Segaris.co
Minggu, 19 Juli 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Buah Pikir
Penaehat DPP Dulur Ganjar Pranowo, Sabar Mangadoe

Penaehat DPP Dulur Ganjar Pranowo, Sabar Mangadoe

KADER PARTAI, PETUGAS PARTAI, PENGKHIANAT PARTAI, PENGKHIANAT RAKYAT!!!

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
12 Desember 2023 | 09:34 WIB
in Buah Pikir

Oleh | Sabar Mangadoe/DGP

“SEMUA partai di negara penganut demokrasi di dunia ini wajib lakukan Program Pengkaderan Partai, bahkan partai di negara komunis.. untuk ditugaskan oleh partai melayani rakyat, bangsa dan negaranya berdasarkan ideologi partainya.

Kader partai adalah Petugas Rakyat, Bangsa dan Negaranya.

Setiap kader partai ditugaskan oleh partai untuk pertama yaitu mengurus partai itu sendiri.

Kedua ditugaskan oleh partai di lembaga legislatif ( DPR-RI, DPRD Propinsi/Kabupaten/Kabupaten/Kota).

Ketiga ditugaskan oleh partai di Lembaga Eksekutif (Presiden, Gubernur, Bupati dan Walikota).

oooOooo

Megawati kader dan petugas partai PDI-P

Megawati adalah kader PDI-P yang ditugaskan oleh PDI-P mengurus partai sebagai Ketua Umum PDI-P.

Jokowi adalah seorang kader partai PDI-P yang bertugas sebagai Presiden Indonesia untuk bekerja melayani Rakyat, Bangsa dan Negara Indonesia berdasarkan Ideologi PDI-P yaitu ideologi sosialisme ala marhaenisme, bukan berdasarkan ideologinya PKS atau pun ideologinya partai-partai Neo-ORBA.

Partai yang tidak punya kader sendiri untuk ditugaskan menjadi petugas partai adalah wadah kumpulan bagi Para Calo dan Koruptor serta Mafia Ekonomi dan Hukum!! Mereka Semua adalah Partai Neo-ORBA!!!

Contohnya PSI, dimana KAESANG anaknya Jokowi baru 2 hari jadi anggota, tapi langsung dilantik jadi Ketum PSI. Apakah Kaesang kader PSI yang ditugaskan sebagai Ketum PSI??!! Jelas bukan!!!

KAESANG menjadi Ketum PSI karena pengaruh kekuasaan atau cawe-cawe bapaknya, Jokowi, Presiden Indonesia.

Lalu Gibran anaknya Jokowi juga, baru 2 tahun jadi Wali Kota Solo langsung dipaksakan oleh Mahkamah Keluarga Jokowi menjadi Cawapres dengan bantuan Paman atau Ipar Jokowi. Kutak Katuk MK sampai dipecat sebagai Ketua MK.

“Cawapres Gibran adalah anak haram konstitusi, mendampingi Prabowo Subianto, Capres warisan ORBA Pelanggar HAM Berat yang sudah 2X kalah melawan bapak-nya Gibran sendiri!!!

oooOooo

Drama Korea ala JOKOWI

Jokowi adalah kader partai PDIP sejak tahun 2005. Namun setelah ditolak permintaannya oleh PDI-P untuk mengubah konstitusi agar Presiden 3 periode, dan kemudian ditolak juga minta perpanjangan masa jabatan Presiden, Jokowi pun berulah.

Kemudian Jokowi menggelar berbagai “Drama Korea” dengan halalkan segala cara.

Jokowi bermanuver politik karena berambisi besar untuk membangun Dinasti Politik bersama Jaringan Kekuatan Neo-ORBA. Pengen seperti Raja, berkuasa dan terus berkuasa.

“Jokowi dan keluarganya, bersama kekuatan Neo-ORBA mau bikin Indonesia negara yang berbentuk Republik tapi rasa Kerajaan. Raja pertamanya Jokowi!!!

Akan berhasilkah mereka??? Semuanya tergantung pada Rakyat Indonesia sendiri, terutama Kaum Milenial Indonesia!!! Tergantung hasil Pemilu Serentak 2024 saat ini.

oooOooo

MESTAKUNG

Dulu, di era 32 tahun Rejim Otoriter ORBA/Soeharto hanya ada 3 partai, yakni Golkar selalu nomor urut 2, PPP nomor 1 dan PDI nomor 3. Kini Paslon Prabowo GEMOY/Gibran SANTUY juga nomor urut 2… kok bisa sama nomor urut-nya, ya??!!

Jangan lupa, dulu PDI (kini PDI-Perjuangan) juga selalu nomor urut 3.

Kini Paslon Ganjar/Mahfud juga dapat nomor urut 3. Kini PDI-Perjuangan juga selalu dapat nomor urut 3. Dan ternyata Paslon Ganjar/Mahfud nomor 3. Jadi dapat nomor 3 nya sampai 3 kali!!! Kebetulan kah???

