Segaris.co
Kamis, 3 September 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home News

Krisis usaha kuliner DAGING ANJING: Pedagang di Solo meminta KEADILAN dan SOLUSI

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
21 Januari 2024 | 02:49 WIB
in News

SOLO – SEGARIS.CO – PENGATURAN atau pelarangan peredaran daging anjing yang akan diterapkan di Kota Solo mendapat perhatian serius dari para pedagang mau pun pemilik usaha kuliner yang berpengharapan agar rencana tersebut diberikan solusi.

Mereka berharap dapat mengadakan audiensi dengan pihak Pemerintah Kota Solo dan komunitas pecinta anjing.

Agus Triyono, Ketua Paguyuban Pedagang dan Pemilik Usaha Kuliner, mengemukakan kekhawatiran setelah muncul berita penangkapan truk pengangkut 226 anjing di gerbang Tol Kalikangking, Semarang.

Ia menyampaikan hal ini usai  menggelar audiensi di bilangan Nayu, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Kasus pembunuhan Sahala Mardongan Siringo-ringo: Kronologi dan penangkapan pelaku

Agus menyatakan bahwa berita tersebut berdampak terhadap operasional usaha.

“Sangat berpengaruh karena tidak ada lagi pemasok anjing yang berjualan di Solo Raya. Beberapa usaha bahkan sudah tutup selama hampir 3 minggu. Situasi ini dapat menghancurkan ekonomi kami,” ujar Agus.

Menurut Agus, usaha mereka selama ini bergantung pada penjualan kuliner olahan daging anjing untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membayar biaya sekolah anak-anak, melunasi utang di bank, bahkan membayar gaji pegawai. Namun, dengan penutupan usaha, semua aktivitas tersebut terhenti.

Hingga saat ini, banyak pemilik usaha kuliner olahan daging anjing belum mampu beralih ke jenis usaha lain.

Meski pun ada yang mencoba, tidak semua berhasil karena banyak yang tidak laku dan berakhir dengan kehabisan modal.

“Kami belum menemukan langkah untuk beralih profesi,” katanya.

Agus mengungkapkan bahwa pihaknya meminta pemerintah mengadakan audiensi dengan komunitas pecinta anjing untuk mencari solusi bersama.

Ia menegaskan bahwa daging anjing yang dijual berasal dari anjing liar dan bukan peliharaan.

“Kami berharap dapat duduk bersama pemerintah untuk mencari solusi. Kami siap untuk diaudit, dan kami juga meminta keadilan karena kami juga bagian dari masyarakat Indonesia,” kata Agus. [RE/***]

Tags: AnjingKeadilanKulinersegarisSegaris.coSoloSolusi
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 14:04 WIB
0

PEMATANGSIANTAR, SEGARIS.CO --  BIDANG Kedokteran dan Kesehatan Polres Pematangsiantar melaksanakan Safety Food untuk distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 2...

Read more
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

by Ingot Simangunsong
2 September 2026 | 13:25 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Gunung api...

Read more
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 22:42 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — GUNUNG SINABUNG bukan sekadar sebuah gunung api yang sesekali mengeluarkan abu dan awan panas. Bagi masyarakat Kabupaten...

Read more
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 11:40 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO – GUNUNG Sinabung kembali erupsi. Aktivitas vulkanik yang meningkat membuat status gunung api di Kabupaten Karo, Sumatera Utara,...

Read more
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 10:22 WIB
0

MEDAN, SEGARIS.CO — PEMANTAU Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) menyoroti belum dilaksanakannya penyegelan terhadap bangunan bermasalah di Jalan Sisingamangaraja, Gang...

Read more
Oplus_131072
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

by Ingot Simangunsong
1 September 2026 | 05:15 WIB
0

KARO, SEGARIS.CO — AKTIVITAS Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meningkat signifikan. Setelah mengalami erupsi pada Senin (31/8/2026) pukul...

Read more

Berita Terbaru

SEREMONI

Kejari Simalungun gelar upacara Harlah ke-81 Kejaksaan RI 

2 September 2026 | 16:17 WIB
SEREMONI

Polres Pematangsiantar beri kejutan Harlah ke-81 Kejaksaan 

2 September 2026 | 16:03 WIB
News

Dokkes Polres Siantar lakukan safety food MBG di SPPG YKB

2 September 2026 | 14:04 WIB
News

UPDATE SINABUNG: Status masih SIAGA, warga diminta tidak lengah

2 September 2026 | 13:25 WIB
News

Rekam jejak erupsi Gunung Sinabung: Dari “Gunung tidur” menjadi luka panjang 

1 September 2026 | 22:42 WIB
News

SINABUNG SIAGA: 2.451 warga dievakuasi, abu vulkanik mengarah ke Berastagi

1 September 2026 | 11:40 WIB
News

PBG Watch soroti belum disegelnya bangunan milik anggota DPRD Sumut di Medan

1 September 2026 | 10:22 WIB
News

Gunung Sinabung naik ke Level Siaga, abu mengarah ke Berastagi — PVMBG ingatkan potensi erupsi lebih besar

1 September 2026 | 05:15 WIB
News

Update Berastagi malam ini

31 Agustus 2026 | 20:20 WIB
News

Sidak humanis: Pemko pastikan harga pangan terjangkau

31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
News

Gunung Sinabung erupsi, status naik Siaga: Abu 3.500 meter, warga diminta tak panik

31 Agustus 2026 | 19:18 WIB
SEREMONI

Tangkas Kroni Silitonga gelar reses, serap aspirasi warga Nagori Lestari Indah

31 Agustus 2026 | 16:02 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus