DALAM Rapat Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Jumat (06/01/2023), Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, memberi target serapan anggaran 30 persen di Triwulan I tahun 2023 kepada masing-masing kepala OPD.
Tujuannya, untuk mempercepat pembangunan di Sumut.
“Itu akan sangat membantu meningkatkan finansial dan ekonomi di Sumatera Utara,” katanya.
Gubsu mengingatkan kepada OPD agar benar-benar memperhatikan nomenklatur baru di tahun 2023.

Setidaknya, ada enam OPD Pemprovsu yang mengalami perubahan secara struktural di tahun ini dan untuk mempercepat serapan anggaran, pimpinan OPD harus benar-benar memahami Tupoksinya.
“Tahun ini ada perubahan struktur, entah itu yang digabung, berubah strukturnya, atau pimpinannya berganti. Pahami betul Tupoksinya. Kalau tidak, kalian bakal terhambat dalam serapan anggaran,” kata Gubsu yang mengingatkan pimpinam OPD dan BUMD untuk menjauhi segala bentuk tindak korupsi, termasuk jual-beli jabatan.
“Jangan sekali-sekali lakukan itu. Bila kedapatan tindak tegas. Kita ingin Sumatera Utara ini bermartabat. Jangan karena segelintir orang jadi rusak,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Arief S Trinugroho, juga mengingatkan agar masing-masing OPD melakukan percepatan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan juga Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ).
Arief berharap OPD terus melakukan percepatan karena saat ini sedang masa transisi termasuk penyusunan Perubahan Anggran Pendapatan Dan Belanja Daerah (P-APBD) 2023.
“LKPD tenggangnya 10 Januari. Februari ada LKPJ. Kemudian bapak/ibu juga harus menyusun P-APBD 2023 untuk mempercepat dan memperlancar serapan anggaran kita tahun ini,” kata Arief. (Sipa Munthe/***)