Mestakung, ternyata Seluruh Alam Semesta Mendukung, Salam Demokrasi!!

oooOooo

REFORMASI JILID-2

Kini jelas bahwa Jokowi itu bukan lagi hanya seorang kader PDI-P yang sedang berkhianat pada PDI-Perjuangan yang mengkader dan membesarkannya sejak tahun 2005, tapi juga berkhianat pada amanat Reformasi 1998, yaitu berkhianat pada Demokrasi dan agenda berantas KKN!!!

Kini Rakyat Semesta bangkit dan bergerak melakukan Reformasi Jilid-2, melawan “Dinasti PoliTikTok OWI/OWO BEO Neo-ORBA!!! Diam bukan Pilihan!!

#KitaSemuaMUAK

Merdekaaa.. !!

Jakarta, 13-12-2023
Penulis, Sabar Mangadoe, adalah Pendiri dan Penasehat DPP DGP #DulurGanjarPranowo

Tags: JokowiMegawatiPartaiPDI-PPDI-PerjuanganPengkhianatRskyatsegarisSegaris.co
ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Oplus_131072
Buah Pikir

“Membaca pesan suci di balik nama Josepha Alexandra”

by Ingot Simangunsong
17 Mei 2026 | 06:27 WIB
0

Catatan| Mauliate Simorangkir DI dalam labirin birokrasi yang kerap terjebak dalam pola konvensional status quo, otoritas sering kali bermutasi menjadi...

Read more
Buah Pikir

Lelang jabatan di Taput, Dinas Pekerjaan Umum dulu “diburu” kini tidak diminati

by Ingot Simangunsong
14 April 2026 | 08:14 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang DULU jabatan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat( PUPR) adalah jabatan yang sangat seksi dan "diburu"...

Read more
Buah Pikir

Sistem meritokrasi untuk calon Kadis Pendidikan Tapanuli Utara

by Ingot Simangunsong
2 Maret 2026 | 12:13 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang KENAPA jabatan Kepala Dinas Pendidikan sangat penting di Tapanuli Utara? Karena ada filosofi orang Batak "Anakhon...

Read more
Buah Pikir

SMAN 3 PlusTarutung berprestasi dengan biaya sangat murah

by Ingot Simangunsong
26 Februari 2026 | 07:40 WIB
0

Catatan | Martua Situmorang MANTAN Bupati Tapanuli Utara 2 periode Torang Lumbantobing (Toluto), seorang lulusan STMN Pansurnapitu ( SMKN2 Siatas...

Read more
Buah Pikir

Gaya dan Pola Solo vs Gaya dan Pola Batak

by Ingot Simangunsong
12 Februari 2026 | 06:53 WIB
0

Oleh | Dr Mauliate Simorangkir, M.Si SETELAH istilah 'omon-omon' populer, kini muncul istilah baru yaitu 'garong' yang dipopulerkan oleh Bapak...

Read more
Sutrisno Pangaribuan
Buah Pikir

Risiko dipimpin Gubernur yang tidak kompeten

by Ingot Simangunsong
11 Februari 2026 | 20:34 WIB
0

Oleh | Sutrisno Pangaribuan PENGUNDURAN diri ASN dari jabatan tinggi pratama (eselon 2) di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tidak...

Read more

Berita Terbaru

News

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan mediasi perselisihan Aantarwarga

18 Juli 2026 | 15:15 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar pimpin latihan menembak tingkatkan kesiapsiagaan personel

18 Juli 2026 | 15:03 WIB
News

Polres Pematangsiantar gelar Baksos di Panti Jompo

18 Juli 2026 | 14:14 WIB
Kolom

Dari kemiskinan menuju kebangkitan: Perjalanan Etiopia menjadi Negara yang terus bertumbuh

18 Juli 2026 | 07:53 WIB
News

UPDATE: Korban meninggal kecelakaan beruntun di Sibolangit bertambah menjadi 4 orang

17 Juli 2026 | 18:24 WIB
News

Kecelakaan beruntun libatkan tujuh kendaraan di Sibolangit, satu orang dilaporkan meninggal

17 Juli 2026 | 18:00 WIB
News

Pemko Pematangsiantar gelar Job Fair 2026, sediakan lebih dari 1.000 lowongan kerja

17 Juli 2026 | 13:36 WIB
News

Kapolres Pematangsiantar terima bantuan alat Tes Urine dari Wali Kota, perkuat sinergi pemberantasan Narkoba

17 Juli 2026 | 10:06 WIB
News

Profil 9 Anggota Tim Kejagung yang menangani perkara Jampidsus Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 | 08:35 WIB
News

Polsek Siantar Martoba bantu warga sakit berobat ke Puskesmas

16 Juli 2026 | 17:48 WIB
News

Polsek Siantar Marihat respons cepat laporan keributan melalui Call Center 110

16 Juli 2026 | 17:35 WIB
Kolom

Tipping Point terberantasnya korupsi di Indonesia: Mungkinkah terjadi?

16 Juli 2026 | 08:52 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2024 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir sinata berita