Segaris.co
Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

Asta Cita, TANGAN KUAT Prabowo Subianto untuk Indonesia

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
10 November 2024 | 15:51 WIB
in Kolom

catatan | ingot simangunsong
ASTA – dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI] — diartikan; bentuk terikat delapan. Sementara dalam bahasa Jawa, diartikan; tangan. Kemudian, CITA itu; gagasan.

ASTA CITA, dapat dimaknai sebagai; delapan gagasan yang saling mengikat dalam satu genggaman (tangan).

Bobot yang tinggi dari kinerja Kabinet Merah Putih yang dipimpin Prabowo Subianto, sejalan dengan visi yang ingin diwujudkan dalam 8 misi yang disebut Asta Cita.

Termasuk dalam menjawab pelbagai tantangan situasi global yang penuh ketidakpastian.

Asta Cita tersebut, yakni: [1] Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM); [2] Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru; [3] Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur;

[4] Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas; [5] Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri; [6] Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

[7] Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba; dan [8] Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

Ketegasan sikap dan dukungan kabinet MERAH PUTIH

Kedelapan misi kepemimpinan Prabowo Subianto ini, adalah ketegasan sikap kebangsaan dan kenegarawannya, sebagai implementasi “kerinduannya” menjadi seorang KEPALA NEGARA.

Prabowo Subianto pun meminta para menterinya untuk bekerja lebih berani dan mengingatkan bahwa dirinya tidak segan untuk mengganti pejabat yang tidak memuaskan dalam melayani rakyat.

Apalagi, Prabowo Subianto, juga sudah mengingatkan tentang empat isu yang tidak boleh dianggap enteng, yakni judi online, narkoba, penyelundupan, dan korupsi.

Ketegasan sikap dari Asta Cita Prabowo Subianto tersebut, diharapkan menjadi nyata dengan dukungan kuat dari para pembantunya di Kabinet Merah Putih.

Tangan kuat untuk Indonesia

Prabowo Subianto — sebagai Ketua Umum DPP Partai Gerindra — dalam acara konferensi dan temu kader nasional Partai Gerindra di Bogor, Jawa Barat, Oktober 2017 menyampaikan, “Saudara – saudara, kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar – gambar pendiri bangsa masih ada di sini.”

“Tetapi di negara lain, mereka sudah bikin kajian-kajian di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030. Bung, mereka ramalkan kita ini bubar!”

Terkait pidatonya tersebut, Prabowo Subianto — kini Presiden RI — dengan Asta Cita yang menjadi tangan kuatnya, akan membangun bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik, maju.dan makmur.

Asta Cita, diharapkan menjadi garda utama dan terdepan di kepemimpinan Prabowo Subianto, dalam menepis kajian-kajian di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.

Mari menyimak penguatan penepisan kajian miring teraebut melalui Asta Cita [2] yakni; Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Prabowo Subianto pun memulainya dengan melakukan serangkaian kunjungan ke lima negara, yaitu China, Amerika Serikat, Peru, Brasil, dan Inggris selama kurang lebih dua pekan.

Semoga Asta Cita memberi makna luar biasa di lima tahun kepemimpinan Prabowo Subianto menjadikan Indonesia lebih kuat di dalam negeri dan global (yang mendunia).

Penulis, Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi mediaonline Segaris.co

Tags: Asta CitaGlobalKabinetMerah PutihPrabowo SubiantosegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more
Kolom

Bukan yang pertama, Jika MA setuju apa yang membuat pemakzulan Bupati Gowa bersejarah?

by Ingot Simangunsong
14 Agustus 2026 | 12:07 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong NAMA Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, kini berada dalam pusaran proses politik dan hukum...

Read more

Berita Terbaru

News

Pemkab Taput serahkan penghargaan dan bantuan

6 Oktober 2026 | 10:59 WIB
News

Pemkab Taput tegaskan komitmen pertanian berkelanjutan dan akselerasi pembangunan ekonomi

6 Oktober 2026 | 10:49 WIB
Buah Pikir

PR besar penataan Telekomunikasi, butuh solusi bersama 

6 Oktober 2026 | 10:10 WIB
News

Bapenda Kota Medan berhasil tingkatkan perolehan pajak reklame

5 Oktober 2026 | 20:05 WIB
News

Pertemuan Pardomuan Nauli Simanjuntak dengan Ephorus HKI, Merajut cinta kasih peresmian Tugu Raja Marsundung Simanjuntak

5 Oktober 2026 | 19:50 WIB
News

‎Bupati ikut Fun Run 7K HUT ke-81 Taput

5 Oktober 2026 | 07:03 WIB
News

Bupati Taput ikut berenang 1,2 kilometer di Danau Toba

5 Oktober 2026 | 06:36 WIB
News

Tinjau persiapan peresmian Tugu Raja Marsundung Simanjuntak, Pardomuan Nauli Simanjuntak tulis buku untuk pomparan

4 Oktober 2026 | 23:37 WIB
News

Pesan Megawati di tengah kasus MBG Karo: “Kader harus berada di tengah masyarakat”

4 Oktober 2026 | 08:52 WIB
News

Peresmian Tugu Raja Marsundung Simanjuntak di Toba dimatangkan, Pomparan dari berbagai daerah diundang

3 Oktober 2026 | 18:27 WIB
News

170 petani Samosir terima bantuan benih jagung dari Rapidin Simbolon

3 Oktober 2026 | 09:49 WIB
News

‎Tingkatkan kualitas pelayanan publik, Bupati Taput melepas operasional armada truk kebersihan baru

3 Oktober 2026 | 09:32 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus