PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO – Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan menghadiri syukuran penggunaan ruang kelas baru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al Washliyah Siantar yang digelar di halaman PD Al Washliyah, Jalan Rajamin Purba, Kota Pematangsiantar, Minggu (24/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina, Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Pematangsiantar Muhammad Ishak Hutasuhut, serta penceramah Ustaz M. Sya’ban Siregar.
Syukuran ini menjadi ungkapan rasa syukur atas tersedianya ruang kelas baru yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan siswa sekaligus menunjang proses belajar mengajar di lingkungan MIS Al Washliyah Siantar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama.
Acara kemudian dilanjutkan dengan laporan ketua panitia serta sambutan Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Siantar, Kapolres Pematangsiantar, dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar.
Prosesi pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas selesainya pembangunan sekaligus dimulainya penggunaan ruang kelas baru. Kegiatan juga diisi dengan talk show dan tabligh akbar.
Polri dukung pendidikan dan pembinaan generasi muda
Kehadiran Kapolres Pematangsiantar dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan Polri terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya penyediaan fasilitas belajar yang layak dan nyaman bagi para siswa.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
Dalam lingkungan pendidikan, pembinaan generasi muda juga menjadi perhatian penting.
Para siswa perlu mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menjauhi penyalahgunaan narkoba, mencegah perundungan (bullying), serta menghindari kenakalan remaja.
Edukasi mengenai ketertiban berlalu lintas dan penggunaan media sosial secara bijak juga diperlukan untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif.
Melalui pendekatan humanis dan semangat Polisi Sahabat Anak, Polri berupaya membangun kedekatan dengan lingkungan pendidikan.
Dengan demikian, siswa diharapkan merasa aman dan nyaman serta berani menyampaikan aspirasi maupun melaporkan persoalan yang mereka hadapi.
Sinergi sekolah, orangtua, dan kepolisian
Pembentukan karakter anak tidak dapat dilakukan oleh sekolah atau kepolisian semata.
Peran orang tua dan masyarakat juga diperlukan untuk mendampingi tumbuh kembang anak, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta membangun kesadaran terhadap hukum dan tanggung jawab sosial.
Sinergi antara kepolisian, guru, dan orang tua diharapkan terus terjalin agar siswa tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak baik, disiplin, taat hukum, dan memiliki masa depan yang cerah.
Dengan hadirnya ruang kelas baru, MIS Al Washliyah Siantar diharapkan semakin mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Polres Pematangsiantar pun menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan dan tokoh agama, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung pembentukan generasi muda yang berkualitas. [Hanna Napitu/***]






