Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Gerakan RADIKAL berantas korupsi dan perampasan kekayaan [asset]

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
12 September 2025 | 21:32 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

KORUPSI. KORUPTOR. Sesuatu yang sudah sangat “keterlaluan” berkembang-biaknya di negeri ini. Penikmat korup, ada di berbagai strata sosial, tidak lagi berbatas pada norma patut tidak patutnya korupsi itu.

Kenapa demikian? Ternyata tingginya pendidikan (pengetahuan), tidaklah jadi jaminan, bahwa seseorang tidak terperosok di “kubangan” korupsi. Apalagi yang pendidikannya rendah.

Lihat saja catatan korupsi, seorang menteri pendidikan dan seorang menteri agama atau menteri lainnya terpapar tindak pidana korupsi. Anggaran yang dikorupsi tidak kecil, sampai pada bilangan triliunan rupiah.

Pengusaha yang juga suami dari aktris Sandra Dewi, Harvey Moeis, vonis hukumannya dari 6,5 tahun, dikuatkan MA jadi 20 tahun penjara dalam kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah secara bersama-sama hingga menyebabkan kerugian negara Rp300 triliun.

Bahkan di era kepemimpinan Joko Widodo terdapat sejumlah menteri yang terjerat kasus korupsi. Nama-namanya bisa ditelusuri dari eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hingga terbaru mantan Menteri Perdagangan (Mendag), Tom Lembong yang kemudian mendapatkan Abolisi dari Prabowo Subianto. Kemudian, masuk Nadiem Makarim dan Yaqut Cholil Qoumas.

Indonesia mencetak 37 poin dari 100 pada Indeks Persepsi Korupsi 2024 yang dilaporkan oleh Transparency International.

Indeks Korupsi di Indonesia rata-rata mencapai 28,37 Poin dari tahun 1995 hingga 2024, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 40,00 Poin pada tahun 2019 dan titik terendah sebesar 17,00 Poin pada tahun 1999.

Sungguh luar biasa memprihatinkan, korupsi juga terlihat di tataran pemerintahan desa, melalui “bancakan” dana desa. Belum lagi gubernur, bupati/wali kota serta wakil rakyat d DPR RI, DPRD Provinsi/Kabupten/Kota.

Gerakan radikal berantas korupsi 

Korupsi merupakan kejahatan yang tidak saja merampas harta negara, tetapi juga mencuri harapan dan masa depan bangsa.

Karena itu, terhadap tindakan pidana korupsi ini, perlu dilakukan gerakan yang sangat-sangat radikal terhadap para koruptor. Pemberantasan korupsi, tidak boleh lagi, ditempatkan di wilayah setengah hati.

Dari Orde Lama, Orde Baru, Reformasi, hingga sekarang ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), adalah lembaga yang diharapkan dapat menjalankan pemberantasan korupsi dengan radikal. Tetapi, lembaga anti rasuah yang sudah berkali-kali ganti nama itu, belum dapat memberikan hasil maksimal. Kasus korupsi terindikasi semakin parah, dengan nominal yang spektakuler.

Baharuddin Lopa mendefinisikan korupsi sebagai tindak pidana melawan hukum yang merugikan keuangan negara, sementara Robert Klitgaard mengaitkannya dengan penyalahgunaan diskresi, monopoli kekuasaan tanpa pengawasan, dan minimnya akuntabilitas.

Dampak dari korupsi, merembet ke ruang-ruang atau lorong-lorong pembangunan di semua sektor yang membuat negara mengalami kerugian. Tentu, kerugian sama dirasakaan oleh rakyat sebagai pengguna hasil pembangunan. Dimana yang selama ini terbengkalai — karena ulah koruptor — pembangunan jadi mangkrak.

Tindakan radikal para koruptor untuk mendapatkan hasil korupsinya, harus juga diambangi dengan penindakan melalui penegakan hukmuman yang seberat-beratnya serta dibarengi dengan perampasan kekayaan (aset).

Presiden minta dikebut

Presiden Prabowo Subianto meminta pembahasan RUU Perampasan Aset agar dikebut. RUU Perampasan Asset adalah rancangan undang-undang yang pertama kali disusun pada tahun 2008. Dirancang dengan maksud memperluas wewenang negara menyita harta para koruptor.

Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen kuat dalam memberantas korupsi dengan mengusulkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana kedalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2025-2029.

“Terdapat tiga RUU yang diusulkan untuk masuk ke dalam perubahan kedua Prolegnas RUU prioritas 2025, yaitu satu RUU tentang Perampasan Aset,” kata Ketua Baleg DPR Bob Hasan di Ruang Rapat Baleg DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (09/09/2025).

Permintaan untuk membahas RUU Perampasan Aset juga sudah disampaikan Prabowo kepada Ketua DPR Puan Maharani.

Tidak hanya itu, keputusan DPR RI mengusulkan RUU Perampasan Aset dalam Prolegnas Prioritas 2025, adalah berdasarkan hasil perundingan Presiden Prabowo Subianto dengan pimpinan partai politik (parpol).

Apa yang sudah disepakati ini, diharapkan berjalan sesuai harapan, agar masalah bangsa dan negara, dapat terselesaikan untuk satu tujuan mulia, rakyat Indonesia menikmati keadilan yang memakmurkan.

Dengan perampasan asset para koruptor, tentu akan berdampak positip bagi percepatan pembayaran hutang negara. Perampasan asset dengan meninggikan serta memberatkan, akan memberikan efek jera bagi yang sudah dan akan melakukan tindak pidana korupsi.

Semoga Presiden Prabowo Subianto diberikan kesehatan dan perlindungan dari Tuhan untuk dapat TEGAK LURUS dalam pemberantasan korupsi dan perampasan asset.

Lebih baik merasakan perih yang menyakitkan dalam memberantas korupsi, dari pada membiarkan para koruptor menggerogoti harta negara. Putus mata rantai para koruptor agar tidak lagi mencuri harapan dan masa depan bangsa.

 

Penulis: Ingot Simangunsong, Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co

 

Catatan Pinggir 

Baharuddin Lopa (27 Agustus 1935 – 3 Juli 2001) adalah Jaksa Agung Republik Indonesia dari 6 Juni 2001 sampai wafatnya pada 3 Juli 2001. Baharuddin Lopa juga adalah mantan Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi. Antara tahun 1993-1998, ia duduk sebagai anggota Komnas HAM.

Robert Klitgaard adalah seorang pakar internasional dalam bidang antikorupsi dan pembangunan internasional.

Ia menjabat sebagai Presiden Claremont Graduate University dari tahun 2005 hingga 2009 dan juga sebagai Dekan di Frederick S. Pardee RAND Graduate School.

Klitgaard juga dikenal sebagai Profesor Universitas di Claremont Graduate University dan telah mengajar di berbagai institusi terkemuka seperti Harvard, Yale, dan National University of Singapor.

Tags: AAssetGerakanKorupsiKoruptorKrPemberantasanPerampasanRadikalsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus