Segaris.co
Senin, 20 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

PERTARUNGAN Susanti, Ade dan Herlina di basis EMAK – EMAK Pilkada Pematangsiantar

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
21 Oktober 2024 | 15:53 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

PEMILIHAN kepala daerah [Pilkada] Kota Pematangsiantar, menjadi menarik karena ada 3 emak-emak [perempuan] yang menjadi peserta, yakni Susanti Dewayani [petahana] nomor urut 3 [pasangannya Ronald Tampubolon], Ade Purba nomor 2 [pasangannya Mangatas Silalahi], dan Herlina nomor urut 1 [pasangannya Wesly Silalahi].

Susanti di posisi calon Wali Kota, sementara Ade dan Herlina sama-sama di posisi calon Wakil Wali Kota.

Ketiganya pun sama – sama sedang berupaya mendapatkan rasa simpati dari 105.466 pemilih perempuan dan 96.860 laki-laki yang akan datang ke 411 TPS di 8 kecamatan.

Pemilih perempuan yang jumlahnya cukup besar itu, sudah pasti menjadi skala prioritas bagi ketiga politisi perempuan tersebut untuk mendapatkan suara terbanyak.

Prabowo Subianto dan Kabinet “MERAH PUTIH”

Pertanyaannya siapakah dari ketiga politisi perempuan ini, yang memiliki kedekatan emosional dengan basis kaum emak – emak [perempuan] tersebut?

Tidak dapat dipungkiri, tentu Susanti Dewayani [petahana], lebih kuat cita rasa hubungan emosional dengan para emak – emak. Itu fakta yang tidak dapat dipungkiri, dikaitkan dengan masa pengabdiannya sebagai Wali Kota semasa 2 tahun 7 bulan.

Di kurun waktu yang lumayan panjang tersebut, Susanti Dewayani demikian leluasanya bertatap muka dengan para emak – emak. Apakah melalui program PKK, Pos Yandu, stunting, perwiritan dan kegiatan Safari Ramadhan.

Kedekatan dengan para emak – emak itu, bahkan ada yang puluhan tahun dekat dengan Susanti Dewayani melalui praktek dokter spesial menangani penyakit anak – anak.

Ketika tahapan Pilkada sudah dan sedang berjalan, Susanti Dewayani boleh dikatakan tidak mengalami hambatan untuk berkomunikasi dengan para emak – emak dari semua lapisan sosial masyarakatnya.

Ade Purba dan Herlina, sudah pasti kerja ekstra keras untuk mengimbangi popularitas Susanti Dewayani di basis para emak – emak. Apalagi posisi dua politisi perempuan ini, adalah sebagai calon Wakil Wali Kota, posisi tawarnya lebih rendah dari Susanti Dewayani sebagai calon Wali Kota Pematangsiantar [untuk melanjutkan kepemimpinan].

Nah… pertarungan ini semakin mengasyikkan, karena ketiga politisi perempuan tersebut, harus mencapai raihan 55 persen suara pemilih perempuan dan pasangan mereka [laki – laki] berjuang meraih 9 persen dari 96.860 suara pemilih laki-laki, agar memenangkan Pilkada yang digelar pada 27 November 2024.

Selamat bertarung tiga politisi perempuan untuk meraih suara terbanyak di basis emak – emak Pilkada Pematangsiantar.

Pilkada Kota Pematangsiantar, adalah pertarungan tiga emak – emak untuk membangun Kota Pematangsiantar lima tahun ke depan.

Suara emak – emak adalah penentu KEMENANGAN di Pilkada Pematangsiantar. Hidup emak – emak.

Penulis, Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi Segaris.co

 

 

 

 

Tags: Ade PurbaHerlinaKota PematangsiantarsegarisSegaris.coSusanti Dewayani
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Ingot Simangunsong
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

by Ingot Simangunsong
18 Juli 2026 | 07:53 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  SELAMA puluhan tahun, nama Etiopia identik dengan kelaparan dan kemiskinan. Namun dalam dua dekade terakhir, negara...

Read more
Ingot Simangunsong
Kolom

Tipping Point terberantasnya korupsi di Indonesia: Mungkinkah terjadi?

by Ingot Simangunsong
16 Juli 2026 | 08:52 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong KORUPSI masih menjadi salah satu tantangan terbesar bangsa Indonesia. Hampir setiap tahun, aparat penegak hukum mengungkap...

Read more
Kolom

RUU Perampasan Aset: Mengapa terus tertunda saat rakyat menanggung dampak korupsi?

by Ingot Simangunsong
13 Juli 2026 | 06:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong KORUPSI bukan sekadar pelanggaran hukum. Kejahatan ini merampas hak masyarakat atas pendidikan yang layak,...

Read more
Kolom

Nama Celine Evangelista muncul di tengah kasus Febrie Adriansyah, Apa benang merahnya?

by Ingot Simangunsong
12 Juli 2026 | 22:00 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong PENETAPAN mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, sebagai...

Read more
Kolom

Dari pemburu Koruptor menjadi Tersangka: Runtuhnya jejak kekuasaan Febrie Adriansyah

by Ingot Simangunsong
12 Juli 2026 | 01:34 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong MANTAN Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kini menghadapi babak paling...

Read more
Tak Berkategori

Ketika Rakyat mengencangkan ikat pinggang, mengapa korupsi justru semakin beringas?

by Ingot Simangunsong
22 Juni 2026 | 06:46 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong Ingot Simangunsong  DI tengah kehidupan masyarakat yang semakin berat, pertanyaan ini kerap muncul dalam percakapan sehari-hari: mengapa...

Read more
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita