranowo

Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi segaris.co, relawan Dulur Ganjar Pranowo, inisiator Jurnalis Ganjar Pranowo

PEMILIHAN PRESIDEN (Pilpres) area gagasan INDONESIA EMAS

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
1 Desember 2023 | 23:00 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

 

ADA yang patut untuk sama-sama dijaga dan tidak lepas dari INGATAN, bahwa 14 Februari 2024 adalah PEMILIHAN PRESIDEN (Pilpres) untuk periode kepemimpinan 2024-2029.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sudah menetapkan 3 kandidat PRESIDEN yakni Anies Baswedan (Nomor urut 1), Prabowo Subianto (2) dan Ganjar Pranowo (3).

Tentu, sesuai peraturan yang sudah disepakati bersama bahwa ketiga kandidat telah lolos dan memiliki kekuatan yang tak terbantahkan sebagai calon tetap.

Selanjutnya, adalah tahapan penyampaian gagasan dan visi-misi ketiga Calon Presiden (Capres) yang akan menjadi referensi bagi rakyat yang memiliki hak suara dalam menentukan dan menetapkan pilihannya.

Edukasi politik

MENUJU Pilpres 14 Februari 2024, rakyat sangat berharap ketiga Capres bersama tim pemenangannya, dapat menyajikan gerakan-gerakan politik yang edukatif, bukan yang justru menampilkan topik-topik penggiringan rasa emosional menjadi lebih dominan.

Media sosial – memang alat kebebasan berekpresi dalam menyampaikan pendapat apa pun – dan juga menjadi media penguatan bergeraknya politik kepentingan bersama dalam mengedukasi rakyat.

Ketika ada yang terasa janggal dalam sebuah proses, gorengan-gorengan politik jangan dinuansakan pada tataran untuk menggelorakan emosional yang berdampak pada terbangunnya rasa apatis, kebencian dan tendensius.

Edukasi politik beradab dan beradat ketimuran, seharusnyalah terpelihara, agar PESTA DEMOKRASI gembirakan rakyat, dapat tersalurkan dalam suka citanya sebuah pesta. Jangan pula membalut kedemokrasian yang terkesan barbarian.

“Jadikanlah deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekali pun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” Ir. Soekarno

Hayati pesan Soekarno

MARI para Ketua Umum Partai Politik hingga kader, untuk menghayati apa yang disampaikan Presiden RI I, Ir Soekarno, “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Apa yang tersampaikan tentang melawan bangsamu sendiri, adalah bagaimana para negarawan, politisi dan kalangan akademisi merapatkan barisan untuk mempersempit ruang gerak para politisi jahat.

Partai politik sejatinya, diharapkan sebagai rumah politisi yang mumpuni, dengan kaderisasi yang beretika, bermoral, dan beradab-adat.

Partai politik, sebaik-baiknya menjadi rumah pengemasan alur pikir politisi yang matang, terukur dan lebih mementingkan keutuhan berbangsa dan bernegara. Tidak saling membuka keburukan, kebobrokan atau ketidakbecusan rival politik.

Para politisi, jika masih terbalut HATI NURANI simak dan hayatilah dengan jeli, pesan moral apa yang terkandung pada “perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Area gagasan INDONESIA EMAS

PATUTLAH sama-sama mengingatkan tentang kesepakatan bahwa tujuan bersama ke depan, adalah capaian INDONESIA EMAS.

Tiga capres bersama partai pengusung, apakah itu dengan sebutan Koalisi Indonesia Maju mau pun Koalisi Perubahan, tetap dengan satu harapan tercapainya tujuan rakyat makmur dan sejahtera. Itu tadi, yang disebut sebagai INDONESIA EMAS.

Jadi, sepatutnyalah para capres menjadikan INDONESIA EMAS sebagai area adu gagasan atau visi-misi.

Karena, rakyat yang punya kuasa penuh dalam menentukan dan menetapkan pilihannya ke capres mana, sangat tergantung pada referensi gagasan atau visi-misi.

Rakyat pun perlu membuka alur pikir yang objektif dalam menilai capres yang hendak dipilih. Kompas yang harus dipahami adalah soal REKAM JEJAK, dan kekuatan DATA tentang ketiga capres, yang keputusannya didasari HATI NURANI.

Menentukan dan menetapkan pilihan capres, jangan karena penilaian subjektif, terbawa arus emosional dan ketidakcerdasan merangkum data mau pun rekam jejak.

Rakyat harus lebih memahami bahwa kita tidak sedang memilih yang terbaik, tetapi sedang berupaya agar yang terburuk tidak menguasai.

Ingat, SUARA RAKYAT, adalah SUARA TUHAN. Vox populi, vox dei.

 

Penulis, Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi segaris.co, relawan Dulur Ganjar Pranowo, inisiator Jurnalis Ganjar Pranowo

Tags: CapresDataHatiHati NuraniJejakNuraniRekamRekam JejaksegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

“60 tahun Implan Gigi: Antara harapan senyum indah dan kisah yang tak terungkap”

by Ingot Simangunsong
20 Oktober 2025 | 15:22 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong SEJAK 1965, ketika Prof. Per-Ingvar Brånemark dari Swedia pertama kali berhasil menanam implan gigi titanium pada...

Read more
Kolom

Bukan dari Amerika, tapi dari Swedia! Ini penemu Implan Gigi Pertama di Dunia!

by Ingot Simangunsong
20 Oktober 2025 | 14:50 WIB
0

Oleh | Ingot Simangunsong METODE implan gigi (dental implant) pertama kali diperkenalkan secara ilmiah dan berhasil diterapkan di dunia kedokteran...

Read more
Kolom

Tak sekadar tren, ini risiko di balik IMPLAN GIGI

by Ingot Simangunsong
20 Oktober 2025 | 14:20 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong BEBERAPA faktor yang mendorong peningkatan popularitas pemasangan implan gigi: Kemajuan teknologi kedokteran gigi: Misalnya di RS Pondok Indah...

Read more
Kolom

Asal-usul, dan proses pengajuan RUU Perampasan Aset

by Ingot Simangunsong
10 Oktober 2025 | 06:21 WIB
0

Oleh | Ingot Simangunsong RANCANGAN Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset tidak lahir dari satu individu tertentu, melainkan melalui proses panjang...

Read more
Kolom

Fenomena pejabat tinggi negara berdebat di Media Sosial: Antara transparansi dan krisis Etika Publik

by Ingot Simangunsong
7 Oktober 2025 | 13:28 WIB
0

Oleh | Ingot Simangunsong DALAM beberapa tahun terakhir, ruang publik Indonesia semakin bising oleh perdebatan para pejabat tinggi negara di...

Read more
Kolom

bukan POLITIK KEBERANIAN

by Ingot Simangunsong
5 Oktober 2025 | 10:35 WIB
0

Oleh | Ingot Simangunsong KETIDAKTEGASAN para pimpinan partai politik dalam mengesahkan RUU Perampasan Aset telah membuka wajah asli politik kita:...

Read more

Berita Terbaru

News

Mendagri pimpin Rakornas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara

13 Januari 2026 | 08:36 WIB
News

Tepati janji, Kang Dedi Mulyadi serahkan bantuan kemanusiaan pascabencana di Tapanuli Utara

12 Januari 2026 | 20:55 WIB
News

Wali Kota Pematangsiantar hadiri Ibadah Syukuran Tahun Baru 2026 GKPS Resort Siantar I, terima Dayok Nabinatur

11 Januari 2026 | 21:52 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara tegaskan komitmen pelestarian lingkungan dan kesiapsiagaan bencana

11 Januari 2026 | 20:51 WIB
News

Sekda hadiri syukuran Dedikasi Altar Gereja Paroki St Fransiskus Asisi dan penerimaan sakramen krisma

11 Januari 2026 | 20:17 WIB
News

LBH Gerak Indonesia DPD Sumut pindah kantor, Pdt Toni Sinaga: “Pengacara perlu Wahyu”, Jusniar Siahaan: “2026, fokus advokasi dan edukasi”

10 Januari 2026 | 20:43 WIB
Buah Pikir

Tolak Pilkada kembali ke DPRD

8 Januari 2026 | 19:47 WIB
News

Ketua TP PKK Pematangsiantar serahkan seragam dan pakaian olahraga kepada murid PAUD SAB

8 Januari 2026 | 14:27 WIB
News

Wali Kota Pematangsiantar hadiri penutupan Dikmaba TNI AD dan ikuti Vicon Panen Raya Nasional

7 Januari 2026 | 17:40 WIB
News

Pemerintah fokus tangani sungai dan infrastruktur terdampak bencana di Tapanuli Utara

7 Januari 2026 | 11:19 WIB
News

Oktavianus Sitio: “Suksesi dan agenda politik Partai Golkar ke depan di tangan tokoh muda”

7 Januari 2026 | 07:20 WIB
News

Pemprov Sumut bungkam soal bantuan untuk korban bencana alam dikenakan biaya Rp2,4 juta

7 Januari 2026 | 03:57 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita