Segaris.co
Minggu, 19 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Tak sekadar tren, ini risiko di balik IMPLAN GIGI

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
20 Oktober 2025 | 14:20 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

BEBERAPA faktor yang mendorong peningkatan popularitas pemasangan implan gigi:

Kemajuan teknologi kedokteran gigi: Misalnya di RS Pondok Indah disebut penggunaan teknologi “Waterlase” (laser + air) untuk prosedur implan agar lebih presisi dan meminimalkan trauma jaringan.

Estetika dan fungsi: Kehilangan gigi secara nyata mengganggu fungsi mengunyah, berbicara, dan juga estetika (penampilan). Implan menawarkan solusi yang lebih permanen dan “mirip gigi asli”.

Media sosial & influencer: Ada banyak unggahan Instagram/Reel yang menampilkan “sebelum-sesudah implan gigi”, yang membuat orang lebih aware dan tertarik.

Meningkatnya standar hidup dan keinginan untuk “upgrade” kesehatan gigi sebagai bagian dari penampilan.

Klinik gigi mulai menawarkan paket implan yang “lebih mudah diakses”, sehingga menjadi lebih banyak dibicarakan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan/risiko

Walaupun tampak menarik, ada beberapa aspek penting supaya Anda tidak terjebak ekspektasi yang terlalu optimis:

Bukan prosedur ringan: Implan gigi biasanya melibatkan operasi (menanam sekrup ke tulang rahang), bukan hanya pemasangan mahkota biasa. Prosedur perlu direncanakan dengan baik (kualitas tulang, kesehatan gusi, rontgen/CBCT).

Biaya yang tinggi & variabilitas besar: Karena implan melibatkan banyak faktor (bahan, merek implan, dokter, lokasi klinik) maka biayanya bisa sangat berbeda. Viral tak selalu berarti murah.

Hasil tak instan: Meskipun pemasaran bisa menunjukkan hasil “sekejap”, kenyataannya proses osseointegrasi (penyatuan implan dengan tulang) butuh waktu, dan ada masa penyembuhan.

Risiko komplikasi: Termasuk infeksi, implan gagal melekat (osseointegrasi gagal), kerusakan saraf, atau tulang rahang yang kurang mendukung.

Pemasaran bisa berlebihan: Karena viral, ada klinik yang mungkin menonjolkan “tanpa bedah” atau “langsung pulang bisa makan” secara sangat optimis— padahal realitasnya bisa berbeda. Contoh: video “Implan gigi tanpa bedah*” di YouTube.

Kondisi pasien penting: Tidak semua orang cocok untuk implan – misalnya jika tulang rahang tipis, gusi bermasalah, atau ada penyakit sistemik yang menghambat penyembuhan.

Tips sebelum memutuskan pemasangan implan

Berikut beberapa hal yang baik Anda cek atau lakukan sebelum memilih implan:

Konsultasi dengan dokter spesialis implantologi atau bedah mulut — pastikan dokter punya pengalaman melakukan implan.

Lakukan pemeriksaan lengkap (termasuk foto rontgen atau CBCT) untuk mengevaluasi kondisi tulang rahang dan gusi.

Tanyakan merek implan yang digunakan (tipe sekrup, bahan titanium/zirconia, garansi klinik).

Diskusikan biaya total: pemasangan implan + mahkota + kontrol pasca operasi + potensi tambahan (jika perlu bone graft/tambal tulang).

Pastikan klinik menjelaskan risiko, waktu pemulihan, apa yang boleh dan tidak boleh setelah tindakan, bagaimana perawatan setelahnya.

Jaga kebersihan mulut dan hindari faktor risiko seperti merokok agar implan lebih berhasil.

Jangan terburu-buru karena “viral” saja — lihat juga minimal 5-10 tahun hasil nyata dari pasien di klinik tersebut jika memungkinkan.

Pemasangan implan gigi kini memang naik daun di Indonesia: karena teknologi makin baik, kampanye estetika makin kuat, dan media sosial mempercepat “trend”.

Namun, viral tak selalu berarti cocok untuk semua orang atau bebas risiko. Keputusan harus didasarkan pada kondisi medis, konsultasi profesional, dan pemahaman yang realistis. [rangkuman dari berbagai sumber/***]

 

Penulis, Ingot Simangunsong, Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co

 

Tags: EfekEfek SampingGigiImplanImplan GigiSampingsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Ingot Simangunsong
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

by Ingot Simangunsong
18 Juli 2026 | 07:53 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  SELAMA puluhan tahun, nama Etiopia identik dengan kelaparan dan kemiskinan. Namun dalam dua dekade terakhir, negara...

Read more
Ingot Simangunsong
Kolom

Tipping Point terberantasnya korupsi di Indonesia: Mungkinkah terjadi?

by Ingot Simangunsong
16 Juli 2026 | 08:52 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong KORUPSI masih menjadi salah satu tantangan terbesar bangsa Indonesia. Hampir setiap tahun, aparat penegak hukum mengungkap...

Read more
Kolom

RUU Perampasan Aset: Mengapa terus tertunda saat rakyat menanggung dampak korupsi?

by Ingot Simangunsong
13 Juli 2026 | 06:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong KORUPSI bukan sekadar pelanggaran hukum. Kejahatan ini merampas hak masyarakat atas pendidikan yang layak,...

Read more
Kolom

Nama Celine Evangelista muncul di tengah kasus Febrie Adriansyah, Apa benang merahnya?

by Ingot Simangunsong
12 Juli 2026 | 22:00 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong PENETAPAN mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, sebagai...

Read more
Kolom

Dari pemburu Koruptor menjadi Tersangka: Runtuhnya jejak kekuasaan Febrie Adriansyah

by Ingot Simangunsong
12 Juli 2026 | 01:34 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong MANTAN Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kini menghadapi babak paling...

Read more
Tak Berkategori

Ketika Rakyat mengencangkan ikat pinggang, mengapa korupsi justru semakin beringas?

by Ingot Simangunsong
22 Juni 2026 | 06:46 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong  DI tengah kehidupan masyarakat yang semakin berat, pertanyaan ini kerap muncul dalam percakapan sehari-hari: mengapa...

Read more

Berita Terbaru

News

19 Juli 2026 | 14:25 WIB
News

Residivis Narkoba ditangkap di depan Gereja HKBP Sukadame, sabu dan ganja disita

19 Juli 2026 | 13:57 WIB
News

Timsus Dayok Mirah patroli malam, amankan dua motor berknalpot brong

19 Juli 2026 | 11:42 WIB
News

Wesly Silalahi hadiri Reuni Akbar SMP Cinta Rakyat 1, kenang masa sekolah

19 Juli 2026 | 05:12 WIB
News

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan mediasi perselisihan Aantarwarga

18 Juli 2026 | 15:15 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar pimpin latihan menembak tingkatkan kesiapsiagaan personel

18 Juli 2026 | 15:03 WIB
News

Polres Pematangsiantar gelar Baksos di Panti Jompo

18 Juli 2026 | 14:14 WIB
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

18 Juli 2026 | 07:53 WIB
News

UPDATE: Korban meninggal kecelakaan beruntun di Sibolangit bertambah menjadi 4 orang

17 Juli 2026 | 18:24 WIB
News

Kecelakaan beruntun libatkan tujuh kendaraan di Sibolangit, satu orang dilaporkan meninggal

17 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Pemko Pematangsiantar gelar Job Fair 2026, sediakan lebih dari 1.000 lowongan kerja

17 Juli 2026 | 13:36 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar terima bantuan alat Tes Urine dari Wali Kota, perkuat sinergi pemberantasan Narkoba

17 Juli 2026 | 10:06 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita