TAPANULI UTARA, SEGARIS.CO — BERAWAL dari arisan ibu-ibu Katolik pada 1977, Koperasi Simpan Pinjam Credit Union (KSP CU) Maju Tarutung berkembang menjadi lembaga pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mengedepankan kebersamaan, kepercayaan, pendidikan, dan budaya menabung.
Ketua KSP CU Maju Tarutung, Maiddun Mahulae, S.Pd., menjelaskan bahwa CU bermula dari kelompok arisan yang dibentuk untuk membantu para ibu mengatasi keterbatasan modal usaha.
Atas dorongan Pastor Josue Steiner, dana arisan kemudian dikembangkan menjadi modal awal koperasi kredit dengan simpanan wajib anggota sebesar Rp200.
“CU dibangun dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Modal berasal dari anggota dan dikelola untuk membantu kebutuhan pinjaman anggota,” kata Maiddun.
Menurutnya, kepercayaan menjadi dasar pelayanan CU. Jika seluruh persyaratan terpenuhi, pencairan pinjaman dapat berlangsung relatif cepat.
CU juga menerapkan beberapa skema bunga pinjaman sesuai ketentuan dan jenis pinjaman.
Pendidikan menjadi fondasi CU
Selain pelayanan keuangan, pendidikan menjadi fondasi utama perkembangan CU. Maiddun, yang pernah mengikuti kegiatan Asian Confederation of Credit Unions (ACCU) tingkat Asia di Manila, mengajak masyarakat untuk bergabung dan memahami manfaat serta tanggung jawab sebagai anggota koperasi.
“CU dimulai dengan pendidikan, berkembang dengan pendidikan, dan dikontrol dengan pendidikan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya integritas pengurus, pengawas, dan karyawan dalam menjaga kepercayaan anggota.
Target lima tahun: perluas keanggotaan
Menatap lima tahun ke depan, CU Maju Tarutung menargetkan peningkatan jumlah anggota agar modal koperasi dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk mendukung usaha produktif dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Maiddun menyebutkan, saat ini CU memiliki modal sekitar Rp126 miliar, sementara pinjaman yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp71 miliar.
Kondisi ini menunjukkan masih adanya dana yang belum tersalurkan.
Ia berharap semakin banyak masyarakat bergabung sehingga dana yang tersedia dapat membantu lebih banyak anggota mengembangkan usaha.
“Kalau makin banyak anggota, tentunya makin banyak orang yang meminjam, makin banyak orang yang sejahtera,” ungkapnya.
Dengan memperluas keanggotaan dan mengoptimalkan penyaluran pinjaman secara bertanggung jawab, CU Maju Tarutung diharapkan terus berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. [Bonifasius Nurak/***]






