Segaris.co
Selasa, 3 November 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

ketika BOROK akan mencari jalannya SENDIRI

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2024 | 09:00 WIB
in Kolom

catatan | ingot simangunsong

SANG PENGUASA itu … sangat kampiun menyimpan BOROKnya selama bertahun – tahun. Setiap ada yang berusaha mencium borok itu, selalu saja terhalang jalan pengungkapannya.

Kenapa demikian ya! Karena, SANG PENGUASA masih mendapatkan perlindungan yang demikian kuat dari orang – orang pilihannya yang rela pasang badan.

Para pelindung itulah yang disebut sebagai anak asuhan atau sekaligus penjilat, yang senantiasa mencari dalil apa pun sebagai bentuk pembenaran atas setiap pelanggaran apa pun yang dilakukan SANG PENGUASA.

Rasa panas yang meradang

TETAPI, yang namanya borok [apalagi sejenis BISUL], akan berproses dalam kurun waktu tertentu. Borok itu — gumpalan darah kotor yang tersimpan rapi — berproses mengental sebagai nana, yang mengeluarkan rasa panas dan meradang.

Pemilik BOROK — sang penguasa — menahankan rasa sakit. Kemudian menutupi kulit luar agar tidak kelihatan warna merah karena panas nana di dalam daging.

Ketika BOROK akan mencari jalannya, dan harus MUNCRAT dengan menembus kulit tubuh, maka rasa sakit memaksa si PENGUASA untuk mengerang.

Tidak berapa lama lagi — tinggal hitungan hari saja — KEKUASAAN yang selama ini dijadikannya sebagai perisai, akan DITANGGALKAN oleh konstitusi.

Ketika taring KEKUASAAN itu, dicopot atau terpatahkan, maka aumannya sudah tidak menggetarkan. Suara aumannya terasa hampah, tidak memantulkan suara dengungan, walau sehalus apa pun.

Tabur tuai dan post power syndrom

LIHATLAH wajah PENGUASA — yang salah kaprah itu — sudah dipenuhi plek – plek hitam. PENGUASA itu sudah sering berjalan sendiri, dan sudah tidak dianggap. Kalau pun serasa berada di keramaian, suasana itu suasana setingan yang dipersiapkan.

Pepatah tabur TUAI, akan dirasakannya. Ketika ditaburnya ANGIN, maka akan dituainya BADAI. Post power syndrom, akan melilit akal dan pikirannya yang selama ini “dikerangkeng”-nya.

Denyut jantungnya — begitu KEKUASAANnya dicabut — akan berdegub kencang dan tidak teratur. Karena, dia paham betul, bahwa kehebatan anak dan menantunya, tidaklah sehebat dirinya. Dia sangat was – was jika kerapuhan kemampuan anak menantunya, akan dirobek – robek dan dicampakkan.

Terdeteksi senter LED

SENTER LED [light emitting diode] dengan energy yang tinggi dan menghasilkan cahaya yang terang, akan diarahkan kepadanya, anak-anaknya dan kroninya. Itu juga bagian dari yang diwanti – wantinya, agar kebobrokan dan boroknya tidak terdeteksi cahaya LED.

Lihat saja, gerakan mahasiswa yang sudah mendesak KPK untuk mengusut tuntas dan memeriksa berbagai dugaan kasus korupsi, “Blok Medan” yang terungkap di persidangan kasus dugaan korupsi mantan gubernur.

Kemudian, masalah keabsahan ijazah, mulai “diengkol – engkol”. Soal ribuan bahkan jutaan hektar hutan yang dibabat untuk program pembangunan dan ketahanan pangan yang dinilai merusak ekosistem lingkungan, mulai dicongkel.

Setidaknya rasa “kemanusiawian” yang sebenarnya ada pada dirinya, akan semakin tertekan karena buah hasil tuaian atas perbuatannya.

Memang tidak ada gading yang tidak retak [nah… jika hanya sebatas ini, NO PROBLEM]. Ini.. gading tidak hanya sebatas retak, namun gading sudah hancur menyerupai DEBU.

Ada dua hal yang didapat.dari apa yang disebut tabur tuai, yakni mendapatkan hukuman buatan manusia atas pelanggaran yang dilakukan dan atau menerima ganjaran dari kuasa sang pencipta.

Yang pasti… BUAH BUSUK, tidak perlu repot – repot membersihkannya karena akan jatuh dengan sendirinya.

KEBUSUKAN itu akan menyeruak aromanya, dimulai dari rontoknya sebuah KEKUASAAN.

 

 

Penulis, INGOT SIMANGUNSONG, pimpinan redaksi Segaris.co

 

Tags: BorokJalanKekuasaanpenguasasegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

Pemkab Taput percepat pembangunan Jogging Track Lapangan Mini Siborongborong

3 November 2026 | 09:08 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar silaturahmi ke Mako Denpom

2 November 2026 | 19:23 WIB
News

‎Pemkab Taput ajak ASN akselerasi kinerja melalui digitalisasi dan inovasi

2 November 2026 | 13:34 WIB
News

SMAS St Maria Tarutung berbenah, perkuat mutu pendidikan dan cetak generasi berprestasi

30 Oktober 2026 | 12:02 WIB
News

Wakil Bupati Taput buka Festival Ulos dan Fashion 2026

30 Oktober 2026 | 11:13 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara apresiasi pelatihan kerajinan bambu dan rotan Kemenperin RI

29 Oktober 2026 | 20:05 WIB
News

Pemkab Taput dukung pengembangan wirausaha baru

29 Oktober 2026 | 19:55 WIB
Buah Pikir

Wakil Bupati Taput: “Manfaatkan teknologi digital mencari informasi agar menjadi guru yang adaptif”

29 Oktober 2026 | 11:51 WIB
News

LANDEN MARBUN: Dari Jalan Metal, Parlemen Medan, hingga menatap tata kelola Amerika Serikat

29 Oktober 2026 | 07:37 WIB
News

Di Tanah Jawa, Kejari Simalungun temukan pekerjaan revitalisasi sekolah yang perlu diperbaiki

28 Oktober 2026 | 20:45 WIB
News

Landen Marbun: “Jika penangkapan dan pengungkapan dilakukan setelah ada korban, maka kita terlambat satu langkah”

28 Oktober 2026 | 20:33 WIB
Tak Berkategori

Kapolres Pematangsiantar hadiri kirab kebangsaan dan doa lintas agama sambut Sumpah Pemuda

28 Oktober 2026 | 10:24 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus