Segaris.co
Sabtu, 17 Oktober 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Segaris.co
No Result
View All Result
Segaris.co
No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir
Home Kolom
Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co, Ingot Simangunsong

Pimpinan Redaksi Mediaonline Segaris.co, Ingot Simangunsong

Para “RAJA-RAJA kecil” dan “MUSANG KING”

Ingot Simangunsong by Ingot Simangunsong
18 Juni 2023 | 11:05 WIB
in Kolom

Catatan | Ingot Simangunsong

SEORANG camat, mengingatkan para kepala desa yang menerima jabatan sebagai pemangku tertinggi di wilayahnya, bahwa pesta demokrasi pemilihan kepala desa, sudah USAI.

Sebagai kepala desa terpilih, camat itu mengingatkan, agar seterbuka mungkin membangun komunikasi dengan seluruh lapisan warga yang dipimpinnya, terkhusus kepada calon kepala desa yang KALAH.

Tujuannya, untuk menjalin kebersamaan dalam membangun dan memajukan desa, agar warganya sampai ke tujuan, yaitu SEJAHTERA.

Itu pesan NORMATIF yang disampaikan seorang CAMAT yang membawahi beberapa desa (yang menduduki tampuk kepemimpinannya karena ditunjuk kepala daerah/bupati), bukan karena atas pilihan warga desa.

Artinya, pesan CAMAT tersebut, boleh jadi sebagai nasehat yang dimasukkan dalam benak para kepala desa, atau diabaikan (masuk kuping kanan dan keluar dari kuping kiri).

PERTARUNGAN BEBAS dan KETAKUTAN POLITIK di Sistem Proporsional TERBUKA

Raja-raja kecil

Apa pun yang disampaikan atau tersampaikan, melalui berbagai pesan, tokh yang tertampilkan, bahwa para kepala desa yang terpilih dari hasil pesta demokrasi tersebut, telah menjelmah menjadi “raja-raja kecil.”

Disukai atau tidak, atas tampilan “raja-raja kecil” tersebut, flashback-nya karena mereka telah mengeluarkan “cost politic” yang lumayan besar.

Kebesaran sebagai “raja-raja kecil”, mereka tampilkan setelah mulai masuk ke ruang kerjanya. Menatap secermat-cermatnya setiap ruangan. Kemudian, mulai mengotak-atik siapa yang harus dikeluarkan dari lingkungan keluarga besar pemerintahan desa.

Marlon Brando Nadeak: “Perawatan durian MUSANG KING tidak bisa sembarangan, harus ada penyuluhan”

 

Di satu desa — di sebuah warung sarapan pagi — si penjual sarapan nyeletuk, bahwa kepala desa yang baru dilantik itu, sudah “memberhentikan” beberapa staf honor.

Siapa yang menggantikannya? Sudah pasti, ya orang-orangnya, kata penjual sarapan pagi tersebut.

Kata “orang-orangnya” itu, jadi terkoneksi pada gelar pesta demokrasi dan masa jabatan kepala desa yang 6 tahun. Menjadi sesuatu yang dibudayakan, ganti kepala desa, ganti pula orang-orang di kantor kepala desa, dengan sebutan “orang-orangnya.”

Kata “orang-orangnya”, kita harapkan menjadi sesuatu yang positip, bukan hal yang sudah bergeser dari pesan CAMAT. Atau bukan menjadi “aji mumpung.”

durian “MUSANG KING” yang tidak KING

 

Anggaran dana desa

Kemudian, “raja-raja kecil” tersebut terkoneksitas langsung ke penggunaan anggaran dana desa yang datang dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, yang jumlah anggarannya sampai miliaran rupiah.

Tentu saja, penggunaan dana tersebut tetap dalam pengawasan dan diketahui kepala daerah/dinas terkait.

“Raja-raja kecil” tersebut, diharapkan tetap tegar dengan integritas membangun desa untuk meningkatkan kesejahteraan warga yang telah mempercayainya memimpin.

Satu tahun “MUSANG KING” Simalungun, APA KABAR?

Tentu, dengan merealisasikan seluruh program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sesuai dengan petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).

Agar anggaran dana desa, tidak “menguap” di program yang mubajir dan merugikan negara, karena program yang tidak jelas manfaatnya.

Salah satu contohnya, adalah terkait pengadaan bibit durian yang katanya “MUSANG KING” dan teralokasi dari anggaran dana desa, serta disebarkan kepada warga yang menerima satu bibit setiap orang, tanpa ada penyuluhan apa pun dalam proses tanam dan perawatan serta kebermanfaatannya bagi warga di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Kontrol terhadap penggunaan, pertumbuhan dan kebermanfaatan bibit durian yang katanya “MUSANG KING” tersebut, sepatutnyalah dilakukan pihak-pihak berkompeten yang bersentuhan dengan benar tidaknya penggunaan anggaran dana desa.

Para pihak yang berkompeten, perlu melakukan peninjauan sebaran bibit durian yang katanya “MUSANG KING” itu, agar menjadi bahan evaluasi serta bentuk pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang terlibat dalam pengadaan bibit durian yang disebut-sebut “MUSANG KING” tersebut.

Durian “Warisan” dan “Musang King” yang dipandang sebelah mata

Sudah setahun usia bibit durian yang katanya “MUSANG KING” itu, patut dilihat atau ditinjau, apakah bertumbuh dengan baik atau mati. Berapa jumlah bibit dan desa penerima, serta besaran anggarannya. Jika sebarannya tidak bermanfaat, tentu ada penyia-penyiaan anggaran.

“Raja-raja kecil” perlu bercermin dari berbagai program yang tidak jelas arah dan manfaatnya. Agar tidak menjadi temuan dan berurusan dengan aparat penegak hukum. Kemudian, para warga yang dipimpin “Raja-raja kecil”, tidak dijadikan “KAMBING HITAM”.

“Raja-raja kecil”, menegakkan peraturan dan menjaga bersihnya lingkungan kerja, untuk tujuan kebaikan, adalah sah-sah saja. Tetapi, menjadi semakin kuat ketika penggunaan anggaran dana desa, benar-benar dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan warga.

Kesejahteraan itu, berkaitan dengan meningkatnya ketahanan pangan setiap warga.

Penulis, Ingot Simangunsong, pimpinan redaksi segaris.co

ShareTweetSendShareSharePinSend

Berita Lainnya

Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

by Ingot Simangunsong
12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  PERNAH dengar kata pemakzulan saat berita politik lagi panas-panasnya? Biasanya istilah ini muncul ketika ada desakan...

Read more
Kolom

Jika Gibran dimakzulkan, Apa yang terjadi pada pemerintahan dan peta politik Indonesia?

by Ingot Simangunsong
25 September 2026 | 09:01 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong WACANA pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian publik seiring bergulirnya perkara hukum yang...

Read more
Oplus_131105
Kolom

Pendidikan Gratis: Janji besar Prabowo Subianto yang kini menunggu pembuktian

by Ingot Simangunsong
21 September 2026 | 09:57 WIB
0

Catatan | INGOT SIMANGUNSONG  PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto tentang pendidikan negeri yang harus gratis kembali membuka perbincangan besar tentang masa...

Read more
Kolom

Ketika pernyataan Antikorupsi diuji oleh fakta di ATR/BPN

by Ingot Simangunsong
16 September 2026 | 16:03 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong  ADA sebuah kalimat yang kembali terasa relevan ketika kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian Agraria dan...

Read more
Oplus_131072
Kolom

SK DPP terbit, Andar Amin resmi pimpin Golkar Sumut: dari Musda hingga konsolidasi baru

by Ingot Simangunsong
14 September 2026 | 20:53 WIB
0

Catatan  | Ingot Simangunsong  Ingot Simangunsong  PERJALANAN panjang kepengurusan baru Partai Golkar Sumatera Utara akhirnya memasuki titik penting. Dewan Pimpinan...

Read more
Kolom

Pintar belum tentu bijaksana: Ketika pernyataan pejabat menguji akal sehat rakyat

by Ingot Simangunsong
13 September 2026 | 22:16 WIB
0

Catatan | Ingot Simangunsong PENDIDIKAN tinggi dan jabatan mentereng ternyata tidak selalu berjalan seiring dengan kebijaksanaan. Fenomena ini terlihat ketika...

Read more

Berita Terbaru

News

Henry Dunan Pardede: “Daud Simanjuntak, figur mumpuni yang cepat tanggap, peduli dan terbuka untuk semua kalangan”

17 Oktober 2026 | 21:59 WIB
News

LSM Fokus Mitra Indonesia  kukuhkan kepengurusan, Amister Silalahi pimpin organisasi

17 Oktober 2026 | 12:50 WIB
News

Kapolres Simalungun gelar coffee morning bersama 160 insan pers

16 Oktober 2026 | 21:29 WIB
News

Dearmando Damanik: “Daud Simanjuntak itu memiliki hati melayani”

16 Oktober 2026 | 11:34 WIB
News

‎Bupati Taput dan Mendikdasmen gelar dialog pendidikan bersama guru dan kepala sekolah, bahas penguatan mutu pendidikan

16 Oktober 2026 | 07:38 WIB
News

Capai kesepakatan bersama, pedagang tanggul Aek Sigeaon siap direlokasi

15 Oktober 2026 | 11:05 WIB
News

Di Musda XI DPD Partai Golkar Pematangsiantar, Daud Simanjuntak siap maju mencalonkan diri jadi Ketua

14 Oktober 2026 | 21:13 WIB
News

Matangkan persiapan Rakernas V MPK Indonesia, Bupati Taput audiensi dan koordinasi dengan Wagubsu ‎

14 Oktober 2026 | 09:50 WIB
News

Syahmidun Saragih: Tiga agenda Musda Golkar Siantar dengan Nakhoda handal memenangkan Pileg 2029

14 Oktober 2026 | 07:09 WIB
News

Jelang Musda XI Golkar Pematangsiantar, Syahmidun Saragih nilai Daud Simanjuntak layak pimpin partai

13 Oktober 2026 | 12:44 WIB
News

Erikson Sianipar: MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi mempersiapkan Generasi Emas Indonesia

12 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Kolom

PEMAKZULAN: Istilah politik yang sudah berusia ratusan tahun ahun, apa sih artinya?

12 Oktober 2026 | 04:26 WIB
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Saran Pembaca
  • Syarat dan Ketentuan
  • Tentang Segaris.co

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus

No Result
View All Result
  • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • PROFIL
  • News
  • SEREMONI
  • Kolom
  • Buah Pikir

©2022-2026 Segaris.co

rotasi barak berita hari ini samosir fons nuntiorum infamissimus