
SAMOSIR, SEGARIS.CO – SEBANYAK 170 kepala keluarga petani di Desa Suhutnihuta Pardomuan dan Desa Parsaoran Urat, Kabupaten Samosir, menerima bantuan benih jagung jenis Pioneer 32 (P-32), Jumat (2/10/2026).
Bantuan tersebut disalurkan Anggota DPR RI Komisi XIII sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Drs. Rapidin Simbolon, MM.
Sebanyak 80 kepala keluarga dari Desa Suhutnihuta Pardomuan dan 90 kepala keluarga dari Desa Parsaoran Urat menerima bantuan benih tersebut.

Penyerahan berlangsung di halaman Rumah Batak di Lumban Manik, Desa Suhutnihuta Pardomuan.
Rapidin hadir bersama Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara, Sorta Ertati Siahaan.
Rapidin mengatakan bantuan benih tersebut diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan sarana produksi sekaligus meringankan sebagian modal pada awal musim tanam.
“Benih ini kita harapkan bisa membantu petani dalam memulai musim tanam. Pioneer 32 ini memiliki kualitas yang baik dan berpotensi menghasilkan hingga tiga tongkol dalam satu tanaman,” ujar Rapidin.
Menurutnya, ketersediaan benih merupakan salah satu kebutuhan penting dalam memulai budidaya jagung.

Dengan adanya bantuan, sebagian biaya yang biasanya digunakan untuk membeli benih dapat dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti pengolahan lahan dan pemeliharaan tanaman.
“Kita tahu petani membutuhkan modal untuk menjalankan kegiatan pertanian. Karena itu, bantuan benih seperti ini diharapkan bisa sedikit membantu mengurangi beban mereka,” katanya.
Rapidin menegaskan dukungan terhadap sektor pertanian perlu diberikan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.
Ia berharap benih yang diterima segera dimanfaatkan dan mampu memberikan hasil yang berdampak terhadap pendapatan keluarga petani.
Selain bantuan benih, Rapidin juga menyampaikan rencana mengupayakan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor berukuran besar untuk kawasan Urat.
Traktor tersebut diharapkan dapat digunakan secara bersama oleh kelompok tani dalam mengolah lahan.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, mengatakan kehadiran kader partai di tengah masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan yang menyentuh kebutuhan warga.
Menurut Sutrisno, bantuan benih merupakan salah satu bentuk dukungan konkret kepada petani yang membutuhkan sarana produksi untuk menjalankan kegiatan pertanian.
“Bagi kami, kegiatan seperti ini merupakan aktualisasi dari pesan Ibu Megawati yang berulang kali mengingatkan agar kader partai senantiasa menangis dan tertawa bersama rakyat. Artinya, kader harus hadir, mendengar kebutuhan masyarakat, dan ikut merasakan apa yang dihadapi rakyat, termasuk para petani,” ujar Sutrisno.
Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian dan membantu petani menjalani musim tanam hingga masa panen. [Red/***]






