Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

KORUPTOR [muda] itu BAJING-an

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
13 September 2025 | 20:01 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot SimangunsongANTARA bajing dan bajingan. Keduanya berbeda makna dan arti.

BAJING adalah tupai, binatang pengerat yang dikenal sebagai hama buah-buahan.

BAJING juga merupakan akar kata dari “BAJINGAN” yang berarti penjahat atau kata makian yang kasar.

Nah… kita mau fokus ke kata BAJINGAN. Istilah BAJINGAN sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang melakukan tindakan tidak bermoral atau ilegal, seperti: penipuan, pengkhianatan. kekerasan, pencurian, dan KORUPSI.

Karena itu… kata KORUPSI patut digarisbawahi sebagai sesuatu yang “garing”, karena tidak saja diminati kalangan berusia 50 tahun ke atas, juga sudah merambah ke usia di bawah 50 tahun.

Tren orang muda memperkaya diri dengan cara “tidak normal”, instan dengan berkubang di pusaran KORUPSI, mulai menonjol.

Orang muda dapat masuk ke lingkaran KORUPSI karena berbagai faktor seperti kesempatan, godaan kekuasaan dan uang, serta kurangnya integritas, meskipun usia muda tidak menghalangi potensi KORUPSI.

Nur Afifah Balqis menjadi sorotan sebagai salah satu KORUPTOR termuda di Indonesia, yang terjerat kasus suap pada usia 24 tahun.

Tahun 2022, Nur Afifah terlibat dalam kasus dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Ia tidak hanya berperan sebagai perantara, tetapi juga diduga aktif membantu aliran dana haram antara anggota DPR RI nonaktif Eddy Santana Putra dan Bupati Muna, LM Rusman Emba.

Nur Afifa menjabat sebagai Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Balikpapan.

Tidak hanya Nur Afifa, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafar Ma’sud juga masih terbilang muda.

Ia berusia 34 tahun saat ditangkap KPK. Adik dari Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud ini terpilih menjadi bupati saat usianya belum genap 31 tahun.

Selain mereka, pada tahun 2011 terbongkar korupsi pembahasan anggaran pengalokasian Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) yang melibatkan anggota DPR RI Fraksi PAN Wa Ode Nurhayati dan pengusaha yang juga politisi Golkar Fahd El Fouz.

Pada saat itu, Wa Ode sebagai penerima suap baru berusia 30 tahun dan Fahd sebagai pemberi suap berusia 29 tahun.

Bahkan, kepala daerah yang mendapat rekor MURI pada 2016 sebagai walikota termuda, yaitu Walikota Tanjungbalai M. Syahrial, ditetapkan sebagai tersangka korupsi saat usianya 33 tahun.

Mengedepankan meritokrasi

ARTINYA pelaku tindak pidana korupsi, sudah tidak mengenal usia dan sudah merasuk ke kalangan muda.

Orang muda yang mendapatkan posisi “basah” di lingkaran eksekutif, legislatif mau pun yudikatif, tidak terlepas dari partai politik yang memberikan rekomendasi.

Partai politik sebagai pemilik rekomendasi, patut menjalankan atau mengedepankan meritokrasi, yakni sebuah sistem yang menempatkan kemampuan, prestasi, dan kompetensi sebagai dasar utama dalam menentukan posisi, jabatan, maupun penghargaan.

Prinsip ini menolak pengaruh faktor keturunan, kekayaan, status sosial, maupun koneksi politik.

Istilah meritokrasi sendiri berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yakni merit yang berarti prestasi atau kelayakan, serta kratos yang berarti kekuasaan atau pemerintahan.

Secara harfiah, meritokrasi dapat dimaknai sebagai “kekuasaan berdasarkan kelayakan atau prestasi.”

Karena partai politik adalah institusi yang bertanggungjawab penuh terhadap kelangsungan berbangsa dan bernegara, yang diekspresikan dalam semangat berkeadilan sosial untuk kesejahteraan serta kemakmuran rakyat.

Partai politik sebagai pemilik rekomendasi dalam memposisikan kadernya, punya tanggungjawab dalam menzerokan orang muda agar tidak terperangkap dalam kubangan korupsi.

Setidaknya orang muda, tidak masuk dalam sebutan KORUPTOR [muda] itu BAJING-an.

 

Penulis, Ingot Simangunsong, Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co

 

Tags: BAJING-anBajinganIngot SimangunsongKorupsiKoruptorsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus