Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom

POLITIK tanpa PARTITUR, ya tak politik

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
20 April 2024 | 05:27 WIB
in Kolom

catatan | INGOT SIMANGUNSONG

 

PARTITUR — bentuk tertulis atau tercetak dari komposisi musik suatu lagu atau karya musik instrumen, yang berisikan simbol-simbol notasi musik untuk melambangkan nada, ritme, atau akor dari karya musik — yang merupakan alat pandu, dan ketika tak tertampilkan, maka karya musik menjadi tak bermakna atau hampah. Musik tak berpartitur.

Bagaimana dengan partitur POLITIK? “Kita hidup dalam demokrasi tanpa partitur,” kata Rocky Gerung saat diundang Budayawan, Jaya Suprana dalam dialog kebangsaan bertema “Teknologi, Humanisme dan Kebudayaan” di Auditorium Jaya Suprana School of Performing Arts di kawasan Mall Of Indonesia, Sabtu (29/02/2024).

Politik tanpa partitur, ya tak politik namanya. Ketika partitur tak melakoni perannya dalam menjaga lorong-lorong atau gorong-gorong politik, yang muncul, adalah bagaimana membangun kekuasaan, bagaimana membenamkan kaderisasi, bagaimana mengandaskan kesempatan dengan penyanderaan dan bagaimana memaksakan yang tidak layak menjadi dilayak-layakkan.

Politik mengabaikan partitur, yang menonjol adalah kepentingan pribadi, kelompok dan partai.

Makanya, politik tanpa partitur, tidaklah politik yang berpolitik. Bagaimana kualitas keberpolitikan dapat menentukan jalannya, jika partitur tidak diberi ruang yang benar, dan terkuatkan.

Politik tidak berpartitur, tidak membutuhkan rekam jejak, tidak membutuhkan pengkaderan berjenjang yang dimulai dari ranting dan bahkan tidak respek pada kenestapaan rakyat.

Oknum pejabat di Samosir dilaporkan ke Polisi karena tindak pidana penipuan dan penggelapan

Kebisingan politik yang lahir dari ketidakteraturan partitur, dampaknya ya semakin menjamurnya pola pikir para oknum, yakni bagaimana membangun kekuatan atau kekuasaan dengan cara apa pun.

Partitur politik itu, berkaitan erat dengan cita rasa kemanusiawian, keadilan, bagaimana memberikan atau melahirkan kesejahteraan, rasa aman dan nyaman. Partitur politik itu, lebih condong pada filosofi politiknya.

Misalnya bagaimana menerjemahkan dengan pikiran jernih tentang setiap warga negara diberi kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri.

Kesempatan yang dimaksud dalam konteks partitur politik, adalah untuk meningkatkan kualitas kemanusiaan [rakyat] yang sejahtera, tidak sebatas mensejahterakan diri sendiri, kelompok atau partai.

Politik tanpa partitur, ya tidaklah politik sejatinya politik. Partitur politik, terpelihara dan terjaga, menjadi tanggungjawab pimpinan partai politik dari tingkat pusàt hingga ke pimpinan tingkat ranting.

Salah satu partitur yang patut dijunjung setinggi-tingginya, adalah; bagaimana kaderisasi partai politik dijadikan sebagai barometer dalam menetapkan pencalonan seorang warga negara sebagai presiden/wakil presiden, gubernur, bupati, wali kota mau pun anggota legislatif, judikatif dan eksekutif.

Jika kaderisasi, diabaikan sebagai partitur politik, betapa sia-sianyalah struktur keorganisasian yang terbangun di partai-partai politik. Betapa sia-sianya apa yang disebut-sebut sekolah politik, bimbingan teknis keorganisasian dan rekam jejak loyalitas.

Jika masih ada rasa pada partitur politik, sesungguhnya patut dicernah filosofi “Kita hidup dalam demokrasi tanpa partitur,” yang disampaikan Rocky Gerung.

 

Pematangsiantar, 20 April 2024

Penulis, INGOT SIMANGUNSONG, Pimpinan Redaksi Segaris.co

Tags: Partai PolitikPartiturPolitiksegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
News

Organda Medan: “Angkutan umum gratis bagi pelajar lebih efisien dari bus listrik”

11 Oktober 2026 | 18:33 WIB
News

Daud Simanjuntak: Aula baru SMP RK Bintang Timur dukung pendidikan dan pembentukan karakter siswa

11 Oktober 2026 | 18:11 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus