Segaris.co
Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir

Sisingamangaraja XII, RAJA TAK MAU MENYERAH!!

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
8 September 2024 | 18:37 WIB
in Buah Pikir

catatan | Rudi Napitupulu

PERANG Batak adalah Perang terlama lawan Belanda. Perang Aceh dan Perang Padri memang lebih lama, namun berlangsung dalam 3 tahap.

Dalam perang-perang lainnya, Belanda berhadapan dengan pasukan kerajaan, yang artinya dipimpin seorang raja yang memiliki kerajaan.

Perang Batak dipimpin Raja Sisingamangaraja XII yang tidak punya kerajaan, karena dia bukan seorang Raja tetapi ditunjuk oleh para Raja.

Pilkada Simalungun, Ngatidjan Toha: “Tego larane neng ora tego patine”

Dalam kehidupan masyarakat ada filosofi yang menyebutkan bahwa ” Setiap orang Batak, perempuan/lelaki harus berkepribadian dan berkarakter Raja.”

LUMBAN dan Desa

Para Raja ini berkumpul dalam satu kesatuan wilayah hunian, disebut Lumban (saat ini setara disebut dengan dusun). Kumpulan Lumban ini menjadi satu kesatuan “pemerintahan terkecil” yang kini setara dengan desa.

Bila terjai perang, tentara dan biaya serta kebutuhan lainnya berasal atau disediakan oleh dan dari desa ini.

Jadi sekali lagi? Sisingamangaraja XII itu bukanlah Raja dalam arti Konvensional. Perang Batak dipimpin oleh Sisingamangaraja XII selama 29 tahun.

Perang rakyat semesta

Perang Batak melawan Belanda selama 29 tahun sesungguhnya adalah Perang Rakyat (Orang Batak Suku Toba) Semesta.

Maksudnya setiap orang Batak (Suku Toba, perempuan dan lelaki) terlibat aktif sesuai pengaturan peran, fungsi dan tugasnya dalam Perang.

Pada tahun 1907, dalam kondisi terkepung berat, Sisingamangaraja XII tidak mau menyerah, meski ditawarkan Belanda untuk menyerah tapi malah menyerang dan tewas.

Karena Sisingamangaraja XII memang tidak boleh menyerah, karena beliau ini bukanlah Raja dalam arti konvensional.

Jadi Sisingamangaraja XII adalah Pemimpin Orang Batak Suku Toba, ditunjuk oleh “Para Raja” untuk secara lansung memimpin Perang Batak!!

Horasss!!!

 

Balige, 08-09-2024
Penulis, @RudiNapitupulu, aktif di MSB Network Kabupaten Toba

Tags: NapitupulusegarisSegaris.coSisingamangaraja
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

Menanti keberanian Jaksa menangkap para perampok uang Jalan Tol Medan- Binjai

by Ingot Simangunsong
11 Oktober 2026 | 11:54 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan  BEBERAPA waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah...

Read more
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

by Ingot Simangunsong
6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
0

Oleh | Herry Chandra, ST Pimpinan PT Hydra Media Indonesia. Tim Hydra Net DUNIA telekomunikasi Indonesia sedang tumbuh pesat. Kebutuhan...

Read more
Buah Pikir

“Bupati sehari”

by Ingot Simangunsong
28 September 2026 | 07:19 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   OLIMPIADE Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara diselenggarakan Dinas Pendidikan Sabtu, 19...

Read more
Buah Pikir

MUBES VI PUJAKESUMA, 18-20 September 2026, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta

by Ingot Simangunsong
18 September 2026 | 17:18 WIB
0

Catatan | Herry Chandra, ST  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Kulon Nuwun, DARI tanah Habonaron Do Bona Simalungun yang subur, tempat nenek...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Bobby harus belajar (lagi) kewenangan kepala daerah

by Ingot Simangunsong
26 Agustus 2026 | 19:59 WIB
0

Catatan | Sutrisno Pangaribuan    BOBBY NASUTION kembali melakukan akrobat politik dengan menjadi kepala daerah paling peduli terhadap warga. Gubernur...

Read more
Oplus_131072
Buah Pikir

Timoty Situmorang, telusuri silsilah Op Tuan Situmorang

by Ingot Simangunsong
25 Agustus 2026 | 07:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang   TIMOTY SITUMORANG, 27 tahun, lahir di Kota Medan, tetapi dia sangat pasih berbahasa Batak. Anak...

Read more

Berita Terbaru

News

Bupati Tapanuli Utara kawal usulan peningkatan status ruas jalan daerah menjadi jalan nasional 

23 Oktober 2026 | 18:20 WIB
News

Polres Pematangsiantar dan Forkopimda ikuti kunker Kapolri, deklarasikan penolakan narkoba

23 Oktober 2026 | 18:12 WIB
News

Pemkab Tapanuli Utara hadiri WCCE 2026 di Jakarta

23 Oktober 2026 | 07:04 WIB
News

WASPADA! BMKG INGATKAN CUACA EKSTREM DI SUMUT 23–25 OKTOBER, WARGA DIMINTA SIAGA

22 Oktober 2026 | 20:53 WIB
News

Peduli kesehatan masyarakat, Satgas Inti Mahakarya IPK Simalungun bagikan masker di Jalan Asahan

22 Oktober 2026 | 19:37 WIB
News

Pemkab Taput dan Kementerian ESDM bahas pengembangan potensi panas bumi

22 Oktober 2026 | 10:52 WIB
News

Kejari Simalungun dampingi Kajati Sumut, serahkan Legal Opinion dan 10 sertifikat tanah wakaf

21 Oktober 2026 | 20:31 WIB
News

KPK bantah video viral Nusron Wahid dijemput paksa, Ini fakta debenarnya

21 Oktober 2026 | 01:28 WIB
News

Pemkab Taput raih apresiasi sukses  Tuan Rumah Rakernas V MPK Indonesia ‎

20 Oktober 2026 | 07:49 WIB
News

‎Rekonstruksi Jalan Salib Kasih–Simanampang perkuat akses pariwisata dan pertanian Taput

20 Oktober 2026 | 07:31 WIB
News

Polisi ringkus tersangka penggelapan Avanza, korban rugi Rp190 juta

19 Oktober 2026 | 16:26 WIB
News

KWT di Pematangsiantar panen sayuran dan cabai, pendampingan Daud Simanjuntak diapresiasi

19 Oktober 2026 | 09:12 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus