Segaris.co
Minggu, 18 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Komunikasi Pemerintah buruk, Forum Matra desak antisipasi imbas kenaikan harga BBM

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
7 September 2022 | 15:26 WIB
in News

FORUM Maju Tumbuh Bergerak Bersama (Matra) menilai pemerintah belum mensosialisasikan secara baik dampak daripada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat luas.

Untuk itu, gabungan lebih kurang 56 organisasi relawan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mendesak pemerintah melakukan langkah-langkah antisipatif terhadap imbas kenaikan harga BBM tersebut.

Anggota Kehormatan Forum Matra, Lendry SM mengatakan, banyak masyarakat belum siap menghadapi keputusan pemerintah dengan kenaikan harga BBM yang sudah berlaku sejak akhir pekan lalu.

“Saat ini daya beli masyarakat belum cukup kuat tapi sudah dibebani lagi kenaikan harga BBM. Pemerintah harusnya berupaya melakukan langkah-langkah antisipatif, agar daya beli masyarakat efektif,” kata Lendry SM melalui keterangan tertulis Forum Matra, Rabu (07/09/2022).

Menurut Lendry, sosialisasi kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM bisa dilakukan secara bertahap dan tidak bersamaan langsung naik sekaligus. Selain itu, pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial BBM perlu melakukan pengawasan distribusi harga-harga bahan pokok supaya tetap terjangkau di pasaran.

“Kami (Forum Matra) terus melakukan perhitungan kalau tanpa pengawasan pada kenaikan harga produksi dan transportasi, nanti dikuatirkan bansos ini tidak efektif dan tidak mendukung daya beli masyarakat,” kata Ketua Umum Gerakan Masyarakat Aktivis Relawan (Gemar Indonesia Jaya) itu.

Baca juga :

RDP Wali Kota – DPRD Pematang Siantar, dari Panglima Talam hingga rasa kebersamaan membangun

Komunikasi Pemerintah Buruk 

Di sisi lain, Sekretaris Umum Gerakan Rakyat Tanpa Partai (Getar) DPD DKI Jakarta, Jove Manukoa menilai komunikasi publik pemerintah belum dikelola secara baik. Hal ini terkait pengumuman pemberlakuan kenaikan harga BBM yang hanya berselang satu jam setelah diumumkan resmi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pengumuman rencana kenaikan harga BBM terkesan dadakan sehingga menimbulkan kepanikan bagi masyarakat. Di hampir setiap wilayah terjadi antrian panjang warga yang berbondong-bondong untuk mengisi BBM kendaraannya,” kata Jove Manukoa.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM mulai berlaku pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB. Pada hari yang sama juga sudah diberlakukan kenaikan harga BBM tersebut.

“Pemberitahuan yang tiba-tiba muncul ini merupakan bukti bahwa komunikasi publik pemerintah buruk sekali,” tegas Jove Manukoa.

Menurut Jove Manukoa, kenaikan harga BBM tentu masih dapat diprediksikan pada jauh hari sebelumnya sehingga tidak membuat riuh di tengah masyarakat. Ia menambahkan, perhitungan kenaikan harga BBM yang terperinci pastinya masih punya jeda waktu yang cukup untuk pemerintah menyampaikan kapan kenaikannya terjadi, hari dan waktunya kepastian kenaikan harga BBM tersebut.

Baca juga :

Kunker di Cabdisdik Pematang Siantar, Edy Rahmayadi ingatkan kejujuran, kasih sayang dan motivasi

Untuk itu, Jove Manukoa pun menyarankan agar pemerintah memperbaiki tata kelola komunikasi dengan baik, efektif dan informatif. Ia juga mengingatkan komunikasi buruk pemerintah tidak lagi berulang terjadi untuk di kemudian hari.

“Perlu ditingkatkan komunikasi pemerintah agar betul-betul tidak lagi mengejutkan masyarakat. Biasanya kalau bikin kejutan itu sesuatu yang membahagiakan rakyat kecil, bukan justru jadi menambah beban penderitaan rakyat,” tegas Jove Manukoa.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Mitra Tani Mandiri (MTM) Ratna Dewati, bahwa keputusan menaikkan harga BBM dalam kondisi ekonomi rakyat yang belum pulih secara normal pasca pandemi Covid-19 saat ini adalah momentum yang kurang tepat.

Meskipun demikian, anggota Kehormatan Forum Matra itu berharap pemerintah masih punya pilihan kebijakan lainnya dalam menyikapi situasi pilihan sulit antara kesejahteraan rakyat dan kepentingan ekonomi semata.

“Semoga pemerintah masih punya kebijakan alternatif untuk memperkuat daya beli rakyat miskin. Bagaimana pun kebijakan pemerintah harus tetap prorakyat dan tidak hanya berkutat soal mempertahankan postur APBN semata,” ucap Ratna Dewati.

Sementara itu, Ketua Umum Lady Orange, Wiwiek Dwimastuti menegaskan pentingnya mengurangi konsumsi BBM berlebihan.

Dia mengatakan, masyarakat Indonesia dan sektor-sektor usaha perlu melakukan pengurangan konsumsi BBM, penghematan energi, konversi bahan bakar ke energi terbarukan, dan kebijakan efektifitas pengelolaan anggaran agar kenaikan harga BBM tidak langsung memberatkan rakyat kecil.

“Selama ini sudah berjalan program penghematan energi tapi program ini masih kurang berhasil. Jadi harus ada keseriusan pemerintah dalam menjalankan program-program penghematan konsumsi BBM,” cetus Wiwiek yang juga merupakan anggota kehormatan Forum Matra itu.

Bunda Wiwiek sapaan akrab Wiwiek Dwimastuti ini juga mengkhawatirkan kalau dampak kenaikan harga BBM akan mengalami tekanan terhadap segala sektor kegiatan usaha, tingkat pengangguran akan terus meningkat, dan operasional industri banyak yang akan gulung tikar.

“Meskipun kenaikan BBM ini bukanlah sesuatu yang baru dilakukan sekali oleh pemerintahan Jokowi tapi keputusan ini (kenaikan harga BBM) merupakan jalan terbaik pemerintah. Namun, kebijakan pemerintah janganlah menimbulkan penderitaan rakyat tambah semakin berat,” pungkas Wiwiek Dwimastuti.

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan kenaikan harga BBM yang ditetapkan sebagai berikut yakni, Pertalite dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter, Solar dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter, Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Rencana kenaikan harga BBM bersubsidi ini terjadi seiring dengan membengkaknya nilai subsidi energi yang mencapai Rp 502,4 triliun. (***)

Tags: BBMForumMatra
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

by Ingot Simangunsong
17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO -- KETUA Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Pematangsiantar, Henry Dunan Pardede SP MM, menyatakan rasa syukur atas...

Read more
Oplus_131072
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

by Ingot Simangunsong
17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO — LEMBAGA Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Mitra Indonesia atau Fokus Mitra Indonesia resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan...

Read more
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
0

SIMALUNGUN, SEGARIS.CO – KAPOLRES Simalungun AKBP Hendri Nupia Dinka Barus menggelar kegiatan Coffee Morning dan temu ramah bersama insan pers...

Read more
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
0

Dearmando Damanik: "Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani" Dearmando Damanik menunjukkan proses pupuk organik Asap Cair Osaka PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --...

Read more
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

by Ingot Simangunsong
16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO --‎ PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara menggelar Dialog Pendidikan bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti...

Read more
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

by Ingot Simangunsong
15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
0

TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO -- PEMERINTAH Kabupaten Tapanuli Utara mengambil langkah strategis dalam penataan kawasan dan mitigasi bencana dengan merelokasi para...

Read more

Berita Terbaru

News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus